Rabu, 11 Februari 2026
No Result
View All Result
youngster.id
Pratesis Ads
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
No Result
View All Result
Home News

Google Hapus Aplikasi Antivirus Kaspersky dari Play Store

9 Oktober 2024
in News
Reading Time: 2 mins read
Kaspersky Lab Jawara di Wuzhen Summit Awards 2016

Kaspersky Lab, berhasil memenangkan World Leading Internet Scientific and Technological Achievement Award. (Foto: Istimewa/Youngsters.id)

0
SHARES
0
VIEWS

youngster.id - Google menghapus aplikasi Antivirus Kaspersky dari play store. Akun developer aplikasi ini juga telah dinonakifkan. Langkah ini merupakan tindak lanjut dari larangan yang dikeluarkan oleh pemerintah Amerika Serikat (AS).

Juru Bicara Google menyebut bahwa biro industri dan keamanan Departemen Perdagangan AS baru-baru ini mengumumkan berbagai pembatasan terhadap Kaspersky.

“Sebagai hasilnya, kami telah menghapus aplikasi Kaspersky dari Google Play,” kata juru bicara Google, dikutip dari BleepingComputer Rabu (9/10/2024).

Penghapusan ini merupakan masalah terbaru yang menimpa perusahaan keamanan siber tersebut. Sebelumnya ada berbagai masalah yang meningkat dalam beberapa bulan terakhir karena menghadapi sanksi AS menyusul kekhawatiran atas keamanan nasional. Pihak AS telah lama berpendapat bahwa perangkat lunak Kaspersky berisiko dimanipulasi oleh pemerintah Rusia yang membuat mereka dapat mengendalikan komputer.

Baca juga :   Dorong Pertumbuhan Ekonomi Halal, BCA Fasilitasi 1000 Sertifikasi Halal

Bahkan pemerintah AS telah melarang penuh atas penjualan produk Kaspersky pada awal 2024. Perusahaan Rusia tersebut dimasukkan ke dalam Daftar Entitas AS, yang mencakup “individu, perusahaan, dan organisasi asing yang dianggap sebagai masalah keamanan nasional.” Akibatnya larangan penjualan produk Kaspersky dimulai sejak 20 Juli 2024.

Dalam forum resmi Kaspersky menyebut akan menyelidiki alasan perangkat lunaknya tidak lagi tersedia di toko aplikasi Google. Perusahaan juga akan berusaha agar pengguna kembali dapat mengunduh aplikasi keamanan siber tersebut.

“Kaspersky menjajaki solusi potensial untuk memastikan bahwa pengguna produknya dapat terus mengunduh dan memperbarui aplikasi mereka dari Google Play,” tulis Kaspersky.

Perusahaan mengatakan pengguna masih dapat mengunduh aplikasinya dari toko aplikasi alternatif, seperti Galaxy Store, Huawei AppGallery, dan Xiaomi GetApps, atau menginstal aplikasi dengan mengunduh file instalasi .apk dari situs web Kaspersky.

Baca juga :   Upaya Fortinet Mewujudkan Masa Depan Digital yang Berkelanjutan

Dilansir dari Techradar, juru bicara Kaspersky mengatakan perusahaan telah mendapat pemberitahuan dari Google mengenai penghapusan aplikasi dari platform. Keputusan Google mengacu pada tindakan pemerintah AS terkini, yang membatasi distribusi dan penjualan produk Kaspersky di Amerika Serikat setelah 29 September. Meskipun pembatasan ini tidak memiliki dampak hukum material di luar AS, Google secara sepihak memutuskan untuk menghapus produk perusahaan dari Google Play sebelum 29 September, sehingga pengguna di seluruh dunia tidak dapat mengakses solusi Kaspersky.

