Senin, 27 Juli 2026
No Result
View All Result
youngster.id
Pratesis Ads
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
No Result
View All Result
Home Headline Digital Business

Indonesia Pimpin Adopsi AI untuk Belanja Online di Asia Tenggara, Kreator Tetap Jadi Kunci Kepercayaan

27 Juli 2026
in Digital Business
Reading Time: 2 mins read
Adopsi AI Indonesia

Indonesia Pimpin Adopsi AI untuk Belanja Online di Asia Tenggara, Kreator Tetap Jadi Kunci Kepercayaan (Foto: Ilustrasi)

0
SHARES
0
VIEWS

youngster.id - Konsumen Indonesia menjadi salah satu yang paling progresif di Asia Tenggara dalam memanfaatkan teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) generatif untuk merencanakan dan melakukan aktivitas belanja daring (e-commerce).

Berdasarkan laporan terbaru bertajuk E-commerce Influencer and Affiliate Marketing in Southeast Asia 2026 yang dirilis oleh impact.com, Cube, dan Dentsu, sebanyak 31% konsumen Indonesia kini rutin menggunakan perangkat AI seperti ChatGPT, Gemini, hingga Claude untuk menemukan produk dan mencari rekomendasi belanja. Angka ini menempatkan Indonesia di posisi kedua tertinggi di kawasan, tepat di bawah Vietnam (34%), dan jauh melampaui Singapura (14%).

Secara regional, rata-rata 24% atau satu dari empat konsumen Asia Tenggara telah mengintegrasikan AI generatif ke dalam perjalanan belanja mereka. Tren ini menandai hadirnya AI sebagai kanal baru dalam tahap penemuan (discovery) dan pertimbangan (consideration) produk.

AI Mengubah Cara Penemuan, Kreator Memegang Kepercayaan

Meski teknologi AI kian marak digunakan, riset yang melibatkan 2.400 konsumen di Indonesia, Singapura, Thailand, Vietnam, Malaysia, dan Filipina ini menunjukkan bahwa rekomendasi pihak ketiga—seperti kreator konten, publisher, serta ulasan keluarga dan teman—tetap menjadi penentu utama keputusan pembelian.

Data menunjukkan bahwa rekomendasi keluarga dan teman masih meraih tingkat kepercayaan tertinggi (skor 2,42 dari 4), diikuti ulasan daring (2,36), dan rekomendasi kreator (1,98). Bahkan, 67% konsumen mengaku pernah membeli produk secara langsung karena rekomendasi spesifik dari seorang kreator.

AVP Customer Growth APJ impact.com, Nick Randall, menjelaskan bahwa AI tidak menggantikan peran kreator maupun media konvensional, melainkan bertindak sebagai lapisan baru (layer) yang memperkuat ekosistem perdagangan digital.

“Setiap pergeseran besar dalam e-commerce telah mengubah cara konsumen menemukan produk, dan AI mewakili evolusi berikutnya. Namun, meskipun proses penemuan terus berkembang, kepercayaan tetap sangat konsisten. Konsumen tetap mengandalkan kreator dan rekomendasi terpercaya untuk memvalidasi keputusan pembelian mereka,” jelas Nick, Senin (27/7/2026).

Temuan Utama Riset: Strategi Kemitraan Terintegrasi bagi Brand

Laporan riset ini menguraikan sejumlah aspek krusial yang wajib dicermati oleh pelaku industri dan brand di Indonesia dalam mengarungi lanskap e-commerce berbasis AI. Meskipun penggunaan AI kian marak, marketplace daring rupanya masih mendominasi sebagai kanal utama penemuan produk bagi 71% konsumen, disusul mesin pencari sebesar 57%, sebelum akhirnya konsumen memanfaatkan AI generatif. Hal ini turut menciptakan sinergi unik antara AI dan kreator, di mana 40% konsumen menyatakan kehadiran AI tidak mengurangi ketergantungan mereka pada rekomendasi kreator, sementara 38% lainnya menaruh tingkat kepercayaan yang seimbang di antara keduanya.

