youngster.id - Ramadan bukan hanya menjadi momen peningkatan konsumsi, tetapi juga periode ketika perilaku konsumen berubah dari waktu ke waktu. Bagi brand, memahami perubahan tersebut menjadi kunci untuk menyusun kampanye yang relevan dan menjangkau konsumen pada saat yang tepat.
Melalui whitepaper Ramadan Insight 2027: Reading the Rhythms of Ramadan, Telkomsel Enterprise melalui solusi DigiAds mengidentifikasi tiga fase perilaku konsumen selama Ramadan. Temuan ini menunjukkan bahwa strategi pemasaran perlu menyesuaikan kebutuhan konsumen, mulai dari awal Ramadan hingga menjelang Idulfitri.
VP Corporate Innovation, Sustainability, Marketing, and Digital Advertising Telkomsel, Mia Melinda, mengatakan brand perlu memahami perubahan kebutuhan konsumen sepanjang Ramadan agar kampanye yang dijalankan lebih tepat sasaran.
“Brand yang menang di Ramadan bukan yang paling lantang, melainkan yang paling memahami ritme konsumennya. Kebutuhan konsumen pada awal Ramadan sangat berbeda dengan kebutuhan mereka menjelang Idulfitri,” ujar Mia dikutip Rabu (28/10/2026).
3 Fase Perilaku Konsumen Selama Ramadan
Sepuluh hari pertama: mencari inspirasi
Pada awal Ramadan, konsumen beradaptasi dengan rutinitas sahur, berbuka puasa, dan beribadah. Berdasarkan data Telkomsel, trafik seluler saat sahur meningkat 77%, trafik layanan video dan streaming tumbuh 38%, sedangkan konsumsi konten religi naik 63% dibandingkan hari biasa.
Pola ini membuka peluang bagi brand untuk menghadirkan konten yang sesuai dengan kebutuhan dan aktivitas konsumen, termasuk melalui kampanye digital yang relevan.
Sepuluh hari kedua: bersosialisasi dan berbelanja
Memasuki pertengahan Ramadan, aktivitas konsumen bergeser ke buka puasa bersama dan persiapan kebutuhan keluarga serta Idulfitri.
Penggunaan aplikasi transportasi meningkat 58%, sementara aplikasi kebutuhan sehari-hari dan ritel tumbuh 32%. Kunjungan ke pusat perbelanjaan juga naik 19%. Selain itu, 88% konsumen yang berbelanja kebutuhan Ramadan masih memilih datang langsung ke toko fisik.
Data ini menunjukkan pentingnya strategi pemasaran yang menghubungkan aktivitas digital dengan pengalaman berbelanja secara langsung.
Sepuluh hari terakhir: mudik dan berkumpul bersama keluarga
Menjelang Idulfitri, kebutuhan konsumen semakin berkaitan dengan perjalanan mudik dan persiapan berkumpul bersama keluarga. Akses ke aplikasi perjalanan meningkat 32%, sementara 73% pemudik tercatat singgah di rest area untuk beristirahat, beribadah, dan makan.
Bagi brand, fase ini menjadi peluang untuk menghadirkan informasi dan penawaran yang relevan selama perjalanan konsumen.
Melalui DigiAds, Telkomsel Enterprise menyediakan solusi periklanan yang mencakup pesan kontekstual, komunikasi berbasis lokasi, integrasi brand dalam tayangan spesial Ramadan di MAXStream, hingga penempatan iklan di titik perjalanan mudik.
Telkomsel juga menyebut solusi Contextual Messaging pada momen yang relevan mampu meningkatkan rasio klik hingga 2,6 kali lipat.
STEVY WIDIA

















Discussion about this post