Kamis, 12 Februari 2026
No Result
View All Result
youngster.id
Pratesis Ads
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
No Result
View All Result
Home News ANALYZE

Halau Penipu di WhatsApp dengan Tips Sederhana Ini

23 Januari 2020
in ANALYZE
Reading Time: 2 mins read
Meta

Meta Hadirkan Fitur Perlindungan dari Serangan Siber di WhatsApp (Foto: Ilustrasi/istimewa)

0
SHARES
0
VIEWS

youngster.id - Kasus penipuan atau scam bisa berupa pesan yang didapatkan dari pihak ketiga yang tidak jelas, contohnya adalah spam, tipuan (hoax), dan pengelabuan (phishing).

Direktorat Tindak Pidana Siber, satuan kerja yang berada di bawah Badan Reserse Kriminal Polisi Republik Indonesia (Bareskrim Polri), menerima laporan dari berbagai bentuk kasus kejahatan siber yang terjadi di dalam marketplace, media sosial, surel, atau platform online lainnya, di mana dilaporkan ada 1.617 kasus mulai Januari hingga Desember 2019. Dalam praktiknya, para penipu mencoba berbagai modus operandi untuk mendorong korban melakukan tindakan tertentu.

Sebagai salah satu aplikasi perpesanan yang paling banyak digunakan di dunia, WhatsApp senantiasa mengembangkan fitur-fitur yang dapat membantu mengamankan informasi pribadi Anda. Percakapan yang terjadi di dalam ruang perpesanan pribadi harus tetap terjaga kerahasiaannya di antara sang pengirim dan sang penerima. Jadi, bagaimana baiknya menghindari beragam modus penipuan yang terjadi di WhatsApp?

Baca juga :   WhatsApp Bakal Luncurkan Fitur Business Search

Jika Anda menerima sebuah pesan dan tidak yakin apakah itu tergolong sebagai modus penipuan, berhentilah dan periksalah kembali pesan tersebut dengan seksama. Berikut adalah beberapa karakteristik atau isi pesan yang harus dihindari:

  • Mengandung kesalahan ejaan atau tata bahasa;
  • Meminta Anda untuk mengetuk tautan;
  • Meminta Anda untuk membagikan informasi pribadi Anda (seperti nomor kartu kredit dan rekening bank, tanggal lahir, kata sandi);
  • Meminta Anda untuk meneruskan pesan;
  • Meminta Anda untuk mengklik tautan untuk “mengaktifkan” fitur baru;
  • Menyatakan bahwa Anda harus membayar untuk menggunakan WhatsApp (WhatsApp tidak akan meminta imbalan karena WhatsApp sendiri tidak dapat mengakses maupun membaca pesan Anda berkat enkripsi ujung-ke-ujung yang selalu aktif)
Baca juga :   51% Masyarakat Indonesia Memiliki Akun Bank Syariah dan Bank Syariah Digital

Jika Anda menerima pesan dari nomor yang tidak dikenal, segera hapus dan laporkan pesan tersebut. Jangan mengklik tautan atau memberi informasi pribadi apapun walaupun dengan imbalan hadiah.

Masih khawatir terpedaya oleh para penipu? Tenang! WhatsApp telah membuat beberapa kendali dasar yang dapat Anda sesuaikan untuk membantu Anda melindungi diri sendiri:

  • Mengendalikan siapa yang dapat melihat informasi Anda dengan mengatur Terakhir Dilihat (last seen), Foto Profil, dan atau Status di dalam pengaturan privasi.
  • Mengendalikan siapa yang dapat menambahkan Anda ke grup dengan membuka Setelan/Pengaturan dalam aplikasi, lalu ketuk Akun > Privasi > Grup dan pilih salah satu dari ketiga opsi berikut: “Kontak Saya Kecuali,” “Kontak Saya,” atau “Semua Orang.”
  • Memberikan lapisan keamanan tambahan dengan mengaktifkan Verifikasi Dua Langkah. Caranya? Untuk mengaktifkannya, buka “Pengaturan” lalu pilih “Akun” dan pilih “Verifikasi Dua Langkah”. Cara ini merupakan cara terbaik untuk melindungi data pribadi Anda.
Baca juga :   Telkom Imbau Pelanggan IndiHome untuk Tetap Waspada Modus Penipuan

WhatsApp memastikan pesan yang dikirim dan diterima telah terenkripsi secara end-to-end (ujung-ke-ujung) guna menghindari pihak ketiga, bahkan WhatsApp, untuk melihat percakapan Anda.

