Minggu, 29 Maret 2026
No Result
View All Result
youngster.id
Pratesis Ads
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
No Result
View All Result
Home News

Bisnis Zalora Terancam

19 April 2016
in News
Reading Time: 1 min read
Bisnis Zalora Terancam

Zalora terancam bangkrut. (foto : istimewa)

0
SHARES
0
VIEWS

youngster.id - Zalora, perusahaan e-commerce terfokus di Asia Tenggara yang didanai oleh Rocket Internet dikabarkan menderita kerugian besar. Situasi Zalora menyerupai Lazada yang juga hampir bangkrut sebelum diselamatkan Alibaba.

Menurut laporan keuangan perusahaan, Zalora menderita rugi kotor (sebelum pajak, bunga, depresiasi dan amortisasi, perusahaan) sebesar US$ 259 juta dari periode 2013-2015, sementara menurut data Tech in Asia, Zalora hanya memiliki pendanaan eksternal dari investor sebesar US$ 238 juta.

Rocket Internet sendiri mempunyai kas sebesar US$ 86,3 juta yang tersebar di enam perusahaannya. Tidak diketahui seberapa besar uang yang dimiliki Zalora sendiri. Kas itu sendiri tidak akan mencukupi operasi Rocket apabila Rocket tidak mendapatkan investor baru.

Baca juga :   Minat Belanja Online dan Pembayaran Digital Meningkat Setiap Periode Khusus

Situasi Zalora menyerupai Lazada yang juga hampir bangkrut sebelum diselamatkan Alibaba. Alibaba menginvestasikan US$ 500 juta dalam bentuk modal segar dan US$ 500 juta dalam bentuk pembelian saham. Akuisisi senilai US$ 1 miliar ini adalah yang terbesar di Asia Tenggara untuk sebuah perusahaan e-commerce.

Lazada dianggap sebagai Alibaba atau Amazon dari Asia Tenggara namun di balik nama besarnya, ternyata operasional perusahaan kurang sehat. Perusahaan yang didukung oleh Rocket Internet ini mencatatkan penjualan US$ 191 juta hingga kuartal ketiga tahun lalu, namun perusahaan menderita rugi operasional hingga US$ 233 juta di periode yang sama. Sebagian besar biaya operasi dihabiskan untuk mendapatkan pengguna baru, insentif untuk para merchant dan biaya pemasaran.

Baca juga :   Go-Food Berpotensi Cetak Jutaan Lapangan Kerja

Sementara itu, Foodpanda juga menderita rugi kotor sebesar US$ 116 juta di 2015 dan posisi kas di US$ 97,9 juta. Foodpanda telah melakukan efisiensi karyawan di India dan Hong Kong.

 

STEVY WIDIA

Tags: e-commercerocket Internetzalora
Previous Post

Penghargaan Kemenpora Bagi Siswa Peneliti Luar Angkasa

Next Post

Warga Tangerang Kirim Saran Ke Pemkot Lewat Android

Related Posts

Laba Bersih Shopee
Digital Business

Laba Bersih Shopee Melonjak Tiga Kali Lipat

16 Maret 2026
0
JEDA Sebelum Bereaksi
Digital Business

Jelang Lebaran Modus Penipuan Kian Beragam, JEDA Sebelum Bereaksi

16 Maret 2026
0
Blibli - YouTube Shopping
Digital Business

Blibli Hadir di YouTube Shopping, Integrasikan Produk Yang Direkomendasi Kreator

9 Maret 2026
0
Load More
Next Post
Warga Tangerang Kirim Saran Ke Pemkot Lewat Android

Warga Tangerang Kirim Saran Ke Pemkot Lewat Android

Telkomsel Sebar Layanan Gaya Hidup Digital di 100 kota

Telkomsel Sebar Layanan Gaya Hidup Digital di 100 kota

Inilah Tujuh Isyu Strategis Pada Roadmap e-Commerce Nasional

Potensi E-Commerce Indonesia Terbesar Di Asia Tenggara

Discussion about this post

Recent Updates

Workshop AI Ready ASEAN Bandung

Gibran Apresiasi Workshop AI Ready ASEAN: Dorong Literasi Digital Siswa Bandung

28 Maret 2026
AFTECH OJK

Sambut DK OJK Baru, AFTECH Dorong Penguatan Tata Kelola Fintech Nasional

27 Maret 2026
Revolusi AI Indonesia

Revolusi AI di Indonesia: Dari Tren Menjadi Jantung Strategi Bisnis

27 Maret 2026
Resign Pasca-THR

Meredam Tren Resign Pasca-THR, Gaji Saja Tidak Cukup Pertahankan Karyawan

27 Maret 2026
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

27 Juni 2019
Sayurbox x Blitz

Sayurbox Gunakan Motor Listrik Blitz untuk Layanan Pengiriman

10 Januari 2024
Startup Hayokerja

Startup HayoKerja Hadirkan Solusi PHL bagi Perusahaan Pencari Tenaga Kerja

25 September 2023
fraud KoinP2P - KoinWorks

Gara-Gara Kasus Fraud KoinP2P, Rusak KoinWorks Sebelanga

22 November 2025
Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

0
Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

0
Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

0
Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

0
Workshop AI Ready ASEAN Bandung

Gibran Apresiasi Workshop AI Ready ASEAN: Dorong Literasi Digital Siswa Bandung

28 Maret 2026
AFTECH OJK

Sambut DK OJK Baru, AFTECH Dorong Penguatan Tata Kelola Fintech Nasional

27 Maret 2026
Revolusi AI Indonesia

Revolusi AI di Indonesia: Dari Tren Menjadi Jantung Strategi Bisnis

27 Maret 2026
Resign Pasca-THR

Meredam Tren Resign Pasca-THR, Gaji Saja Tidak Cukup Pertahankan Karyawan

27 Maret 2026
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Layanan Bisnis
Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved
No Result
View All Result
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development

Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.
Go to mobile version