Minggu, 12 April 2026
No Result
View All Result
youngster.id
Pratesis Ads
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
No Result
View All Result
Home News

Bisnis Manajemen Risiko dan Teknologi Digital/AI Dapat Jangkau Masyarakat Unbanked

20 Juni 2020
in News
Reading Time: 2 mins read
Bisnis Manajemen Risiko dan Teknologi Digital/AI Dapat Jangkau Masyarakat Unbanked

Kantor GBG Melbourne. (Foto: istimewa/youngster.id)

0
SHARES
0
VIEWS

youngster.id - Belakangan ini Bank di Indonesia telah memanfaatkan Biro Statistik Lokal, perusahaan Telekomunikasi dan penyelenggara e-Commerce untuk data dalam melakukan pemeriksaan kredit dan penipuan. Namun kenyataannya data masih terus terfragmentasi dan belum dapat diandalkan sehingga banyak terdapat pinjaman bermasalah, tingkat persetujuan pinjaman yang rendah dan kasus penipuan yang marak.

Berangkat dari itu GBG perusahaan teknologi global dalam Manajemen Fraud dan Compliance, Verifikasi Identitas, dan Intelijen Data berbasis lokasi menjalin kemitraan teknologi dengan CredoLab, pengembang terkemuka Teknologi Skor Digital untuk Bank berdasarkan metadata dari ponsel. Dengan kerjasama ini diharapkan dapat memadukan manajemen risiko dengan teknologi digital (AI) dalam menilai kelayakan kredit dengan mudah, dengan daya jangkauan luas ke setiap orang di Indonesia, termasuk yang tidak memiliki rekening bank dan yang tidak memiliki riwayat kredit (unbanked population).

Baca juga :   Tahun 2022, Platform Internet Banking CIMB Niaga Layani 97 Juta Transaksi Finansial

“Penggabungan antara Penilaian Kredit Ponsel dan Teknologi Manajemen Fraud Digital dalam satu layanan ini membantu bank-bank digital dan pemberi pinjaman, dalam menyasar populasi masih belum tersentuh layanan finansial (unbanked) secara penuh dan lebih baik,” kata June Lee, Managing Director GBG APAC dalam keterangannya, Jumat 919/6/2020).

Hasil dari kemitraan ini akan meningkatkan kemampuan prediksi Kartu Skor Risiko hingga 39,9%, penurunan biaya risiko hingga 21,9%, dan peningkatan tingkat persetujuan kredit hingga 32%.

Kemitraan ini akan membantu Bank konvensional dan Bank digital untuk memanfaatkan jejak digital ponsel dalam memproses aplikasi perbankan dan kredit yang diajukan konsumen, terutama menyediakan akses keuangan bagi para konsumen di Indonesia yang selama ini belum tersentuh layanan bank dan kredit (unbanked) termasuk para pekerja paruh waktu.

Baca juga :   Builder.ai Raih Lonjakan Pendapatan Bulanan 230% di 2020

Data menunjukkan 92 juta orang Indonesia yang belum atau tidak memiliki akses ke produk keuangan (unbanked). Itu karena kurangnya catatan atau riwayat bank atau memiliki pekerjaan penuh waktu tanpa bukti gaji. Dan hal ini tidak hanya terbatas pada individu, jutaan perusahaan kecil dan menengah juga menghadapi kesenjangan pendanaan yang besar.

“Solusi GBG akan menunjukkan perilaku mencurigakan dari calon nasabah yang “tidak dapat atau tidak mampu membayar”, dan Skor Risiko perilaku CredoLab, akan memperkecil kemungkinan dan potensi calon nasabah nakal yang cenderung tidak memiliki minat untuk membayar cicilan kredit,” jelas Peter Barcak, CEO dan Co-Founder, CredoLab.
Saat ini GBG telah bekerja sama dengan 4 bank Tier 1 (BUKU 4) di Indonesia dan memiliki implementasi aktif di lebih dari 30 negara; CredoLab telah memberikan Layanan Skor Risiko Kredit kepada 7 bisnis pinjaman di Indonesia dan 70 institusi keuangan lainnya di 21 negara.

