youngster.id - Platform Pedagang Aset Keuangan Digital (PAKD) yang telah berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Bittime, resmi menggandeng PT Bank Nationalnobu Tbk (Nobu Bank). Kolaborasi strategis ini bertujuan untuk menjembatani sistem keuangan konvensional (Traditional Finance) dengan ekosistem aset keuangan digital di tanah air.
Melalui kemitraan ini, Bittime resmi mengintegrasikan akses Virtual Account (VA) Nobu Bank ke dalam platformnya. Langkah ini dihadirkan sebagai inovasi untuk memberikan kemudahan bagi investor Indonesia dalam melakukan onboarding dari mata uang Rupiah ke aset digital secara praktis, efisien, dan dapat diakses kapan saja selama 24/7.
Integrasi ini menjadi sangat relevan di tengah volatilitas pasar dan tekanan ekonomi makro saat ini, di mana investor cenderung mencari aset alternatif yang stabil sebagai instrumen lindung nilai (hedging) serta diversifikasi portofolio.
Melalui integrasi VA Nobu Bank, Bittime menawarkan pengalaman transaksi yang kilat lewat konsep “Only 10 minutes from Nobu Bank to Bittime”. Pengguna dapat menyelesaikan proses registrasi, verifikasi KYC (Know Your Customer), hingga melakukan transaksi aset digital pertama mereka hanya dalam waktu 10 menit.
Business Director Bittime, Junji Misael, menjelaskan bahwa kolaborasi ini mempermudah investor domestik untuk masuk ke aset digital dan tokenized global assets dalam satu ekosistem yang efisien.
“Sebagai platform yang menyediakan aset-aset global berbasis tokenisasi seperti USD, emas, dan saham AS secara fraksional, kami berkomitmen menyediakan akses seamless 24/7. Investor juga dapat memanfaatkan fitur IDR swap ke aset USDT tanpa biaya tambahan atau Zero Fee,” ungkap Junji, dikutip Sabtu (23/5/2026).
Senada dengan hal tersebut, Chandra Lesmana selaku Head of Universe Merchant Business and Interlink Development Nobu Bank, menyatakan bahwa masa depan sektor keuangan akan semakin terhubung antara perbankan tradisional (TradFi) dan keuangan digital.
“Kolaborasi Bittime dan Nobu Bank menjadi langkah awal untuk membangun ekosistem finansial yang lebih inklusif, seamless, dan accessible. Kami berharap kerja sama ini dapat mendorong pertumbuhan dan keberlanjutan industri ekonomi kreatif di Indonesia,” tutur Chandra.
Melalui pemanfaatan teknologi tokenisasi, pengguna kini dapat mengakses berbagai aset global konvensional dengan lebih fleksibel serta berkesempatan mendapatkan imbal hasil hingga 10% APY (Annual Percentage Yield) pada token-token tertentu yang terdaftar di Bittime.
Guna merayakan peluncuran kerja sama strategis ini, kedua perusahaan menggelar kampanye promosi khusus bagi pengguna baru. Investor berkesempatan mendapatkan cashback sebesar 20% dengan nilai maksimal mencapai Rp100.000 dalam bentuk token $USDT. Promo ini berlaku bagi pengguna yang melakukan deposit pertama mereka menggunakan layanan Virtual Account Nobu Bank.
Kendati akses investasi kini semakin dipermudah, Bittime tetap mengimbau masyarakat agar senantiasa mengutamakan edukasi risiko dan analisis fundamental makro ekonomi, alih-alih sekadar mengikuti tren. Mengingat aset kripto memiliki volatilitas tinggi, pemahaman manajemen risiko yang baik tetap menjadi pondasi utama dalam membangun portofolio investasi digital yang sehat. (*AMBS)
