Kamis, 20 Agustus 2026
No Result
View All Result
youngster.id
Pratesis Ads
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
No Result
View All Result
Home News Digital Business

Waspada, Penipuan Bermodus Pre-Order Game GTA VI Kian Marak

6 Juli 2026
in Digital Business
Reading Time: 2 mins read
Waspada, Penipuan Bermodus Pre-Order Game GTA VI Kian Marak

Gamer. (Foto: ilustrasi/ksb)

0
SHARES
0
VIEWS

youngster.id - Antusiasme gamer menyambut peluncuran Grand Theft Auto VI (GTA VI) ternyata ikut dimanfaatkan oleh pelaku kejahatan siber. Menyusul dibukanya pemesanan awal game tersebut pada 25 Juni lalu, berbagai modus penipuan mulai bermunculan, mulai dari situs pre-order palsu hingga tawaran akses beta yang sebenarnya berisi malware.

“Rilis game yang sangat dinantikan telah lama menghadirkan peluang signifikan bagi penjahat siber, dan kami sudah mendeteksi aktivitas penipuan terkait hal itu. Skema ini diatur waktunya dengan cermat untuk memanfaatkan antusiasme konsumen yang tinggi,” kata Olga Altukhova, Analis Konten Web Senior Kaspersky dikutip Senin (6/7/2026).

Menurut Olga, tingginya antusiasme pemain membuat banyak orang terburu-buru melakukan pembelian tanpa memastikan keaslian sumber. Kondisi tersebut dimanfaatkan pelaku kejahatan untuk menciptakan rasa urgensi sehingga calon korban lebih mudah menyerahkan data pribadi maupun informasi pembayaran.

Para peneliti di Kaspersky mengungkapkan, salah satu modus yang paling banyak ditemukan adalah pembuatan situs web palsu yang tampilannya dibuat semirip mungkin dengan toko resmi. Halaman tersebut menggunakan trailer, logo, dan materi promosi asli GTA VI sehingga terlihat meyakinkan.

Korban kemudian diarahkan untuk melakukan pre-order dengan mengisi informasi pribadi, seperti nama, alamat email, nomor telepon, hingga data pembayaran. Setelah transaksi dilakukan, game tidak pernah dikirimkan, sementara data pribadi dan informasi keuangan pengguna berpotensi disalahgunakan oleh pelaku.

Selain itu, Kaspersky juga menemukan halaman penipuan serupa dalam berbagai bahasa, menandakan bahwa aksi tersebut menyasar gamer di berbagai negara. Salah satu contohnya adalah situs berbahasa Portugis yang meniru toko resmi PlayStation lengkap dengan ulasan bintang lima palsu, informasi harga, dan tampilan yang menyerupai layanan resmi.

Tak hanya menawarkan pre-order palsu, pelaku juga memanfaatkan media sosial dan platform video untuk menyebarkan tautan unduhan yang diklaim sebagai versi beta atau bocoran GTA VI.

“Dalam skema ini, sejumlah akun mengunggah video tutorial yang seolah-olah mengajarkan cara mengunduh game dengan aman. Untuk menambah kepercayaan, kolom komentar dipenuhi akun yang mengaku berhasil memperoleh versi asli game tersebut. Padahal, file yang diunduh dapat mengandung malware yang mampu mencuri data sensitif, mengambil alih akun pribadi, atau memasang program berbahaya yang berjalan diam-diam di perangkat korban,” ungkapnya.

Modus lain yang turut ditemukan adalah pemanfaatan tren GTA VI untuk menarik perhatian pengguna aset kripto. Kaspersky menemukan situs yang menawarkan token kripto dengan nama menyerupai judul game dan menggunakan identitas visual GTA VI untuk menciptakan kesan resmi. Pengguna yang berinteraksi dengan situs tersebut berisiko kehilangan aset digital mereka.

Untuk menghindari menjadi korban, Kaspersky mengimbau pengguna agar hanya melakukan pembelian melalui platform resmi dan tidak mudah percaya pada tautan yang dibagikan melalui media sosial maupun sumber yang tidak terverifikasi. Sangat penting menggunakan perlindungan keamanan digital yang mampu mendeteksi upaya penipuan sejak dini, terutama ketika pelaku mulai memanfaatkan teknologi kecerdasan buatan (AI) untuk membuat modus penipuan semakin meyakinkan.