Baca juga :   Youtube Tidak Monetisasi Konten Berbasis AI Tanpa Sentuhan Manusia

Kemitraan ini akan memungkinkan semua bank di Indonesia baik konvensional dan digital serta pemberi pinjaman digital untuk dapat mengakses populasi masyarakat yang belum tersentuh layanan bank dan kredit (unbanked), memberi persetujuan pada calon nasabah berkualitas dengan data yang diperlukan untuk mempercepat orientasi, mendeteksi fraud, dan mengurangi biaya operasional.

STEVY WIDIA

Tags: AICredolabGBGmanajemen risiko
Previous Post

Presiden Bukalapak Fajrin Rasyid Jadi Direksi Bisnis Digital Telkom

Next Post

EventXtra Luncurkan Virtual Exhibition

Related Posts

Minor Hotels
Industry

AI Bakal Ubah Cara Kamu Traveling, Ini Langkah Besar Minor Hotels

9 April 2026
0
Equinix
Technology

Atasi Kelangkaan Talenta AI, Equinix Luncurkan Investasi Pengembangan SDM Global

2 April 2026
0
Apple WWDC 2026
Technology

Apple WWDC 2026, Fokus pada Peningkatan AI Di Semua Perangkat

25 Maret 2026
0
Load More
Next Post
EventXtra Luncurkan Virtual Exhibition

EventXtra Luncurkan Virtual Exhibition

industri 4.0

Mayoritas Perusahaan Besar di Indonesia Ubah Model Bisnis ke Digital

LOKET Berbagi Pengalaman Digital Scan QR Code Bagi Pengunjung Jakarta Fair 2018

Sistem Terintegrasi LOKET Dukung Kesiapan Tempat Publik Beroperasi Kembali

Discussion about this post

Recent Updates

CFX Connect

CFX Connect, Wadah Literasi Keuangan Digital Bagi Generasi Muda

11 April 2026
Komdigi x Startup AI

Komdigi Gandeng Startup AI Lokal Berantas Judi Online dan Hoaks

11 April 2026
Pajak Kripto INDODAX

Pajak Kripto Tembus Rp1,96 Triliun, INDODAX Sokong 46% Penerimaan Nasional

11 April 2026
ADB - ASEAN Power Grid

ADB Luncurkan Dana Hibah Rp400 Miliar untuk Percepat Proyek Listrik Lintas Batas ASEAN

11 April 2026
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

27 Juni 2019
Sayurbox x Blitz

Sayurbox Gunakan Motor Listrik Blitz untuk Layanan Pengiriman

10 Januari 2024
Startup Hayokerja

Startup HayoKerja Hadirkan Solusi PHL bagi Perusahaan Pencari Tenaga Kerja

25 September 2023
fraud KoinP2P - KoinWorks

Gara-Gara Kasus Fraud KoinP2P, Rusak KoinWorks Sebelanga

22 November 2025
Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

0
Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

0
Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

0
Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

0
CFX Connect

CFX Connect, Wadah Literasi Keuangan Digital Bagi Generasi Muda

11 April 2026
Komdigi x Startup AI

Komdigi Gandeng Startup AI Lokal Berantas Judi Online dan Hoaks

11 April 2026
Pajak Kripto INDODAX

Pajak Kripto Tembus Rp1,96 Triliun, INDODAX Sokong 46% Penerimaan Nasional

11 April 2026
ADB - ASEAN Power Grid

ADB Luncurkan Dana Hibah Rp400 Miliar untuk Percepat Proyek Listrik Lintas Batas ASEAN

11 April 2026
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Layanan Bisnis
Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved
No Result
View All Result
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development

Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.
Go to mobile version