Sabtu, 23 Mei 2026
No Result
View All Result
youngster.id
Pratesis Ads
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
No Result
View All Result
Home News

BI Rombak Aturan Sistem Pembayaran Digital

11 Januari 2021
in News
Reading Time: 2 mins read
Fintech Pinjaman Sudah Melayani 15 Juta Penduduk

Indonesia Fintech Summit & Expo (IFSE) 2019 diikuti sekitar 100 perusahaan Fintech. (Foto: istimewa)

0
SHARES
0
VIEWS

youngster.id - Transaksi digital melalui perbankan maupun teknologi finansial (fintech) berkembang sangat pesat. Untuk itu, Bank Indonesia (BI) merilis regulasi baru. Peraturan Bank Indonesia (PBI) Nomor 22/23/PBI/2020 itu terbit pada 30 Desember 2020 lalu, namun baru akan berlaku pada 1 Juli 2021.

Berdasarkan data BI, transaksi uang elektronik melonjak seiring pandemi Covid-19. Pada 2018, nilai transaksinya hanya mencapai Rp 33,67 triliun. Kemudian, transaksi uang elektronik meningkat pada 2019 sebesar Rp 145,1 triliun. Pada 2020, transaksi sebesar Rp 144,6 triliun tercapai per Januari hingga September. Transaksi uang elektronik juga kini sudah didominasi platform digital atau fintech.

Regulasi yang dibuat ini sesuai dengan Blueprint Sistem Pembayaran Indonesia (BSPI) 2025. Asisten Gubernur Departemen Kebijakan Sistem Pembayaran BI Filianingsih Hendarta mengatakan, ada 135 ketentuan lama yang direformasi dalam aturan baru ini.

“Namanya digitalisasi dan inovasi tidak datang sendiri, selalu datang dengan risiko yang perlu dimitigasi,” kata Filianingsih dalam keterangan pers, Senin (11/1/2021).

Filianingsih menuturkan, PBI yang baru ini didasarkan pada pendekatan berbasis aktivitas dan risiko. Artinya, pendekatannya bukan lagi berbasis kelembagaan seperti aturan lama. Karena sebagai payung hukum, pengaturannya pun mengedepankan principle-based regulation atau aturan dasar, bukan aturan terperinci dan detil. Oleh karena itu, BI bakal menggandeng Self Regulatory Organization (SRO) sistem pembayaran.

“Karena mereka yang tahu dan ada di depan, lebih mengetahui apa kebutuhan industri. Mulai minggu depan kita akan konsultasi dengan perusahaan yang sudah mendapat izin dan perusahaan yang sedang mengajukan (izin),” sebut Filianingsih.

Salah satu yang menjadi pokok reformasi pengaturan yaitu penyederhanaan dari 9 Penyelenggara Jasa Sistem Pembayaran (PJSP) menjadi empat aktivitas Penyedia Jasa Pembayaran (PJP), dan satu aktivitas Penyelenggara Infrastruktur Sistem Pembayaran (PIP). Selain itu, BI membagi penyelenggaraan sistem pembayaran dalam tiga klasifikasi yaitu Penyelenggara Sistem Pembayaran Sistemik (PSPS), Penyelenggara Sistem Pembayaran Kritikal (PSPK), dan Penyelenggara Sistem Pembayaran Umum (PSPU).

“Transaksi melonjak, tuntutan konsumen semakin menginginkan layanan yang cepat dan mudah. Model bisnis penyelenggara pun jadi bervariasi dan semakin kompleks,” kata Filianingsih.

Transaksi uang elektronik menggunakan fintech terus tumbuh sejak akhir 2019. Persentase penggunaan OVO untuk uang elektronik mencapai 20% mengalahkan Bank Mandiri dan GoPay masing-masing 19%. Sedangkan DANA dan BCA 10%, BRI 6,3%, LinkAja 5,8%, ShopeePay 3,7%, BNI 1,3%, serta Doku 1,2%

Di sisi lain, perkembangan itu membawa risiko. “Bisa risiko sistemik, serangan siber, data tercecer, dan lainnya,” kata Filianingsih.

