Sabtu, 4 Juli 2026
No Result
View All Result
youngster.id
Pratesis Ads
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
No Result
View All Result
Home Headline

Penggunaan AI Generatif Bakal Jadi Tren Kerja 2024

13 Mei 2024
in Headline
Reading Time: 2 mins read
WIR Face Recognition

Fitur face recognition yang diintegrasikan dengan Artificial Intelligence. (Foto: istimewa/youngster.id)

0
SHARES
0
VIEWS

youngster.id - Tahun 2024 adalah tahun AI dimaksimalkan di tempat kerja. Penggunaan AI generatif di tempat kerja meningkat hampir dua kali lipat dalam enam bulan terakhir. Hal ini terlihat dari hasil Indeks Tren Kerja 2024 yang dirilis Microsoft Corp. dan LinkedIn.

Data terbaru itu menunjukkan karyawan di Asia Pasifik menggunakan AI untuk meningkatkan keterampilan mereka, meskipun dukungan dari perusahaan terbatas. Pemimpin perusahaan perlu memanfaatkan hal ini untuk membawa dampak yang nyata pada bisnis.

Penelitian ini didasarkan pada survei terhadap 31.000 orang di 31 negara, tren tenaga kerja dan perekrutan di LinkedIn, triliunan sinyal produktivitas Microsoft 365, serta penelitian terhadap pelanggan Fortune 500. Semua itu menunjukkan bagaimana, hanya dalam satu tahun, AI memengaruhi cara orang bekerja, memimpin, dan merekrut di seluruh dunia.

“Perkembangan AI generatif di tempat kerja sangat luar biasa. Karyawan semakin cepat dan inovatif dalam mengadopsi teknologi ini, bahkan sebelum menunggu arahan dari perusahaan mereka. Para pemimpin perlu lebih terbuka untuk mencoba dengan cepat agar bisa meningkatkan produktivitas dan efisiensi dalam industri tempat mereka bekerja,” kata Ahmed Mazhari, President of Microsoft Asia dikutip Senin (13/5/2024).

Laporan Indeks Tren Kerja mengungkapkan tiga wawasan penting yang perlu diketahui oleh setiap pemimpin perusahaan dan profesional di Asia Pasifik mengenai bagaimana AI memengaruhi pekerjaan dan pasar kerja di tahun-tahun mendatang.

Pertama, karyawan menginginkan AI di tempat kerja dan tidak akan menunggu perusahaan untuk mengejar ketertinggalan. Data menunjukkan 83% profesional di Asia Pasifik menggunakan AI di tempat kerja. Banyak dari mereka, mengatakan bahwa AI menghemat waktu, meningkatkan kreativitas, dan memungkinkan mereka untuk fokus pada pekerjaan yang paling penting.

Meskipun demikian, 61% khawatir bahwa kepemimpinan organisasi mereka tidak memiliki rencana dan visi untuk mengimplementasikannya. Hal ini menjadi salah satu faktor karyawan mengambil inisiatif sendiri.

Kedua, pengguna AI dari Microsoft telah mengubah orientasi hari kerja mereka, menghemat 30 menit per hari. Ada 88% pengguna di APAC menjalankan hari kerja mereka dengan AI, menggunakan AI untuk memulai pagi dan menyiapkan diri untuk hari kerja berikutnya.

“Asia Pasifik menyaksikan perubahan transformatif di tempat kerja karena AI, yang mendorong kebutuhan akan pendekatan bisnis yang baru. Dengan pesatnya perkembangan ekosistem kita, para pemimpin yang memprioritaskan fleksibilitas dan berinvestasi dalam pengembangan keterampilan akan mendapatkan keunggulan kompetitif dengan membina tenaga kerja yang siap menghadapi AI,” kata Feon Ang, Managing Director, Asia Pacific, LinkedIn.

Menurut dia, 76% pemimpin di Asia Pasifik bersedia merekrut seseorang yang mungkin kurang berpengalaman dalam AI, namun memiliki kemauan untuk mengembangkan keterampilan AI. “Hal ini menekankan urgensi dan pentingnya bagi para profesional untuk fokus pada peningkatan kemampuan AI mereka melalui pelatihan keterampilan,” ujarnya.

