Senin, 6 April 2026
No Result
View All Result
youngster.id
Pratesis Ads
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
No Result
View All Result
Home Headline

Gelombang PHK Menimpa Startup di Seluruh Dunia

28 Juni 2020
in Headline, News
Reading Time: 1 min read
Airy Perluas Pasar Lewat Platform Baru

Airy menutup layanan di Indonesia. (Foto: istimewa/youngster.id)

0
SHARES
0
VIEWS

youngster.id - Pandemi Covid-19 telah mengguncang dunia, termasuk para pelaku startup. Ada puluhan ribu karyawan dari 500 startup dunia mesti rela jadi pengangguran akibat Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) karena perusahaan tak kebal wabah corona.

Dari semua itu, ada sekitar 43 startup di Asia Tenggara yang melakukan PHK, beberapa di antaranya beroperasi di Indonesia.

Pertama adalah Airy merupakan startup akomodasi daring yang terafiliasi dengan Traveloka. Perusahaan itu menutup seluruh operasional bisnis di Tanah Air pada akhir Mei. Akibatnya, startup ini harus melakukan PHK terhadap seluruh jumlah karyawan, yang jumlahnya tak disebutkan.

Selanjutnya langkah serupa harus dilakuan Grab. Pada pertengahan Juni, Bos Grab Anthony Tan mengumumkan PHK terhadap 5% karyawan; membuat 360 orang kehilangan pekerjaannya.

Lewat PHK itu, Grab mengonsolidasikan tim di luar bisnis intinya. Karena itu, perusahaan berniat kembali fokus menggarap lini bisnis utama, yakni: transportasi, keuangan, dan jasa pengiriman.

Baca juga :   Sheel LiveWIRE Lahirkan Startup Di Bidang Energi

Langkah ini diikuti oleh Akulaku, startup yang bergerak di bidang finansial teknologi. Perusahaan yang berdiri pada 2016 itu memberhentikan 100 karyawan, setara dengan 10% total tenaga kerjanya.

Yang terbaru adalah Gojek yang melakukan PHK terhadap 430 pegawai atau sekitar 9% dari total karyawan. Sebagian besar pegawai yang dipecat merupakan staf GoLife dan GoFood Festival. Kedua layanan ini juga ditutup oleh Gojek.
Kondisi serupa harus dilakukan oleh startup e-commerce Stoqo. Mereka melakukan PHK terhadap seluruh karyawannya. Diketahui, total tenaga kerja Stoqo mencapai 250 orang.

PHK juga harus dilakukan Sweet Escape. Startup yang berdiri pada 2017 ini merumahkan 33% dari total pegawainya. Meski begitu, tak ada rincian jumlah karyawan terdampak PHK startup itu.

Baca juga :   EmasDigi Tawarkan Investasi Emas Dengan Cara Inovatif

Terakhir, adalah Traveloka. Turunnya permintaan terhadap tiket pesawat, kereta, bus, dan akomodasi akibat pandemi ini membuat Traveloka harus merumahkan 10% dari seluruh karyawannya, setara dengan 100 orang pekerja.

STEVY WIDIA

Tags: Pemutusan Hubungan Kerja (PHK)startup
Previous Post

Tips Bagi Freelance Untuk Bertahan Hadapi Pandemi & Normal Baru

Next Post

Resso, Berbagi Empat Fitur Menarik

Related Posts

Pitchbook - venture capital
Startup & Entrepreneurship

Laporan Pitchbook Q1 2026: Investasi VC Asia Stabil, Sektor AI Geser Dominasi Fintech

6 April 2026
0
Startup Stablecoin BVNK
Digital Business

Mastercard Akuisisi Startup Stablecoin BVNK Senilai US$1,8 Miliar

24 Maret 2026
0
Startup Capunglam
Startup & Entrepreneurship

Startup Capunglam Hadirkan Model Usaha Pangan Skala Rumah Tangga

9 Maret 2026
0
Load More
Next Post
resso launching

Resso, Berbagi Empat Fitur Menarik

Detektor (ATSD) Untuk Minimalkan Para Pelanggar Lalu Lintas

Detektor (ATSD) Untuk Minimalkan Para Pelanggar Lalu Lintas

Human Care, Lawan COVID-19 Dengan Teknologi dan Kekuatan Data Lokasi

Human Care, Lawan COVID-19 Dengan Teknologi dan Kekuatan Data Lokasi

Discussion about this post

Recent Updates

masa depan industri P2P Lending

Akhir Era “Bakar Uang”: Menakar Kedewasaan Baru Industri P2P Lending Indonesia

6 April 2026
Pitchbook - venture capital

Laporan Pitchbook Q1 2026: Investasi VC Asia Stabil, Sektor AI Geser Dominasi Fintech

6 April 2026
Agoda x WWF x Livingseas

Agoda dan WWF Kucurkan Dana Konservasi untuk Livingseas Asia di Bali

6 April 2026
ShopeePay

ShopeePay Soroti Perubahan Pola Konsumsi Masyarakat Pasca Ramadan 2026

6 April 2026
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

27 Juni 2019
Sayurbox x Blitz

Sayurbox Gunakan Motor Listrik Blitz untuk Layanan Pengiriman

10 Januari 2024
Startup Hayokerja

Startup HayoKerja Hadirkan Solusi PHL bagi Perusahaan Pencari Tenaga Kerja

25 September 2023
fraud KoinP2P - KoinWorks

Gara-Gara Kasus Fraud KoinP2P, Rusak KoinWorks Sebelanga

22 November 2025
Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

0
Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

0
Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

0
Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

0
masa depan industri P2P Lending

Akhir Era “Bakar Uang”: Menakar Kedewasaan Baru Industri P2P Lending Indonesia

6 April 2026
Pitchbook - venture capital

Laporan Pitchbook Q1 2026: Investasi VC Asia Stabil, Sektor AI Geser Dominasi Fintech

6 April 2026
Agoda x WWF x Livingseas

Agoda dan WWF Kucurkan Dana Konservasi untuk Livingseas Asia di Bali

6 April 2026
ShopeePay

ShopeePay Soroti Perubahan Pola Konsumsi Masyarakat Pasca Ramadan 2026

6 April 2026
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Layanan Bisnis
Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved
No Result
View All Result
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development

Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.
Go to mobile version