Selasa, 19 Mei 2026
No Result
View All Result
youngster.id
Pratesis Ads
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
No Result
View All Result
Home News Digital Business

Komitmen AFTECH: Perkuat Tata Kelola dan Pacu Lahirnya Tech Champions di Indonesia

19 Mei 2026
in Digital Business
Reading Time: 2 mins read
Strategis AFTECH

Dari kiri ke kanan: Ketua Steering Committee RUA AFTECH, Budi Gandasoebrata, Ketua Umum AFTECH Pandu Sjahrir dan Ketua Organizing Committee RUA AFTECH, Bryan Silfanus (Foto: Istimewa/AFTECH)

0
SHARES
0
VIEWS

youngster.id - Asosiasi Fintech Indonesia (AFTECH) terus memperkokoh posisinya sebagai mitra strategis pemerintah dalam mengawal transformasi keuangan digital nasional. Melalui forum tertinggi organisasi, Rapat Umum Anggota (RUA), AFTECH menetapkan arah kebijakan strategis yang berfokus pada penguatan tata kelola (good governance), perlindungan konsumen, serta penciptaan ekosistem yang kondusif bagi pertumbuhan industri.

Langkah ini diambil guna merespons perkembangan industri ekonomi digital Indonesia yang kini memasuki babak baru, di mana satu per satu perusahaan digital besar mulai mencatatkan profitabilitas berkelanjutan dalam skala besar.

Ketua Umum AFTECH, Pandu Sjahrir, menegaskan bahwa ambisi untuk melahirkan lebih banyak jawara teknologi (tech champions) dari dalam negeri tidak boleh mengorbankan aspek kepatuhan. Menurutnya, inovasi yang bertanggung jawab (responsible innovation) merupakan fondasi utama agar industri dapat bertahan dalam jangka panjang.

“Kalau kita ingin industri ini naik kelas, maka seluruh pemangku kepentingan,termasuk pelaku usaha harus step up. Integrate. Collaborate. Move faster. Kita membangun industri yang tidak hanya tumbuh cepat, tetapi tumbuh dengan cara yang dipercaya dan memberi dampak nyata bagi sektor riil Indonesia,” tegas Pandu, dikutip Selasa (19/5/2026).

Pandu juga menyoroti pentingnya mengatasi tantangan struktural berupa fragmentasi di sektor keuangan digital. Ia mengajak seluruh pelaku usaha dan pemangku kepentingan untuk meningkatkan integrasi dan kolaborasi agar industri fintech nasional dapat naik kelas dan memberikan dampak nyata bagi sektor riil.

Pertumbuhan masif ekosistem Inovasi Teknologi Sektor Keuangan (ITSK) tercermin dari data Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Klaster industri ini tercatat menaungi 208 perusahaan anggota, serta mengintegrasikan 17,17 juta pengguna Penyelenggara Agregasi Jasa Keuangan (PAJK) dengan volume transaksi yang memfasilitasi kebutuhan sektor UMKM secara signifikan.

Ketua Dewan Komisioner OJK, Friderica Widyasari Dewi, menekankan pentingnya membangun industri yang tepercaya dari fondasi yang benar dengan menetapkan tiga arahan utama bagi perkembangan industri Inovasi Teknologi Sektor Keuangan (ITSK) ke depan.

Pertama, memperkuat inklusi, tetapi inklusi yang bertanggung jawab. Kedua, bangun kepercayaan dengan mengutamakan integritas dan tata kelola. Ketiga, seimbangkan inovasi dan regulasi.

“Regulasi kami tidak memadamkan inovasi yang dilakukan, tetapi justru menyeimbangkan inovasi, faktor bisnis dan pelindungan terhadap konsumen,” ucap Friderica.

Dukungan terhadap arah kebijakan AFTECH juga mengalir dari jajaran kementerian. Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Kepala Bappenas, Rachmat Pambudy, menyatakan bahwa fintech memiliki peran krusial sebagai fasilitator agenda transformasi digital dan perluasan akses pembiayaan yang merata sesuai visi Indonesia Emas.

Sementara itu, Wakil Menteri Keuangan, Juda Agung, mengingatkan bahwa kepercayaan masyarakat adalah aset industri yang paling berharga sekaligus rapuh. Pemerintah mendorong AFTECH untuk terus berada di garda terdepan dalam memperkuat transparansi, penegakan kode etik industri, serta perlindungan konsumen.

