Minggu, 5 Juli 2026
No Result
View All Result
youngster.id
Pratesis Ads
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
No Result
View All Result
Home Headline

Ekosistem Ekonomi Kreatif Perlu Dibangun

13 Juni 2016
in Headline, News
Reading Time: 2 mins read
Bekraf Luncurkan ”Bekup” Untuk Calon Startup

Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) luncurkan "Bekraf for Pre-Startup" (Bekup). (Foto : Bekraf/Youngsters.id)

0
SHARES
0
VIEWS

youngster.id - Pemerintah Indonesia melalui Kepala Badan Ekonomi Kreatif Triawan Munaf menargetkan untuk membuat ekosistem di setiap industri kreatif di Indonesia.

Ekonomi kreatif saat ini menjadi poin penting yang harus dikembangkan. Di Korea Selatan, kata Triawan, pemerintahnya sudah melakukan pengembangan sejak 15 tahun lalu. Begitu pula di Tiongkok yang dikerjakan hingga 10 tahun. “Hasilnya bisa dilihat sekarang, mereka jauh berkembang. Kuncinya cuma satu, dalam jangka pendek ini kita harus memfokuskan pada ekosistem,” papar Triawan baru-baru ini di Jakarta.

Dengan adanya ekosistem tersebut, para pengusaha muda di setiap industri akan saling bahu-membahu dalam membuat jaringan bisnis. “Saya mencontohkan sebuah aplikasi di ponsel pintar yang membantu para ibu rumah tangga untuk menjual produknya. Dalam kurun waktu kurang dari tiga bulan para ibu tersebut sudah bisa menjual produknya dengan laris,” katanya.

Tak hanya itu, Badan Ekonomi Kreatif juga memberikan pelatihan kepada para pengusaha pemula dalam hal membuat proposal dan mengemas produk. Perlu diketahui, kata Triawan, pengusaha muda kelas pemula yang sukses di Indonesia tak sampai dari 10 persen. Kondisi ini diakibatkan kurangnya jaringan dan cara pengemasan produk.

“Kami juga membantu menjembatani para pengusaha pemula tersebut untuk berkenalan dengan investor. Sistem kerjasamanya pun bermacam-macam, mulai dari JV hingga partnership. Dengan begitu mereka akan cepat berkembang,” lanjut Triaan.

Bambang Muliana selaku CEO PT Razedo Grup Sukses (RGS), yang juga dikenal dengan LiveWell Global mengatakan, saat ini merupakan era ekonomi kreatif, di mana para entrepreneur pemula harus bisa mengemas bisnis mereka dengan baik agar dilirik di tengah masyarakat.

Tentu tidak mudah, untuk itu perlu dibuat kelompok-kelompok entrepreneur di setiap industri. “Fungsinya untuk menguatkan jaringan mereka,” tuturnya.

Bambang menambahkan, itulah yang dilakukan oleh LiveWell Global selama ini. “Walaupun tergolong perusahaan baru, namun kami konsisten untuk memberikan pelatihan kepada distributor mengenai cara menjual produk dan membuat jaringan bisnis yang baik dan benar,” tuturnya.

Menurut Bambang, saat ini beberapa industri ada yang mengurangi jumlah karyawannya untuk alasan efisiensi. “Seharusnya jangan putus asa, mereka bisa bangkit menjadi pengusaha pemula asal mempunyai jaringan yang memadai. Di LiveWell Global, kami memberikan kesempatan kepada siapa pun untuk menjadi bagian dari kami, turut mengambil peran dalam membangun dan meningkatkan taraf kehidupan orang-orang di Indonesia,” ujarnya.

Semangat ini menurut Bambang, sebagai wujud dukungan perusahaannya terhadap program pemerintah yakni memberikan dampak positif bagi masyarakat.

“Intinya, dalam era ekonomi kreatif ini kami tak hanya ingin menjadi penonton, tapi kami ingin menjadi pelaku,” tutupnya.

STEVY WIDIA

Tags: Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf)ekonomi kreatifekosistem ekonomi kreatif
Previous Post

Bioplastik Dari Gadung-gembili

Next Post

Veronica Stevany : Piawai Dalam Berbagai Gaya Desain Grafis

Related Posts

ekonomi kreatif nasional
Industry

Ekonomi Kreatif Lampaui Pertumbuhan Nasional, Sektor Digital Jadi Penggerak Utama

29 Juni 2026
0
UMKM Lokal
Industry

Semasa, Indofood, dan Rekosistem Kolaborasi Dukung UMKM Lokal dan Gaya Hidup Berkelanjutan

28 Juni 2026
0
Potensi Industri Game Coda EKRAF
Industry

Melejit ke US$1,5 Miliar, Coda dan EKRAF Bersinergi Dorong Potensi Industri Game Indonesia

26 Juni 2026
0
Load More
Next Post
Veronica Stevany : Piawai Dalam Berbagai Gaya Desain Grafis

Veronica Stevany : Piawai Dalam Berbagai Gaya Desain Grafis

Universitas Lampung Kini Terkoneksi Jaringan Riset Nasional

Universitas Lampung Kini Terkoneksi Jaringan Riset Nasional

Pelaku Usaha di Merauke Perlu Perluas Pasar

Pelaku Usaha di Merauke Perlu Perluas Pasar

Discussion about this post

Recent Updates

Program She Can

Program She Can, Gelar Literasi Keuangan bagi 1.200 Pasang Calon Pengantin di Pontianak

4 Juli 2026
Privy Digital Identity

Atasi Penipuan Tiket Konser, Privy Segera Integrasikan Digital ID ke Ekosistem Ticketing

4 Juli 2026
Platform SCF ICX

Catat Kinerja Impresif, Platform SCF ICX Fasilitasi Buyback Saham Investor Hingga Rp71 Miliar

4 Juli 2026
pendanaan startup Asia Tenggara

Cetak Rekor Baru, Pendanaan Startup Asia Tenggara Juni 2026 Meroket Tembus US$3,84 Miliar

4 Juli 2026
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

27 Juni 2019
Sayurbox x Blitz

Sayurbox Gunakan Motor Listrik Blitz untuk Layanan Pengiriman

10 Januari 2024
Startup Hayokerja

Startup HayoKerja Hadirkan Solusi PHL bagi Perusahaan Pencari Tenaga Kerja

25 September 2023
fraud KoinP2P - KoinWorks

Gara-Gara Kasus Fraud KoinP2P, Rusak KoinWorks Sebelanga

22 November 2025
Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

0
Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

0
Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

0
Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

0
Program She Can

Program She Can, Gelar Literasi Keuangan bagi 1.200 Pasang Calon Pengantin di Pontianak

4 Juli 2026
Privy Digital Identity

Atasi Penipuan Tiket Konser, Privy Segera Integrasikan Digital ID ke Ekosistem Ticketing

4 Juli 2026
Platform SCF ICX

Catat Kinerja Impresif, Platform SCF ICX Fasilitasi Buyback Saham Investor Hingga Rp71 Miliar

4 Juli 2026
pendanaan startup Asia Tenggara

Cetak Rekor Baru, Pendanaan Startup Asia Tenggara Juni 2026 Meroket Tembus US$3,84 Miliar

4 Juli 2026
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Layanan Bisnis
Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved
No Result
View All Result
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development

Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.
Go to mobile version