Minggu, 15 Februari 2026
No Result
View All Result
youngster.id
Pratesis Ads
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
No Result
View All Result
Home Headline

Bekraf Bina 1.000 Startup hingga 2019

7 September 2016
in Headline, News
Reading Time: 2 mins read
Agar Bisnis Rintisan Tidak Mati, Bekraf Dukung Adanya Virtual Office

Bekraf mendukung pertumbuhan startup di Indonesia. (Foto: Istimewa/Youngsters.id)

0
SHARES
0
VIEWS

youngster.id - Meningkatkan industri kreatif merupakan salah satu program Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk menyumbang Produk Domestik Bruto (PDB) nasional. Mendukung hal itu, Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) menargetkan terdapat 1.000 startup atau industri kreatif yang tumbuh di Indonesia hingga 2019.

Deputi Infrastruktur Bekraf Hari Sungkari, mengaku saat ini dirinya tengah menyeleksi hampir 1.000 developer baru di seluruh Indonesia. Nantinya, kata Hari, hanya 100 developer yang akan diambil untuk dibina dan diberi pelatihan dan permodalan hingga mandiri.

“Kami berharap akan muncul banyak developer lokal yang memunculkan ide serta gagasan baru di dunia kreatif. Saat ini kami masih kekurangan banyak developer untuk meningkatkan industri kreatif, program Pak Presiden untuk menyumbang PDB nasional,” ucap Hari dalam siaran pers baru-baru ini.

Baca juga :   Pemerintah Targetkan Lahir Satu Unicorn Startup Tiap Tahun

Data terakhir, industri kreatif menyumbang 7,1 % atau sekitar Rp710 triliun PDB Nasional pada 2014. Dengan menyerap 13 juta tenaga kerja. Bekraf menargetkan hingga 2019 nanti, industri kreatif mampu menyumbang 12 % PDB. Dengan rata-rata pertumbuhan tiap subsektor lima %, kecuali subsektor kuliner dan fashion yang hanya mengalami pertumbuhan 8 %.

Deputi Akses Permodalan Bekraf, Fadjar Hutomo, mengatakan pihaknya terus menggenjot sektor industri kreatif. Selain potensi yang cukup besar, industri kreatif juga mampu menyumpang PDB nasional. Oleh sebab itu, Bekraf mendorong pemerintah untuk intens membentuk sistem perbantuan modal agar industri kreatif terus berkembang. Baik berupa bantuan modal atau dalam bentuk barang.

“Kami juga terus meningkatkan industri kreatif dengan beberapa program. Misalnya memberikan bantuan bagi 100 startup baru atau developer. Mereka akan mendapatkan bantuan permodalan serta bimbingan dari awal hingga mandiri,” jelas Fadjar baru-baru ini.

Baca juga :   Startup Ini Ajak Masyarakat Temukan Destinasi Wisata

Menurut dia ada sejumlah kendala bagi industri startup, khususnya dibidang permodalan.
Dari 16 subsektor industri kreatif, baru beberapa saja yang mendapatkan kemudahan permodalan. Di antaranya industri kuliner, industri kerajinan, dan fashion. Sedangkan yang lainnya masih kesulitan. Sesungguhnya , subsektor yang memiliki aset lebih mudah mendapat sokongan dari perbankan, lain halnya dengan subsektor seperti programer, pembuat aplikasi yang mengalami kesulitan permodalan.

“Karena mereka tidak memiliki aset yang berbentuk, dan produk mereka tidak berbentuk barang. Sehingga apa yang mau disurvey oleh perbankan agar bisa mendapatkan bantuan modal, karena aset mereka adalah ide-ide mereka,” kata Fadjar lagi.

Ia menambahkan, hingga saat ini permodalan justru didapatkan dari perusahaan atau korporasi yang mulai melirik industri kreatif. Grafik permodalan mulai membaik hanya untuk subsektor kuliner dan karya seni, dan subsektor pembuat aplikasi programer kesulitan. “Saat ini mereka rela kerja tanpa di bayar sampai akhirnya ada investor yang tertarik dengan program mereka,” katanya.

Baca juga :   Daftar Startup PHK, Bangkrut & Tutup Terus Bertambah

FAHRUL ANWAR

Tags: Bekrafstartup
Previous Post

NextDev 2016 Usung Konsep Smart City Holistik

Next Post

Tiga Mahasiswa Binus Kembangkan Alat Kontrol Rumah

Related Posts

Living Lab Ventures
STARTUP

Living Lab Ventures Terapkan Strategi Investasi Berbasis Inovasi dan Kebutuhan Kota

12 Februari 2026
0
Kopi Kenangan
STARTUP

Raup Laba US$17 Juta, Kopi Kenangan Siap Meluncur Ke Bursa

9 Februari 2026
0
CES 2026 Innovation Awards
STARTUP

Startup Binaan Samsung C-Lab Raih 17 Penghargaan CES 2026 Innovation Awards

13 Januari 2026
0
Load More
Next Post
Tiga Mahasiswa Binus Kembangkan Alat Kontrol Rumah

Tiga Mahasiswa Binus Kembangkan Alat Kontrol Rumah

Alfacart Bakal Hadirkan 3 Layanan Baru

Alfacart Bakal Hadirkan 3 Layanan Baru

Telkom Bangun Laboratorium Smart City

Penerapan Smart City Bukan Sarana Bisnis Pemda

Discussion about this post

Recent Updates

Bank Saqu

Perkuat Basis Nasabah, Bank Saqu Bangun Engagement Lewat Komunitas Lari dan Sepeda

14 Februari 2026
Fast Charging Station Dharma Polimetal

Dukung Transisi Energi, Dharma Polimetal Kembangkan Fast Charging Station Lokal

14 Februari 2026
Sisternet

Sisternet Jadi Ekosistem Pendukung Pemberdayaan Perempuan

14 Februari 2026
Indomie

Pikat Gen Z, Indomie Hadirkan Inovasi Berdasarkan Tren Kuliner Lokal Yang Viral

14 Februari 2026
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

27 Juni 2019
Startup Hayokerja

Startup HayoKerja Hadirkan Solusi PHL bagi Perusahaan Pencari Tenaga Kerja

25 September 2023
pendanaan Fintech

Inilah 5 Fintech dengan Pendanaan Terbesar di Indonesia Tahun 2025

15 Mei 2025
Sayurbox x Blitz

Sayurbox Gunakan Motor Listrik Blitz untuk Layanan Pengiriman

10 Januari 2024
Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

0
Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

0
Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

0
Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

0
Bank Saqu

Perkuat Basis Nasabah, Bank Saqu Bangun Engagement Lewat Komunitas Lari dan Sepeda

14 Februari 2026
Fast Charging Station Dharma Polimetal

Dukung Transisi Energi, Dharma Polimetal Kembangkan Fast Charging Station Lokal

14 Februari 2026
Sisternet

Sisternet Jadi Ekosistem Pendukung Pemberdayaan Perempuan

14 Februari 2026
Indomie

Pikat Gen Z, Indomie Hadirkan Inovasi Berdasarkan Tren Kuliner Lokal Yang Viral

14 Februari 2026
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Layanan Bisnis
Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved
No Result
View All Result
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development

Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.
Go to mobile version