Anda harus selalu waspada ketika menerima pesan dari pihak tidak berkepentingan yang tidak berada dalam kontak Anda. Memahami tanda-tanda mencurigakan saat melakukan interaksi dengan nomor yang tidak dikenal adalah awal yang baik untuk mulai menanam rasa tanggung jawab sebagai warganet.

Jika Anda telah menguasai langkah sederhana ini, Anda akan lebih tahan terhadap serangan para penjahat siber di luar sana. (AMBS)

Tags: pengelabuan (phishing)penipuanscamspamtipuan (hoax)WhatsApp
Previous Post

Boom Esports dan Victim Rise Wakil Indonesia di Grand Final APAC Predator League 2020

Next Post

Garap UKM di Filipina, Investree dan FDC Berkolaborasi

Related Posts

indosat x tanla
AI & CYBER

Kolaborasi Indosat x Tanla, Halau 2 Miliar Ancaman Spam dan Scam Bagi Pelanggan

6 Februari 2026
0
Meta
BIZTECH

Meta Hadirkan Fitur Perlindungan dari Serangan Siber di WhatsApp

29 Januari 2026
0
Penipuan Secara Mandiri
ANALYZE

83% Pembelanja Online Indonesia Deteksi Penipuan Secara Mandiri

15 Januari 2026
0
Load More
Next Post
Garap UKM di Filipina, Investree dan FDC Berkolaborasi

Garap UKM di Filipina, Investree dan FDC Berkolaborasi

SociaBuzz Perkenalkan Fitur Baru Untuk Dukung Finansial Konten Kreator

SociaBuzz Perkenalkan Fitur Baru Untuk Dukung Finansial Konten Kreator

Digitaraya Impact 2020: Luluskan 73 Startup di Asia Pasifik

Digitaraya Impact 2020: Luluskan 73 Startup di Asia Pasifik

Discussion about this post

Recent Updates

XLSMART

Sambut Ramadan 2026, XLSMART Perluas Jaringan 5G Dengan Dukungan Teknologi AI-Ready

11 Februari 2026
ngaji.ai

Transformasi Ngaji.ai Dari Aplikasi Belajar Jadi Pendamping Ibadah

11 Februari 2026
Menganyam Kebaikan untuk Masa Depan, Kolaborasi Holistik BNI Kuatkan Para Mama di NTT

Menganyam Kebaikan untuk Masa Depan, Kolaborasi Holistik BNI Kuatkan Para Mama di NTT

11 Februari 2026
Carro

Manfaatkan Generative AI, Carro Luncurkan Kampanye Iklan Regional ‘Surprisingly Short’

11 Februari 2026
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

27 Juni 2019
Startup Hayokerja

Startup HayoKerja Hadirkan Solusi PHL bagi Perusahaan Pencari Tenaga Kerja

25 September 2023
pendanaan Fintech

Inilah 5 Fintech dengan Pendanaan Terbesar di Indonesia Tahun 2025

15 Mei 2025
Sayurbox x Blitz

Sayurbox Gunakan Motor Listrik Blitz untuk Layanan Pengiriman

10 Januari 2024
Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

0
Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

0
Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

0
Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

0
XLSMART

Sambut Ramadan 2026, XLSMART Perluas Jaringan 5G Dengan Dukungan Teknologi AI-Ready

11 Februari 2026
ngaji.ai

Transformasi Ngaji.ai Dari Aplikasi Belajar Jadi Pendamping Ibadah

11 Februari 2026
Menganyam Kebaikan untuk Masa Depan, Kolaborasi Holistik BNI Kuatkan Para Mama di NTT

Menganyam Kebaikan untuk Masa Depan, Kolaborasi Holistik BNI Kuatkan Para Mama di NTT

11 Februari 2026
Carro

Manfaatkan Generative AI, Carro Luncurkan Kampanye Iklan Regional ‘Surprisingly Short’

11 Februari 2026
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Layanan Bisnis
Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved
No Result
View All Result
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development

Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.
Go to mobile version