Rabu, 13 Mei 2026
No Result
View All Result
youngster.id
Pratesis Ads
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
No Result
View All Result
Home News

Indonesia Jadi Pengguna TikTok Terbanyak di Dunia

9 Oktober 2024
in News
Reading Time: 2 mins read
TikTok

TikTok gelar kampanye #SerunyaMembaca. (Foto: stevywidia/youngster.id)

0
SHARES
0
VIEWS

youngster.id - Indonesia menempati peringkat pertama sebagai pengguna TikTok terbanyak di dunia. Berdasarkan data yang diungkap oleh Statista pada Agustus 2024, Indonesia memiliki 157,6 juta pengguna TikTok. Amerika Serikat menempati peringkat kedua dengan 120,5 juta pengguna, dan di peringkat ketiga ada Brasil dengan 105,3 juta pengguna TikTok.

TikTok dimiliki oleh ByteDance yang berbasis di Beijing, bersama dengan aplikasi video pendek Douyin (versi TikTok untuk pasar China), platform video Xigua, dan aplikasi berita populer Toutiao.

“Pada Juli 2024, Indonesia merupakan negara dengan jumlah pengguna TikTok terbesar di dunia, dengan hampir 157,6 juta pengguna yang menggunakan platform video sosial yang populer ini,” kata Statista dalam laman resminya, dikutip Rabu (9/10/2024).

Selanjutnya, di peringkat keempat pengguna TikTok ada Meksiko dengan total 77,3 juta pengguna, Vietnam di peringkat kelima dengan 65,64 juta pengguna. Kemudian, di peringkat keenam ada Pakistan dengan jumlah 62,05 juta pengguna, diikuti Filipina dengan 56,14 juta pengguna TikTok.

Di peringkat kedelapan ada Rusia dengan total pengguna TikTok mencapai 56,01 juta, disusul Thailand dengan 50,81 juta pengguna, dan di peringkat 10 ada Bangladesh dengan 41,14 juta pengguna.

TikTok memiliki sejumlah metode monetisasi seperti acara belanja langsung yang dipandu oleh influencer terkenal. Selain itu, aliran pendapatan utama TikTok berasal dari iklan online. Pada tahun 2022, TikTok diperkirakan telah menghasilkan sekitar US$4 miliar di seluruh dunia melalui iklan online.

Sementara itu menurut Statista kepopuleran video pendek membuat sejumlah platform media sosial populer telah menambahkan fitur video pendek. Seperti, Instagram dengan Reels, yang diluncurkan pada Agustus 2020. Fitur ini menyajikan tingkat penayangan yang lebih tinggi daripada video biasa di platform antara Juni 2021 dan Juni 2022, serta tingkat suka yang lebih tinggi daripada jenis konten lain di Instagram.

Demikian juga dengan YouTube yang merilis YouTube Shorts, pada Juni 2021. Hanya dalam kurun waktu dua tahun, YouTube Shorts tercatat memiliki dua miliar pengguna aktif bulanan pada tahun 2023.

 

STEVY WIDIA

Tags: instagramTikTokvideo pendekYoutube
Previous Post

Google Hapus Aplikasi Antivirus Kaspersky dari Play Store

Next Post

Serial Gadis Kretek Raih Penghargaan di ACA & Global OTT Awards di Busan

Related Posts

ByteDance
Digital Business

Laba ByteDance Anjlok 70% Akibat Investasi Besar-Besaran di Sektor Kecerdasan Buatan

22 April 2026
0
Komunitas TikTok
Digital Business

Penemuan dan Komunitas TikTok Mempengaruhi Tren Perdagangan E-commerce

5 Maret 2026
0
blokir shorts
Technology

YouTube Punya Fitur Blokir Shorts, Cegah Anak Doom Scrolling

22 Januari 2026
0
Load More
Next Post
Serial Gadis Kretek Raih Penghargaan di ACA & Global OTT Awards di Busan

Serial Gadis Kretek Raih Penghargaan di ACA & Global OTT Awards di Busan

belanja online Indonesia Timur

Ada Kenaikan Tren Belanja Online di Indonesia Timur

Penggunaan Paylater

Penggunaan Paylater di Kota Tier 2 dan 3 Sumbang Hingga 53,1% dari Total Transaksi

Discussion about this post

Recent Updates

Avnet & HKSTP DfMA Launchpad

Avnet & HKSTP Ajak Startup AI Gabung di DfMA Launchpad

12 Mei 2026
L'Oreal Big Bang 2026

L’Oréal Cari Startup Teknologi untuk Masa Depan Kecantikan di Big Bang 2026

12 Mei 2026
Lion Parcel AstraPay QRIS

Lion Parcel dan AstraPay Percepat Digitalisasi Agen Melalui Pembayaran QRIS

12 Mei 2026
IPB startup inovatif

IPB Cari Startup Inovatif Berbasis Riset, Pendanaan Pengembangan Tembus Rp900 Juta

12 Mei 2026
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

27 Juni 2019
Sayurbox x Blitz

Sayurbox Gunakan Motor Listrik Blitz untuk Layanan Pengiriman

10 Januari 2024
Startup Hayokerja

Startup HayoKerja Hadirkan Solusi PHL bagi Perusahaan Pencari Tenaga Kerja

25 September 2023
fraud KoinP2P - KoinWorks

Gara-Gara Kasus Fraud KoinP2P, Rusak KoinWorks Sebelanga

22 November 2025
Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

0
Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

0
Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

0
Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

0
Avnet & HKSTP DfMA Launchpad

Avnet & HKSTP Ajak Startup AI Gabung di DfMA Launchpad

12 Mei 2026
L'Oreal Big Bang 2026

L’Oréal Cari Startup Teknologi untuk Masa Depan Kecantikan di Big Bang 2026

12 Mei 2026
Lion Parcel AstraPay QRIS

Lion Parcel dan AstraPay Percepat Digitalisasi Agen Melalui Pembayaran QRIS

12 Mei 2026
IPB startup inovatif

IPB Cari Startup Inovatif Berbasis Riset, Pendanaan Pengembangan Tembus Rp900 Juta

12 Mei 2026
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Layanan Bisnis
Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved
No Result
View All Result
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development

Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.
Go to mobile version