AkzoNobel Luluskan 60 pemuda dari SOS Children’s Villages Indonesia

Program Dulux Painter Academy memberi pelatihan pengecatan pada generasi muda. (Foto: Istimewa/Youngster.id)

youngster.id - Pengangguran dan kurangnya lapangan pekerjaan yang layak masih menjadi tantangan besar yang dihadapi oleh banyak pemuda di seluruh dunia. Tingginya tingkat pengangguran pemuda disebabkan oleh berbagai faktor di antaranya adalah kurangnya akses terhadap pendidikan yang memadahi, pelatihan keterampilan, network, dan pengalaman kerja.

Berangkat dari kepedulian itu, AkzoNobel menggelar Dulux Painter Academy. Sebanyak 60 peserta diberikan pelatihan pengecatan lanjutan dan pengulangan beberapa pembelajaran sebelumnya, dan kemudian dibagi dalam beberapa kelompok untuk mengerjakan proyek yang menyenangkan dan aktivitas pengecatan ulang di fasilitas SOS Children’s Villages, bersama dengan para sukarelawan dari AkzoNobel.

“Kami dengan bangga mengumumkan kelulusan angkatan pertama Dulux Painter Academy untuk 60 orang pemuda di SOS Children’s Villages. Kami berharap pengetahuan yang mereka dapatkan akan berguna untuk masa depan mereka, yang mana sejalan dengan tujuan kami untuk memberikan dampak dalam meningkatkan kesiapan kerja para pemuda. Kami mengucapkan selamat kepada para lulusan dan mengharapkan kesuksesan mereka,” kata Jun de Dios, Presiden Direktur PT ICI Paints Indonesia (AkzoNobel Decorative Paints Indonesia) dalam siaran pers, Selasa (19/12/2017) di Indonesia.

Baca juga :   AkzoNobel Hadirkan Bis Tingkat Untuk Dukung Pariwisata Jakarta

Di Indonesia, kemitraan antara AkzoNobel dan SOS Children’s Villages dimulai pada bulan Mei 2017 melalui peluncuran inisiatif kesiapan kerja pemuda YouthCan!, untuk mendukung para pemuda melalui berbagai kegiatan yang dapat meningkatkan keterampilan dan pengembangan pribadi mereka termasuk program magang, pelatihan, dan pendampingan. Pelatihan pertama dilakukan pada bulan Agustus 2017 yang meliputi pelatihan dan pengetahuan mengenai warna, serta berbagai teknik pengaplikasian cat, mulai dari pengecatan dasar hingga pengecatan dekoratif dan tekstur.

Gregor Hadi Nitiharjo, National Director untuk SOS Children’s Villages Indonesia menyampaikan apresiasi dan rasa syukurnya terhadap kemitraan tersebut. “Kami senang bisa bekerja sama dengan AkzoNobel untuk meningkatkan kesempatan para pemuda untuk dapat menjadi pribadi yang mandiri. Hal ini sangat sesuai dengan tujuan kami untuk memastikan kesiapan semua anak yang berada di bawah naungan kami untuk menghadapi persaingan di pasar kerja. Dulux Painter Academy memberikan pengetahuan dan pelatihan profesional yang saya yakini akan sangat bermanfaat bagi mereka di masa depan.”
Pada akhir 2017, hampir sebanyak 100 pemuda telah mengikuti program pelatihan dan lokakarya di empat negara tersebut. Menyusul keberhasilan program ini, kedua mitra tersebut akan memperluas kerja sama ke Argentina, Belgia, China, Pakistan, Rusia, dan India di 2018.

Baca juga :   Tren Burung Naik di e-Commerce

Program kemitraan ini akan memperkuat komitmen AkzoNobel secara global dan juga akan melanjutkan tujuan untuk mendeteksi masalah ketenagakerjaan pemuda di dunia, sesuai dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan dari Perserikatan Bangsa-Bangsa (Sustainable Development Goals – SDG), khususnya Tujuan Pembangunan Berkelanjutan nomor 8: Pekerjaan yang Layak dan Pertumbuhan Ekonomi.

 

STEVY WIDIA