youngster.id - Produk lokal Indonesia semakin berpeluang menjangkau konsumen internasional melalui platform e-commerce. Shopee Indonesia mencatat lebih dari 5 juta produk lokal terjual melalui Program Ekspor Shopee Flexi sejak Juli 2025, dengan fesyen muslim menjadi salah satu kategori yang menunjukkan permintaan tinggi.
Deputy Director of Government Relations Shopee Indonesia Balques Manisang mengatakan, Program Ekspor Shopee Flexi memberikan kesempatan bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) untuk memperluas pasar ke luar negeri.
“Sudah 5 juta plus produk lokal terjual melalui Program Ekspor Shopee Flexi dari Juli 2025,” kata Balques dikutip Rabu (28/10/2026).
Balques menjelaskan, melalui Program Ekspor Shopee Flexi, penjual dapat menjangkau konsumen di Malaysia, Singapura, Brunei Darussalam, Filipina, dan Thailand. Program ini memberikan keleluasaan bagi UMKM untuk menyesuaikan harga dan promosi berdasarkan karakteristik pasar tujuan.
“Produk fashion, khususnya fashion muslim menjadi salah satu kategori yang diminati konsumen di pasar ekspor. Produk perlengkapan rumah tangga, batik, aksesori olahraga, dan kerajinan tangan juga dinilai memiliki peluang untuk menjangkau pembeli mancanegara,” ungkapnya.
Produk yang memiliki karakteristik khas Indonesia, termasuk kerajinan tangan, berpotensi menarik perhatian konsumen internasional. Meski demikian, peluang ekspor tidak terbatas pada kategori yang sudah populer. Pelaku usaha tetap perlu menguji potensi produknya dan memahami kebutuhan pasar.
Menurut Balques, keberhasilan memasuki pasar ekspor tidak cukup hanya dengan mengikuti pelatihan. UMKM perlu terus mempelajari tren, budaya, preferensi konsumen, dan regulasi di negara tujuan, sekaligus memperbarui strategi pemasaran agar produknya tetap kompetitif.
Kesiapan produk juga perlu didukung standardisasi dan sertifikasi, serta pengelolaan harga, promosi, pembayaran, dan logistik. Pemahaman terhadap aspek-aspek tersebut dapat membantu pelaku usaha menyesuaikan produk dengan kebutuhan konsumen di pasar internasional.
Shopee juga melihat peluang memperluas jangkauan ekspor ke negara lain, termasuk Australia dan Eropa. Namun, perluasan tersebut membutuhkan persiapan lebih lanjut, terutama dalam pengembangan perangkat pemasaran dan pemahaman terhadap karakteristik pasar.
Sementara itu, Kementerian Perdagangan (Kemendag) mendorong Shopee Indonesia untuk memperluas ekspansi ke pasar internasional dengan memanfaatkan sejumlah kesepakatan perdagangan bebas dan kemitraan komprehensif, termasuk ke Kanada, Korea Selatan, Jepang, Australia, dan Selandia Baru. Ekspansi pasar melalui marketplace tersebut dinilai membuka peluang bagi UMKM Indonesia menjangkau konsumen global.
Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional Kemendag Fajarini Puntodewi mengatakan Indonesia telah memiliki 25 perjanjian perdagangan dengan berbagai negara dan mitra dagang. Perjanjian tersebut mencakup free trade agreement (FTA) dan kemitraan ekonomi komprehensif atau comprehensive economic partnership agreement (CEPA) yang dapat dimanfaatkan untuk memperluas akses pasar produk dan jasa Indonesia.
“Kita itu sudah punya CEPA di beberapa negara, dengan Kanada, dengan Korea, dengan Jepang, dengan Australia, dengan Selandia Baru. Masuk ke sana Shopee-nya, supaya UMKM kita bisa ke sana,” kata Fajarini.
Menurutnya, perjanjian tersebut tidak hanya memberikan keuntungan bagi perdagangan barang melalui penurunan tarif impor hingga 0% sehingga produk Indonesia lebih kompetitif, melainkan juga membuka peluang di sektor jasa, bisnis, dan investasi.
Dia menilai akses pasar yang telah dibuka melalui perjanjian perdagangan perlu dimanfaatkan secara optimal oleh pelaku usaha Indonesia, sehingga UMKM tidak hanya mengandalkan pasar domestik, tetapi juga dapat memperluas jangkauan penjualan ke negara-negara mitra dagang.
“Jadi kalau nggak kita pakai, akses yang sudah kita buka ini rugi kita. Jadi akhirnya masuklah itu pebisnis-pebisnis dari luar, dia bukalah usaha di sini. Sementara kita nggak mau membuka, sebaliknya. Ini kita juga harus menyerbu pasar-pasar itu,” tuturnya.
Capaian penjualan melalui Program Ekspor Shopee Flexi menunjukkan adanya peluang bagi produk lokal untuk menjangkau konsumen lintas negara. Agar peluang tersebut berkelanjutan, UMKM perlu mengembangkan kualitas produk, memahami pasar tujuan, dan menyesuaikan strategi bisnis dengan kebutuhan konsumen internasional.
STEVY WIDIA
