Sabtu, 14 Februari 2026
No Result
View All Result
youngster.id
Pratesis Ads
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
No Result
View All Result
Home Headline

Grab Berutang Hingga Rp 28 Triliun, Terbesar di Asia

2 Februari 2021
in Headline, News
Reading Time: 1 min read
Grab For Good: Program Kontribusi Sosial Grab di Asia Tenggara

Peluncuran Grab for Good di Jakarta. (Foto: istimewa)

0
SHARES
0
VIEWS

youngster.id - Perusahaan penyedia layanan on-demand, Grab mengumpulkan pinjaman berjangka US$ 2 miliar atau sekitar Rp 28 triliun. Utang yang diraih oleh pesaing Gojek ini disebut-sebut sebagai yang terbesar di sektor teknologi Asia.

JPMorgan menjadi bookrunner utama atas fasilitas pinjaman tersebut. Sedangkan Barclays, Deutsche Bank, HSBC, Mizuho, ​​MUFG dan Standard Chartered menjadi bookrunner bersama. Bookrunner adalah pihak yang mengajak bank-bank lain untuk berpartisipasi dalam pembiayaan sindikasi. Bookrunner berperan sebagai arranger atau yang mengatur pembentukan sindikasi.

Grab mengatakan suku bunga pinjaman tersebut 450 basis poin di atas London Interbank Offer Rate (LIBOR). Data per pekan lalu (29/1), LIBOR rate 12 bulan sebesar 0,31%. Ini artinya, bunga pinjaman decacorn itu 4,81% per tahun.

“Pinjaman tenor lima tahun itu ditingkatkan dari (awalnya) US$ 70 juta, setelah mendapatkan komitmen dari investor institusi internasional,” demikian peryataan resmi Grab yang dilansir Reuters, Senin (1/2/2021).

Baca juga :   Shopee Hadirkan Peluang dan Ekosistem E-commerce Untuk Semua Orang

Utang ini akan digunakan untuk tujuan umum perusahaan. Namun, tidak dijelaskan secara rinci. Sedangkan valuasi Grab disebut-sebut lebih dari US$ 16 miliar.

Pada bulan lalu, decacorn Singapura ini menyampaikan bahwa pendapatan bersih naik 70% secara tahunan (year on year/yoy) pada tahun lalu atau pulih dibandingkan tingkat sebelum ada pandemi corona. Bisnis pesan-antar makanan Grab menyumbang lebih dari 50% pendapatan. Perusahaan memperkirakan, bisnis GrabFood mencapai titik impas pada akhir tahun ini.

Sebelumnya, Grab dikabarkan bakal melakukan penawaran saham perdana alias IPO pada tahun ini. Pesaing Gojek itu pun menunjuk bank investasi asal Amerika Serikat (AS) Morgan Stanley dan JPMorgan Chase and Co untuk membantu dalam proses IPO. Grab disebut-sebut menargetkan US$ 2 miliar atau Rp 28 triliun lewat IPO tersebut.

Baca juga :   Millealab dan Kominfo Latih Guru Kuasai Teknologi Virtual Reality

 

STEVY WIDIA

Tags: BarclaysBookrunnerDeutsche BankGrabHSBCJPMorganMizuhoMUFGStandard Charteredutang
Previous Post

Cegah Pencurian Data Pribadi Pelanggan, Qoala Insurtech Perkuat Sistem Keamanan IT

Next Post

Qlue Dukung Pertamina Retail Terapkan Protokol Kesehatan Berbasis AI dan IoT

Related Posts

Grab
STARTUP

Cetak Sejarah, Grab Raih Laba Bersih Perdana US$268 Juta Sepanjang 2025

12 Februari 2026
0
Grab AI DevX Connect 2026
AI & CYBER

Grab AI DevX Connect 2026, Dorong Talenta Lokal Kelola AI Skala Besar

29 Januari 2026
0
startup hijau
STARTUP

GVV Batch 8 Implementasikan Solusi Startup Hijau ke Ekosistem

19 Januari 2026
0
Load More
Next Post
Qlue Dukung Pertamina Retail Terapkan Protokol Kesehatan Berbasis AI dan IoT

Qlue Dukung Pertamina Retail Terapkan Protokol Kesehatan Berbasis AI dan IoT

cloud computing

Bisnis Berskala Kecil Diprediksi Akan Berlomba-lomba Menuju Cloud

KSP Sahabat Mitra Sejati

KSP Sahabat Mitra Sejati Siap Dukung Pulihkan Kinerja UMKM

Discussion about this post

Recent Updates

Bank Saqu

Perkuat Basis Nasabah, Bank Saqu Bangun Engagement Lewat Komunitas Lari dan Sepeda

14 Februari 2026
Fast Charging Station Dharma Polimetal

Dukung Transisi Energi, Dharma Polimetal Kembangkan Fast Charging Station Lokal

14 Februari 2026
Sisternet

Sisternet Jadi Ekosistem Pendukung Pemberdayaan Perempuan

14 Februari 2026
Indomie

Pikat Gen Z, Indomie Hadirkan Inovasi Berdasarkan Tren Kuliner Lokal Yang Viral

14 Februari 2026
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

27 Juni 2019
Startup Hayokerja

Startup HayoKerja Hadirkan Solusi PHL bagi Perusahaan Pencari Tenaga Kerja

25 September 2023
pendanaan Fintech

Inilah 5 Fintech dengan Pendanaan Terbesar di Indonesia Tahun 2025

15 Mei 2025
Sayurbox x Blitz

Sayurbox Gunakan Motor Listrik Blitz untuk Layanan Pengiriman

10 Januari 2024
Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

0
Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

0
Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

0
Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

0
Bank Saqu

Perkuat Basis Nasabah, Bank Saqu Bangun Engagement Lewat Komunitas Lari dan Sepeda

14 Februari 2026
Fast Charging Station Dharma Polimetal

Dukung Transisi Energi, Dharma Polimetal Kembangkan Fast Charging Station Lokal

14 Februari 2026
Sisternet

Sisternet Jadi Ekosistem Pendukung Pemberdayaan Perempuan

14 Februari 2026
Indomie

Pikat Gen Z, Indomie Hadirkan Inovasi Berdasarkan Tren Kuliner Lokal Yang Viral

14 Februari 2026
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Layanan Bisnis
Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved
No Result
View All Result
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development

Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.
Go to mobile version