Bersamaan dengan penelitian ini, Microsoft mengumumkan kemampuan baru dalam Copilot di Microsoft 365, dan LinkedIn membuka lebih dari 50 kursus pembelajaran bagi pelanggan LinkedIn Premium. Hal ini bertujuan untuk membantu para profesional meningkatkan kemampuan mereka dalam AI.

Selain itu LinkedIn kini menyediakan alat AI untuk membantu Anda tetap unggul dalam karier, dengan lebih dari 600 kursus AI dan 50 kursus pembelajaran AI terbaru yang dapat diakses semua orang secara gratis hingga 8 Juli.

 

STEVY WIDIA

Tags: AI GeneratifLinkedinMicrosoft CorpTren Kerja 2024
Previous Post

Brand Pemurni Air Ini Raih Sertifikat Halal di Indonesia

Next Post

Hadapi Intoleransi, PeaceGeneration Indonesia Gandeng Campaign Inisiasi Kampanye Keberagaman

Related Posts

Modus Phishing Kripto Social Engineering
Technology

Kuasai 63% Kasus, Modus Phishing dan Social Engineering Intai Pengguna Kripto

29 Juni 2026
0
Agentic AI
Technology

Alibaba Cloud Perluas Ekosistem Agentic AI bagi Developer dan Startup

1 Juni 2026
0
BINA NUSANTARA LinkedIn Talent Awards 2025
Industry

Gunakan Data Global untuk Karier Lulusan, BINA NUSANTARA Raih LinkedIn Talent Awards 2025

11 Mei 2026
0
Load More
Next Post
Campaign x PeaceGeneration Indonesia

Hadapi Intoleransi, PeaceGeneration Indonesia Gandeng Campaign Inisiasi Kampanye Keberagaman

Aplikasi Shop I Tokopedia

Tokopedia dan Shop | Tokopedia Hadirkan Senin Selasa Stylish

Jejakin

Startup Jejakin Raih Pendanaan Baru Sebesar US$2,7 Juta

Discussion about this post

Recent Updates

Program She Can

Program She Can, Gelar Literasi Keuangan bagi 1.200 Pasang Calon Pengantin di Pontianak

4 Juli 2026
Privy Digital Identity

Atasi Penipuan Tiket Konser, Privy Segera Integrasikan Digital ID ke Ekosistem Ticketing

4 Juli 2026
Platform SCF ICX

Catat Kinerja Impresif, Platform SCF ICX Fasilitasi Buyback Saham Investor Hingga Rp71 Miliar

4 Juli 2026
pendanaan startup Asia Tenggara

Cetak Rekor Baru, Pendanaan Startup Asia Tenggara Juni 2026 Meroket Tembus US$3,84 Miliar

4 Juli 2026
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

27 Juni 2019
Sayurbox x Blitz

Sayurbox Gunakan Motor Listrik Blitz untuk Layanan Pengiriman

10 Januari 2024
Startup Hayokerja

Startup HayoKerja Hadirkan Solusi PHL bagi Perusahaan Pencari Tenaga Kerja

25 September 2023
fraud KoinP2P - KoinWorks

Gara-Gara Kasus Fraud KoinP2P, Rusak KoinWorks Sebelanga

22 November 2025
Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

0
Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

0
Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

0
Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

0
Program She Can

Program She Can, Gelar Literasi Keuangan bagi 1.200 Pasang Calon Pengantin di Pontianak

4 Juli 2026
Privy Digital Identity

Atasi Penipuan Tiket Konser, Privy Segera Integrasikan Digital ID ke Ekosistem Ticketing

4 Juli 2026
Platform SCF ICX

Catat Kinerja Impresif, Platform SCF ICX Fasilitasi Buyback Saham Investor Hingga Rp71 Miliar

4 Juli 2026
pendanaan startup Asia Tenggara

Cetak Rekor Baru, Pendanaan Startup Asia Tenggara Juni 2026 Meroket Tembus US$3,84 Miliar

4 Juli 2026
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Layanan Bisnis
Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved
No Result
View All Result
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development

Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.
Go to mobile version