Di sisi lain, faktor autentisitas terbukti sukses mengalahkan sekadar penawaran harga. Hampir separuh konsumen (49%) memutuskan membeli produk melalui tautan afiliasi didorong oleh rasa percaya dan validasi ulasan yang jujur, jauh melampaui iming-iming diskon atau promo yang hanya mencapai 28%.

Dinamika ini mempertegas pentingnya pemasaran kemitraan yang saling terhubung. Seiring perjalanan belanja konsumen yang kian terfragmentasi—berpindah dari asisten AI, marketplace, hingga media sosial—brand membutuhkan strategi kemitraan terintegrasi yang selalu aktif (always-on) untuk dapat mengukur serta melacak performa pemasaran secara akurat.

Tingginya tingkat adopsi AI di Indonesia memberikan peluang besar bagi pelaku bisnis lokal untuk mengombinasikan strategi pemasaran berbasis influencer dengan optimasi konten berbasis AI guna menjangkau konsumen secara lebih efektif. (*AMBS)

 

Tags: AI GeneratifDentsue-commerceimpact.cominfluencer marketingkonsumen indonesiaPemasaran Afiliasitren belanja online
Previous Post

OJK Investigasi Kredivo dan KreditFazz Terkait Dugaan Penagihan Bermasalah

Related Posts

Dana IPO Bukalapak
Industry

Dana IPO Rp21,33 Triliun Lunas Terpakai, Bukalapak Fokus Modal Kerja dan Pengembangan Usaha

22 Juli 2026
0
e-commerce
Digital Business

Meski Internet Meluas, Tapi Pengguna E-Commerce Masih Terkonsentrasi di Kota Besar

13 Juli 2026
0
Lion Parcel x Toco
Digital Business

Perluas Pilihan Logistik Seller, Lion Parcel Jalin Kemitraan Strategis Bersama Toco

9 Juli 2026
0
Load More

Discussion about this post

Recent Updates

Adopsi AI Indonesia

Indonesia Pimpin Adopsi AI untuk Belanja Online di Asia Tenggara, Kreator Tetap Jadi Kunci Kepercayaan

27 Juli 2026
OJK investigasi Kredivo dan KreditFazz penagihan

OJK Investigasi Kredivo dan KreditFazz Terkait Dugaan Penagihan Bermasalah

27 Juli 2026
TransTRACK GPS - Pemkab Tabanan

Tingkatkan Keselamatan Pelajar, Pemkab Tabanan Gaet TransTRACK Pasang GPS di 244 Angkutan Siswa

27 Juli 2026
Bank Mandiri x MIGA

Perkuat Pembiayaan UMKM dan ESG, Bank Mandiri Raih Pinjaman Sosial US$750 Juta dari MIGA World Bank

27 Juli 2026
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

27 Juni 2019
Sayurbox x Blitz

Sayurbox Gunakan Motor Listrik Blitz untuk Layanan Pengiriman

10 Januari 2024
Startup Hayokerja

Startup HayoKerja Hadirkan Solusi PHL bagi Perusahaan Pencari Tenaga Kerja

25 September 2023
fraud KoinP2P - KoinWorks

Gara-Gara Kasus Fraud KoinP2P, Rusak KoinWorks Sebelanga

22 November 2025
Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

0
Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

0
Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

0
Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

0
Adopsi AI Indonesia

Indonesia Pimpin Adopsi AI untuk Belanja Online di Asia Tenggara, Kreator Tetap Jadi Kunci Kepercayaan

27 Juli 2026
OJK investigasi Kredivo dan KreditFazz penagihan

OJK Investigasi Kredivo dan KreditFazz Terkait Dugaan Penagihan Bermasalah

27 Juli 2026
TransTRACK GPS - Pemkab Tabanan

Tingkatkan Keselamatan Pelajar, Pemkab Tabanan Gaet TransTRACK Pasang GPS di 244 Angkutan Siswa

27 Juli 2026
Bank Mandiri x MIGA

Perkuat Pembiayaan UMKM dan ESG, Bank Mandiri Raih Pinjaman Sosial US$750 Juta dari MIGA World Bank

27 Juli 2026
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Layanan Bisnis
Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved
No Result
View All Result
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development

Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.
Go to mobile version