youngster.id - Prominence (PT Kencana Satu Nuswapada) selaku digital hub teknologi nasional memperkenalkan Pemuda.ai melalui tahapan soft launching. Inisiatif ini dihadirkan untuk mendorong percepatan adopsi, efisiensi, dan penguatan ekosistem kecerdasan artifisial (AI) yang mandiri di Indonesia.
Momen peluncuran awal ini ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) strategis bersama Onno Center—pusat pengembangan literasi teknologi yang dipimpin pakar IT Onno W. Purbo—serta mengantongi dukungan dari tokoh telekomunikasi nasional Rudolf Nainggolan.
Di bawah ekosistem Prominence, Pemuda.ai memperkenalkan inovasi model layanan Token-as-a-Service (TaaS). Solusi ini dirancang untuk memberikan fleksibilitas bagi para pengembang (developer), korporasi (enterprise), hingga sektor publik dalam mengatur kuota token AI, mengoptimalkan efisiensi biaya, serta mempermudah transaksi administrasi secara transparan.
Director & Founder Prominence, Edi Sugianto, menyatakan bahwa langkah ini merupakan komitmen perusahaan dalam mempertemukan kapabilitas korporat dengan gerakan kemandirian teknologi nasional.
“Melalui soft launching Pemuda.ai dan layanan Token-as-a-Service, kami hadir untuk menjawab kebutuhan developer serta enterprise dalam pengelolaan ekosistem AI secara efisien di Indonesia. Sinergi melalui penandatanganan MoU bersama Onno Center akan menjadi motor penggerak dalam merancang use case dan inovasi AI aplikatif ke depannya,” ujar Edi, dikutip Rabu (19/8/2026).
Dorong Kemandirian dan ‘Sovereign AI’ Indonesia
Kehadiran Pemuda.ai juga selaras dengan agenda pemerintah yang tengah gencar membangun ekosistem AI aman, etis, inklusif, dan bertanggung jawab. Penguatan kapabilitas lokal, infrastruktur komputasi, tata kelola data, serta penguatan talenta digital menjadi pilar penting menuju kemandirian AI (sovereign AI) nasional.
Founder Onno Center, Onno W. Purbo, menyambut positif kolaborasi ini karena dinilai sejalan dengan misi keterbukaan dan kemandirian teknologi.
“Inisiatif ini sejalan dengan misi kami di Onno Center untuk terus mendorong kemandirian teknologi terbuka. Pemuda.ai memberikan akses dan tata kelola token yang sangat dibutuhkan oleh komunitas dan industri di Indonesia,” tutur Onno.
Dukungan serupa diutarakan tokoh telekomunikasi nasional, Rudolf Nainggolan. Ia menilai sektor telekomunikasi dan enterprise di tanah air harus bergerak cepat menyongsong era kecerdasan buatan. Platform seperti Pemuda.ai yang didukung ekosistem Prominence dinilai dapat menjadi fondasi kuat bagi penguatan digital nasional, guna memperluas pemanfaatan AI yang inklusif dan relevan bagi kebutuhan industri Indonesia. (*AMBS)
















Discussion about this post