“Kami yakin keputusan Google didasarkan pada penafsiran berlebihan atas pembatasan AS, yang tidak didukung oleh konfirmasi dari Departemen Perdagangan AS. Langkah-langkah pembatasan ini tidak melarang penjualan atau distribusi produk dan layanan Kaspersky di luar negeri. Kaspersky juga telah menyampaikan pemahaman ini kepada Departemen Perdagangan AS, dan kami berharap dapat segera menerima arahan tambahan dari Departemen tersebut,” tulisnya.

Baca juga :   Telkomsel Dukung Ekosistem Digital di Kampus

 

STEVY WIDIA

Tags: GoogleGoogle Playkasperskykeamanan siber
Previous Post

Boom Esports dan RRQ Wakili Indonesia di VCT Pacific 2025

Next Post

Indonesia Jadi Pengguna TikTok Terbanyak di Dunia

Related Posts

Google Ventures (GV)
STARTUP

Investasi Startup dan Akuisisi Jumbo, Google Dominasi Ekosistem Venture Global

5 Februari 2026
0
WhizHack Technologies
BIZTECH

WhizHack Technologies Resmi Masuk Pasar Indonesia, Fokus Perkuat Keamanan Siber

3 Februari 2026
0
Penipuan Secara Mandiri
ANALYZE

83% Pembelanja Online Indonesia Deteksi Penipuan Secara Mandiri

15 Januari 2026
0
Load More
Next Post
TikTok

Indonesia Jadi Pengguna TikTok Terbanyak di Dunia

Serial Gadis Kretek Raih Penghargaan di ACA & Global OTT Awards di Busan

Serial Gadis Kretek Raih Penghargaan di ACA & Global OTT Awards di Busan

belanja online Indonesia Timur

Ada Kenaikan Tren Belanja Online di Indonesia Timur

Discussion about this post

Recent Updates

Tumbuh Positif di Awal Tahun 2026, CICIL Salurkan Dana Lebih Dari Rp3,36 Triliun

Tumbuh Positif di Awal Tahun 2026, CICIL Salurkan Dana Lebih Dari Rp3,36 Triliun

11 Februari 2026
Masa Pensiun

Survei Sun Life: 71% Warga Indonesia Terpaksa Bekerja di Masa Pensiun demi Kebutuhan Hidup

11 Februari 2026
Easycash MOJANG

Atasi Kesenjangan Literasi Keuangan Gen Z, Easycash dan AFTECH Luncurkan Modul MOJANG

10 Februari 2026
Apex Group

Perluas Ekspansi di Asia Tenggara, Apex Group Buka Kantor di Jakarta

10 Februari 2026
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

27 Juni 2019
Startup Hayokerja

Startup HayoKerja Hadirkan Solusi PHL bagi Perusahaan Pencari Tenaga Kerja

25 September 2023
pendanaan Fintech

Inilah 5 Fintech dengan Pendanaan Terbesar di Indonesia Tahun 2025

15 Mei 2025
Sayurbox x Blitz

Sayurbox Gunakan Motor Listrik Blitz untuk Layanan Pengiriman

10 Januari 2024
Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

0
Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

0
Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

0
Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

0
Tumbuh Positif di Awal Tahun 2026, CICIL Salurkan Dana Lebih Dari Rp3,36 Triliun

Tumbuh Positif di Awal Tahun 2026, CICIL Salurkan Dana Lebih Dari Rp3,36 Triliun

11 Februari 2026
Masa Pensiun

Survei Sun Life: 71% Warga Indonesia Terpaksa Bekerja di Masa Pensiun demi Kebutuhan Hidup

11 Februari 2026
Easycash MOJANG

Atasi Kesenjangan Literasi Keuangan Gen Z, Easycash dan AFTECH Luncurkan Modul MOJANG

10 Februari 2026
Apex Group

Perluas Ekspansi di Asia Tenggara, Apex Group Buka Kantor di Jakarta

10 Februari 2026
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Layanan Bisnis
Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved
No Result
View All Result
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development

Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.
Go to mobile version