Melalui komitmen kerja jangka panjang bertajuk “Menguatkan Tata Kelola, Menjaga Kepercayaan, dan Menata Arah Kebijakan Masa Depan Industri Fintech Indonesia”, AFTECH juga aktif memperluas jejaring global. Salah satunya diwujudkan melalui kolaborasi internasional bersama Hong Kong Web3.0 Standardization Association untuk mempercepat pengembangan ekosistem Web3 dan teknologi keuangan masa depan di tanah air. (*AMBS)

 

Tags: AFTECHekonomi digitalfintech indonesiainklusi keuanganOJKPandu Sjahrirregulasi fintechTata Kelola Perusahaanweb3
Previous Post

Telkom Solution Hadirkan Solusi AI dan Cybersecurity untuk Transformasi Digital BUMN

Next Post

Bain Capital Himpun Dana US$10,5 Miliar, Siap Guyur Sektor Kesehatan dan Data Center Indonesia

Related Posts

Agen Moladin Finance Indonesia
Digital Business

Perluas Akses Pembiayaan UMKM, Agen Moladin Finance Tembus 7.000 Mitra

19 Mei 2026
0
East Ventures Sustainability Report 2026
Startup & Entrepreneurship

East Ventures Rilis Sustainability Report 2026, Targetkan Emisi Nol Bersih Tahun 2030

19 Mei 2026
0
Pendanaan Startup Asia Tenggara 2026
Startup & Entrepreneurship

Investasi Startup Asia Tenggara Naik 9%, Tracxn Catat Total Pendanaan Tembus US$303 Miliar

19 Mei 2026
0
Load More
Next Post
Bain Capital Asia Fund VI

Bain Capital Himpun Dana US$10,5 Miliar, Siap Guyur Sektor Kesehatan dan Data Center Indonesia

Pendanaan Startup Asia Tenggara 2026

Investasi Startup Asia Tenggara Naik 9%, Tracxn Catat Total Pendanaan Tembus US$303 Miliar

East Ventures Sustainability Report 2026

East Ventures Rilis Sustainability Report 2026, Targetkan Emisi Nol Bersih Tahun 2030

Discussion about this post

Recent Updates

Indofood Riset Nugraha Dorong Peneliti Muda Kembangkan Inovasi Pangan Lokal

Indofood Riset Nugraha Dorong Peneliti Muda Kembangkan Inovasi Pangan Lokal

19 Mei 2026
Agen Moladin Finance Indonesia

Perluas Akses Pembiayaan UMKM, Agen Moladin Finance Tembus 7.000 Mitra

19 Mei 2026
Kredit Berkelanjutan Bank Raya

Terapkan Prinsip ESG, Kredit Berkelanjutan Bank Raya Tembus Rp3,6 Triliun

19 Mei 2026
East Ventures Sustainability Report 2026

East Ventures Rilis Sustainability Report 2026, Targetkan Emisi Nol Bersih Tahun 2030

19 Mei 2026
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

27 Juni 2019
Sayurbox x Blitz

Sayurbox Gunakan Motor Listrik Blitz untuk Layanan Pengiriman

10 Januari 2024
Startup Hayokerja

Startup HayoKerja Hadirkan Solusi PHL bagi Perusahaan Pencari Tenaga Kerja

25 September 2023
fraud KoinP2P - KoinWorks

Gara-Gara Kasus Fraud KoinP2P, Rusak KoinWorks Sebelanga

22 November 2025
Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

0
Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

0
Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

0
Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

0
Indofood Riset Nugraha Dorong Peneliti Muda Kembangkan Inovasi Pangan Lokal

Indofood Riset Nugraha Dorong Peneliti Muda Kembangkan Inovasi Pangan Lokal

19 Mei 2026
Agen Moladin Finance Indonesia

Perluas Akses Pembiayaan UMKM, Agen Moladin Finance Tembus 7.000 Mitra

19 Mei 2026
Kredit Berkelanjutan Bank Raya

Terapkan Prinsip ESG, Kredit Berkelanjutan Bank Raya Tembus Rp3,6 Triliun

19 Mei 2026
East Ventures Sustainability Report 2026

East Ventures Rilis Sustainability Report 2026, Targetkan Emisi Nol Bersih Tahun 2030

19 Mei 2026
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Layanan Bisnis
Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved
No Result
View All Result
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development

Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.
Go to mobile version