Senin, 22 Juni 2026
No Result
View All Result
youngster.id
Pratesis Ads
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
No Result
View All Result
Home News Digital Business

Pengguna Kripto Indonesia Tembus 21,37 Juta, INDODAX Kuasai 38% Pangsa Pasar Nasional

8 Mei 2026
in Digital Business
Reading Time: 1 min read
Pengguna Kripto Indonesia 2026

William Sutanto, CEO INDODAX (Foto: Istimewa/INDODAX)

0
SHARES
0
VIEWS

youngster.id - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat pertumbuhan positif pada industri aset digital nasional. Hingga Maret 2026, jumlah pengguna aset kripto di Indonesia telah mencapai 21,37 juta orang, tumbuh 1,43% secara bulanan. Di tengah tren ini, INDODAX mengukuhkan posisinya sebagai pemimpin pasar dengan kontribusi transaksi yang signifikan.

Data OJK menunjukkan nilai transaksi spot kripto nasional menyentuh angka Rp22,24 triliun. Menariknya, INDODAX mencatatkan volume transaksi sebesar Rp8,45 triliun, yang berarti menyumbang sekitar 38% dari total transaksi kripto nasional pada periode tersebut dengan total 9,9 juta pengguna.

CEO INDODAX, William Sutanto, menilai capaian ini merupakan sinyal positif bagi industri kripto di tanah air. Menurutnya, pertumbuhan ini mencerminkan maturitas investor lokal dalam menghadapi dinamika pasar global.

“Pertumbuhan jumlah pengguna dan transaksi menunjukkan bahwa kepercayaan masyarakat terhadap aset kripto yang teregulasi terus meningkat. Ini menjadi tanggung jawab bagi kami untuk terus memperkuat keamanan platform dan memperluas edukasi,” ujar William, dikutip Jum’at (8/5/2026).

Meskipun kapitalisasi pasar aset keuangan digital nasional mengalami koreksi tipis sebesar 0,97% menjadi Rp23,36 triliun akibat faktor geopolitik dan data inflasi AS, aktivitas perdagangan di Indonesia tetap dinilai sehat. Hal ini terlihat dari lonjakan transaksi derivatif yang naik 14,26% menjadi Rp5,80 triliun.

Penguatan ekosistem ini juga didukung oleh kerangka regulasi yang matang. Hingga saat ini, OJK telah menyetujui 31 entitas dalam ekosistem aset keuangan digital—termasuk bursa, kliring, dan kustodian—serta mengawasi 1.464 aset kripto yang legal diperdagangkan di Indonesia. (*AMBS)

 

Tags: bitcoinblockchainekonomi digitalIndodaxinvestasi digitalkeuangankriptoOJKWilliam Sutanto
Previous Post

Dukung Perpres Perlindungan Pengemudi, inDrive Tegaskan Komitmen Komisi Rendah Maksimal 12%

Next Post

BNI Multifinance Migrasi Core System ke Microsoft Azure, Perkuat Keamanan Data dan Layanan

Related Posts

Akses Pendanaan Easycash
Digital Business

Jembatani Kesenjangan Kredit, Easycash Fokus Perluas Akses Pendanaan bagi Masyarakat Underbanked

20 Juni 2026
0
Digitalisasi Koperasi
Technology

Dorong Transformasi Digital, KoperasiGO Gandeng Koperasi Karyawan GBK

19 Juni 2026
0
nilai ekonomi digital Indonesia
Digital Business

Tembus US$100 Miliar, Nilai Ekonomi Digital Kukuhkan Indonesia Jadi Raksasa Baru di Asia

18 Juni 2026
0
Load More
Next Post
BNI Finance x Microsoft Azure

BNI Multifinance Migrasi Core System ke Microsoft Azure, Perkuat Keamanan Data dan Layanan

Bumi Berseru Fest 2025

Telkom Dorong Inovasi Anak Muda Lewat Bumi Berseru Fest 2025, Fokus Atasi Pencemaran Lingkungan

CapCat

CapCut Dorong Kreator Lokal Jadi Motor Baru Ekonomi Kreatif Digital

Discussion about this post

Recent Updates

Laba bersih Bank Tata Asia

Laba Bersih Bank Tata Asia Melonjak Lebih dari 12 Kali Lipat

22 Juni 2026
Antler Asia Regional Portfolio Showcase 2026

Antler Rilis 28 Startup Pilihan di Asia, Geser Fokus ke Sistem Otonom dan AI Agent

22 Juni 2026
IPOT eSports

Transformasi AI Melalui Pendekatan eSports: Cara IPOT Cetak ‘Pro Player’ Finansial

22 Juni 2026
AI dan efisiensi energi

Saat AI Bertumbuh Pesat, Industri Mulai Mencari Cara Agar Tetap Ramah Lingkungan

22 Juni 2026
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

27 Juni 2019
Sayurbox x Blitz

Sayurbox Gunakan Motor Listrik Blitz untuk Layanan Pengiriman

10 Januari 2024
Startup Hayokerja

Startup HayoKerja Hadirkan Solusi PHL bagi Perusahaan Pencari Tenaga Kerja

25 September 2023
fraud KoinP2P - KoinWorks

Gara-Gara Kasus Fraud KoinP2P, Rusak KoinWorks Sebelanga

22 November 2025
Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

0
Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

0
Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

0
Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

0
Laba bersih Bank Tata Asia

Laba Bersih Bank Tata Asia Melonjak Lebih dari 12 Kali Lipat

22 Juni 2026
Antler Asia Regional Portfolio Showcase 2026

Antler Rilis 28 Startup Pilihan di Asia, Geser Fokus ke Sistem Otonom dan AI Agent

22 Juni 2026
IPOT eSports

Transformasi AI Melalui Pendekatan eSports: Cara IPOT Cetak ‘Pro Player’ Finansial

22 Juni 2026
AI dan efisiensi energi

Saat AI Bertumbuh Pesat, Industri Mulai Mencari Cara Agar Tetap Ramah Lingkungan

22 Juni 2026
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Layanan Bisnis
Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved
No Result
View All Result
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development

Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.
Go to mobile version