Senin, 5 Oktober 2026
No Result
View All Result
youngster.id
Pratesis Ads
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
No Result
View All Result
Home News Digital Business

Visa: 46% Konsumen Asia Pasifik Berminat Gunakan Stablecoin untuk Transaksi Harian

5 Oktober 2026
in Digital Business
Reading Time: 3 mins read
Visa Stablecoin Asia Pasifik

Visa: 46% Konsumen Asia Pasifik Berminat Gunakan Stablecoin untuk Transaksi Harian (Foto: Ilustrasi)

0
SHARES
0
VIEWS

youngster.id - Visa meluncurkan hasil survei terbaru mengenai tingkat kesadaran dan preferensi konsumen terhadap stablecoin di kawasan Asia Pasifik. Riset tersebut mengungkapkan adanya lonjakan minat masyarakat untuk menggunakan stablecoin dalam transaksi sehari-hari, liburan, hingga pengiriman uang lintas negara (cross-border).

Meski demikian, pemahaman masyarakat yang masih terbatas serta kekhawatiran terkait keamanan dan faktor kepercayaan (trust) masih menjadi tantangan utama dalam adopsi stablecoin secara luas.

Peralihan Fungsi: Dari Alat Spekulasi ke Transaksi Harian

Stablecoin kini mulai keluar dari akar ekosistem aset kripto murni. Konsumen tidak lagi hanya memandang stablecoin sebagai instrumen perdagangan kripto, melainkan sebagai alat pembayaran potensial untuk belanja daring, perjalanan internasional, dan transfer dana luar negeri.

Survei Visa mencatat sebanyak 46% konsumen di Asia Pasifik menyatakan berminat menggunakan stablecoin dalam lima tahun ke depan. Angka ini melonjak signifikan dibandingkan dengan 16% konsumen yang pernah menggunakannya dalam 12 bulan terakhir.

Selain itu, sebanyak 49% responden percaya bahwa stablecoin akan menjadi metode pembayaran yang umum untuk transaksi lintas negara dalam lima tahun mendatang. Potensi ini dinilai sangat relevan untuk kebutuhan remitansi, transfer internasional, dan pembayaran antarnegara lainnya.

Tantangan Pemahaman dan Isu Kepercayaan

Meskipun tingkat kesadaran masyarakat di Asia Pasifik terhadap stablecoin sudah mencapai 66%, tingkat pemahaman mendalam masih terbilang sangat rendah. Hanya 6% responden yang benar-benar memahami cara kerja stablecoin secara akurat.

Sejumlah kesalahpahaman masih membayangi persepsi publik: 49% konsumen yang tahu stablecoin masih menganggap aset digital ini hanya bisa digunakan untuk jual-beli aset kripto lain. Sementara itu, 41% konsumen percaya secara keliru bahwa nilai stablecoin akan selalu naik.

Faktor kepercayaan dan keamanan juga menjadi pemicu utama keraguan masyarakat. Di antara konsumen yang mengetahui stablecoin namun belum pernah menggunakannya, 38% menyoroti risiko penipuan (scam) atau kejahatan siber, sementara 36% mengaku ragu karena kurangnya pemahaman.

Hasil survei memperlihatkan bahwa masyarakat lebih mempercayai lembaga terregulasi untuk mengelola aset ini. Entitas yang terhubung dengan pemerintah atau bank sentral menjadi penyedia yang paling dipercaya (27%), disusul oleh bank dan lembaga keuangan terregulasi (26%).

Kondisi Pasar Asia Pasifik dan Langkah Strategis Visa

Berdasarkan data tingkat negara, kesadaran tertinggi terhadap stablecoin tercatat di Hong Kong (84%), India (80%), dan Thailand (77%). Sementara itu, potensi adopsi terbesar dalam lima tahun ke depan ditunjukkan oleh konsumen di Vietnam (67%) dan India (67%).

Menanggapi dinamika tersebut, Head of Digital Currencies Asia Pacific Visa, Nischint Sanghavi, menjelaskan bahwa fokus industri saat ini adalah menjembatani minat masyarakat menjadi pengalaman bertransaksi yang aman dan relevan.

“Kami melihat perubahan bermakna pada cara pandang konsumen di Asia Pasifik terhadap stablecoin. Tantangannya saat ini adalah mengubah minat tersebut menjadi pengalaman pembayaran yang terpercaya, familiar, dan dapat diandalkan dalam skala besar,” ujar Nischint, Senin (5/10/2026).

Guna mendukung integrasi ini, Visa telah bekerja sama dengan perbankan, lembaga keuangan terregulasi, dan mitra pembayaran global. Melalui Visa Stablecoin Platform, Visa menyediakan infrastruktur yang membantu mitra keuangan dalam menerbitkan (mint), memindahkan (move), dan mengelola (manage) stablecoin secara aman dan sesuai regulasi. (*AMBS)

 

Tags: metode pembayaran digitalPenggunaan StablecoinRemitansi Lintas NegaraVisa Stablecoin Platform
Previous Post

Gamer Makin Butuh Smartphone Berperforma Tinggi

Related Posts

pembayaran digital
News

Mengenal Keunggulan Jenis-Jenis Metode Pembayaran

25 Oktober 2024
0
PayerMax
News

Kantongi Izin dari BI, PayerMax Siap Hadirkan Solusi Metode Pembayaran di Indonesia

27 Juni 2023
0
Paylater
Industry

Paylater Makin Diminati sebagai Metode Pembayaran Digital Pilihan Konsumen

3 Juni 2022
0
Load More

Discussion about this post

Recent Updates

Visa Stablecoin Asia Pasifik

Visa: 46% Konsumen Asia Pasifik Berminat Gunakan Stablecoin untuk Transaksi Harian

5 Oktober 2026
Gamer Makin Butuh Smartphone Berperforma Tinggi

Gamer Makin Butuh Smartphone Berperforma Tinggi

5 Oktober 2026
AI jadi Tools

Startup AI untuk Bangun Kebiasaan Jadi Juara Action AI Boost Demo Day 2026

5 Oktober 2026
Canva Telkomsel

Dukung Kreasi Konten Telkomsel dan Canva Hadirkan Paket Bundling

5 Oktober 2026
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

27 Juni 2019
Sayurbox x Blitz

Sayurbox Gunakan Motor Listrik Blitz untuk Layanan Pengiriman

10 Januari 2024
Startup Hayokerja

Startup HayoKerja Hadirkan Solusi PHL bagi Perusahaan Pencari Tenaga Kerja

25 September 2023
fraud KoinP2P - KoinWorks

Gara-Gara Kasus Fraud KoinP2P, Rusak KoinWorks Sebelanga

22 November 2025
Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

0
Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

0
Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

0
Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

0
Visa Stablecoin Asia Pasifik

Visa: 46% Konsumen Asia Pasifik Berminat Gunakan Stablecoin untuk Transaksi Harian

5 Oktober 2026
Gamer Makin Butuh Smartphone Berperforma Tinggi

Gamer Makin Butuh Smartphone Berperforma Tinggi

5 Oktober 2026
AI jadi Tools

Startup AI untuk Bangun Kebiasaan Jadi Juara Action AI Boost Demo Day 2026

5 Oktober 2026
Canva Telkomsel

Dukung Kreasi Konten Telkomsel dan Canva Hadirkan Paket Bundling

5 Oktober 2026
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Layanan Bisnis
Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved
No Result
View All Result
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development

Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.
Go to mobile version