 

STEVY WIDIA

Tags: Bank Indonesiafintechself regulatory organization (SRO)sistem pembayarantransaksi digital
Previous Post

Startup Asal Yogyakarta ini Dukung Kemajuan UMKM

Next Post

Ruangguru Bagikan 12 Juta Bantuan Pendidikan di Tahun 2020

Related Posts

Kesehatan Finansial UMKM Amartha
Digital Business

Atasi Kesenjangan Modal, Pendekatan Kesehatan Finansial Jadi Kunci Pemberdayaan UMKM

21 Mei 2026
0
Agen Moladin Finance Indonesia
Digital Business

Perluas Akses Pembiayaan UMKM, Agen Moladin Finance Tembus 7.000 Mitra

19 Mei 2026
0
Pasar E-Commerce Asia Tenggara 2029
Digital Business

Pasar E-Commerce Asia Tenggara Diprediksi Tembus US$289,8 Miliar pada 2029

15 Mei 2026
0
Load More
Next Post
Ruangguru Founders

Ruangguru Bagikan 12 Juta Bantuan Pendidikan di Tahun 2020

Pintek  Raih Pendanaan Sebesar US$5 Juta

Pintek Dapat Debt Facility Sebesar $21 Juta dari Accial Capital

talenta digital

Bangkit, Program Kemendikbud dan Google Jaring 3.000 Talenta Digital

Discussion about this post

Recent Updates

Laptop AI Mulai Jadi Senjata Baru Gen Z untuk Kerja Multitasking dan Content Creation

Laptop AI Mulai Jadi Senjata Baru Gen Z untuk Kerja Multitasking dan Content Creation

23 Mei 2026
GoPlay Hadirkan 5 Judul Baru GoPlay Original

87% Gen Z Indonesia Sudah Gunakan AI untuk Kerja, Tapi Prioritas Karier Mulai Berubah

23 Mei 2026
Bittime x Nobu Bank

Gandeng Nobu Bank, Bittime Hadirkan Akses Virtual Account untuk Investasi Aset Global

23 Mei 2026
Bank Digital di Indonesia

Perang Ekosistem Bank Digital Indonesia: Siapa Menguasai Dompet Anda?

23 Mei 2026
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

27 Juni 2019
Sayurbox x Blitz

Sayurbox Gunakan Motor Listrik Blitz untuk Layanan Pengiriman

10 Januari 2024
Startup Hayokerja

Startup HayoKerja Hadirkan Solusi PHL bagi Perusahaan Pencari Tenaga Kerja

25 September 2023
fraud KoinP2P - KoinWorks

Gara-Gara Kasus Fraud KoinP2P, Rusak KoinWorks Sebelanga

22 November 2025
Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

0
Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

0
Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

0
Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

0
Laptop AI Mulai Jadi Senjata Baru Gen Z untuk Kerja Multitasking dan Content Creation

Laptop AI Mulai Jadi Senjata Baru Gen Z untuk Kerja Multitasking dan Content Creation

23 Mei 2026
GoPlay Hadirkan 5 Judul Baru GoPlay Original

87% Gen Z Indonesia Sudah Gunakan AI untuk Kerja, Tapi Prioritas Karier Mulai Berubah

23 Mei 2026
Bittime x Nobu Bank

Gandeng Nobu Bank, Bittime Hadirkan Akses Virtual Account untuk Investasi Aset Global

23 Mei 2026
Bank Digital di Indonesia

Perang Ekosistem Bank Digital Indonesia: Siapa Menguasai Dompet Anda?

23 Mei 2026
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Layanan Bisnis
Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved
No Result
View All Result
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development

Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.
Go to mobile version