 

STEVY WIDIA

Tags: gamerGrand Theft Auto VIkasperskykeamanan sibermalwarepenipuan onlinephishingpre-order game
Previous Post

Tiga Tahun Tanpa Unicorn Baru: Membaca Ulang Peta 13 Startup Elite Indonesia di 2026

Next Post

Atasi Krisis Literasi Papua dan Angkat Tenun Sumba, Program eYAA Maybank Jawab Tantangan Kesenjangan Daerah

Related Posts

agen AI Huawei
Technology

Penggunaan Agen AI Meningkat, Jaringan Asia Pasifik Dituntut Lebih Cerdas dan Aman

19 Agustus 2026
0
talenta digital Indonesia
Technology

Indonesia Kekurangan 6 Juta Talenta Digital, Ancaman Siber Berbasis AI Mengintai

14 Agustus 2026
0
BSSN dan Huawei Perkuat Kerja Sama, Lebih dari 39.000 Orang Ikut Program Keamanan Siber
Industry

BSSN dan Huawei Perkuat Kerja Sama, Lebih dari 39.000 Orang Ikut Program Keamanan Siber

13 Agustus 2026
0
Load More
Next Post
Program eYYA Maybank

Atasi Krisis Literasi Papua dan Angkat Tenun Sumba, Program eYAA Maybank Jawab Tantangan Kesenjangan Daerah

BlaBlaCar Indonesia

Sasar Potensi 1,2 Miliar Perjalanan Domestik, Platform Tumpangan Berbagi BlaBlaCar Masuk Indonesia

Pendanaan Startup Global

Rekor Baru! Pendanaan Startup Global Tembus US$510 Miliar di Paruh Pertama 2026, Dipicu Booming AI

Discussion about this post

Recent Updates

DPK Citi Indonesia 2026

DPK Melonjak 23,29%, Citi Indonesia Buka Semester I-2026 dengan Kinerja Solid

20 Agustus 2026
pelajar Indonesia juara FedEx JA ITC 2026

Harumkan Nama Bangsa, Pelajar Indonesia Sabet Juara FedEx/JA ITC 2026 di Singapura

20 Agustus 2026
ShardLab Protocol Camp Cohort 9 Bali EKRAF

Perkuat Talenta Web3 Nasional, ShardLab dan EKRAF Gelar Final Demo Protocol Camp Cohort 9 di Bali

20 Agustus 2026
Laba bersih LinkAja 2026

Dampak Transformasi Bisnis, Laba Bersih LinkAja Melonjak 100% pada Semester I-2026

20 Agustus 2026
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

27 Juni 2019
Sayurbox x Blitz

Sayurbox Gunakan Motor Listrik Blitz untuk Layanan Pengiriman

10 Januari 2024
Startup Hayokerja

Startup HayoKerja Hadirkan Solusi PHL bagi Perusahaan Pencari Tenaga Kerja

25 September 2023
fraud KoinP2P - KoinWorks

Gara-Gara Kasus Fraud KoinP2P, Rusak KoinWorks Sebelanga

22 November 2025
Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

0
Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

0
Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

0
Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

0
DPK Citi Indonesia 2026

DPK Melonjak 23,29%, Citi Indonesia Buka Semester I-2026 dengan Kinerja Solid

20 Agustus 2026
pelajar Indonesia juara FedEx JA ITC 2026

Harumkan Nama Bangsa, Pelajar Indonesia Sabet Juara FedEx/JA ITC 2026 di Singapura

20 Agustus 2026
ShardLab Protocol Camp Cohort 9 Bali EKRAF

Perkuat Talenta Web3 Nasional, ShardLab dan EKRAF Gelar Final Demo Protocol Camp Cohort 9 di Bali

20 Agustus 2026
Laba bersih LinkAja 2026

Dampak Transformasi Bisnis, Laba Bersih LinkAja Melonjak 100% pada Semester I-2026

20 Agustus 2026
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Layanan Bisnis
Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved
No Result
View All Result
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development

Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.
Go to mobile version