Selasa, 18 Agustus 2026
No Result
View All Result
youngster.id
Pratesis Ads
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
No Result
View All Result
Home News

e-Dagang Bisa Meratakan Kesejahtaraan Masyarakat

4 April 2017
in News
Reading Time: 1 min read
e-Dagang Bisa Meratakan Kesejahtaraan Masyarakat

Suasana Indonesia E-commerce Summit & Expo 2016. (Foto: Ilustrasi/Youngsters.id)

0
SHARES
0
VIEWS

youngster.id - Sistem perniagaan elektronik atau e-dagang (e-commerce) merupakan aspek penting dalam upaya pengentasan kemiskinan. Melalui sistem ini diharapkan terjadi pemerataan kesejahteraan masyarakat. Hal itu sudah dibuktikan sebelumnya oleh Tiongkok.

Demikian disampaikan Mochtar Riady Pendiri Lippo Group, dalam acara Forum Manajemen Perubahan Indonesia (Indonesia Change Management Forum/ICMF) 2017.

“Kalau dulu susah dipikirkan cara-cara apa yang dapat mengatasi masalah kemiskinan, tapi oleh karena ada perkembangan teknologi, bisa membuat si penjual dan pembeli bertemu. Seperti kita ketahui untuk saat ini negara dengan transaksi e-commerce terbesar adalah Tiongkok, Mochtar yang dilansir Antara Senin (3/4/2017) di Menara Merdeka, Jakarta.

Mochtar memberikan contoh kasus mengenai masyarakat desa yang selalu membeli barang agak lebih mahal oleh karena barang dagangan harus melalui penengah. Begitu juga ketika menjual, di mana harga jual komoditas yang dihasilkan masyarakat desa menjadi lebih murah karena harus melalui penengah sampai ke kota.

“Dahulu susah memikirkan caranya (mengatasi), sekarang mudah karena dengan ekonomi digital bisa membangun ‘e-commerce’ agar penjual dan pembeli bisa saling kontak,” tutur Mochtar.

Dia juga mencontohkan mengenai keberhasilan Jack Ma dalam menginisiasi perusahaan perdagangan digital asal China, Alibaba. Mochtar menjelaskan Jack Ma berhasil membentuk Alibaba sebagai pusat perbelanjaan digital sekaligus menjadi penjamin yang kemudian menyebabkan perkembangan digital ekonomi di China menjadi cepat.

Oleh karena itu Mochtar berpendapat industri ekonomi digital di Indonesia masih mempunyai kesempatan untuk berkembang. Hal yang diperlukan saat ini adalah penyesuaian diri bagi industri terkait untuk merespons situasi baru yang sedang berkembang saat ini terkait dengan ekonomi digital.

“Itu membutuhkan persyaratan, seperti sistem telekomunikasi memadai, sistem pembayaran berjalan baik, dan harus ada penengah yang menjamin pembeli dan penjual. Dan harus ada logistik,” tegasnya.

STEVY WIDIA

Tags: e-Dagangekonomi digitalMochtar Riady
Previous Post

Pos Indonesia Bantu Daringkan 2 Juta UMKM

Next Post

Tim Unsyiah Ciptakan Pengolah Air Tenaga Surya

Related Posts

Kartu Kredit Indonesia
Digital Business

BI Meluncurkan Kartu Kredit Indonesia dan Perluas Bebas Biaya QRIS 0%

18 Agustus 2026
0
Platform Sahabat-AI
Technology

Indonesia Mulai Bangun Kedaulatan AI, Tak Sekadar Jadi Pengguna Teknologi Global

17 Agustus 2026
0
Roblox Indonesia Creator Meetup 2026
Industry

Dorong Ekonomi Digital, Roblox Gelar Indonesia Creator Meetup 2026 Kumpulkan 160+ Kreator

13 Agustus 2026
0
Load More
Next Post
Tim Unsyiah Ciptakan Pengolah Air Tenaga Surya

Tim Unsyiah Ciptakan Pengolah Air Tenaga Surya

Menkominfo Usulkan Pemanfaatan Teknologi Digital di G20

Menkominfo Usulkan Pemanfaatan Teknologi Digital di G20

Mahasiswa FEB UGM Jadi ‘Deloitte Grand Ambassador 2017’

Mahasiswa FEB UGM Jadi 'Deloitte Grand Ambassador 2017'

Discussion about this post

Recent Updates

Moladin Finance Pashouses pembiayaan properti

Hadirkan Solusi Pembiayaan Properti, Moladin Finance Gandeng Pashouses

18 Agustus 2026
Geotab Investigations

Percepat Investigasi Insiden Armada, Geotab Luncurkan Solusi Geotab Investigations

18 Agustus 2026
Airy Rooms tutup

Kisah Runtuhnya Airy Rooms: Dari Ekspansi Agresif VHO ke Gulung Tikar Diterjang Pandemi

18 Agustus 2026
Traveloka SEA Index

Traveloka SEA Index 2026: Wisatawan Asia Tenggara Cenderung Pelesir Lebih Lama

18 Agustus 2026
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

27 Juni 2019
Sayurbox x Blitz

Sayurbox Gunakan Motor Listrik Blitz untuk Layanan Pengiriman

10 Januari 2024
Startup Hayokerja

Startup HayoKerja Hadirkan Solusi PHL bagi Perusahaan Pencari Tenaga Kerja

25 September 2023
fraud KoinP2P - KoinWorks

Gara-Gara Kasus Fraud KoinP2P, Rusak KoinWorks Sebelanga

22 November 2025
Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

0
Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

0
Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

0
Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

0
Moladin Finance Pashouses pembiayaan properti

Hadirkan Solusi Pembiayaan Properti, Moladin Finance Gandeng Pashouses

18 Agustus 2026
Geotab Investigations

Percepat Investigasi Insiden Armada, Geotab Luncurkan Solusi Geotab Investigations

18 Agustus 2026
Airy Rooms tutup

Kisah Runtuhnya Airy Rooms: Dari Ekspansi Agresif VHO ke Gulung Tikar Diterjang Pandemi

18 Agustus 2026
Traveloka SEA Index

Traveloka SEA Index 2026: Wisatawan Asia Tenggara Cenderung Pelesir Lebih Lama

18 Agustus 2026
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Layanan Bisnis
Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved
No Result
View All Result
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development

Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.
Go to mobile version