Grab Gandeng PLN Kembangkan Ekosistem Kendaraan Listrik,

Layanan e-scooter listrik GrabWheels. (Foto: istimewa/youngster.id)

youngster.id - Kendaraan listrik (electric vehicle) mulai ramai menjelajah jalanan dunia, termasuk di Indonesia. Untuk mengembangkan ekosistem moda transportasi ini, Grab menggandeng Perusahaan Listrik Negara (PLN) lewat kemitraan strategis.

President of Grab Indonesia Ridzki Kramadibrata menambahkan, perusahaannya berkomitmen untuk mengembangkan ekosistem kendaraan listrik di Indonesia melalui investasi US$ 2 miliar. Hal ini melanjutkan komitmen investasi SoftBank kepada Indonesia melalui Grab.

“Kami percaya bahwa kendaraan listrik bisa menjadi pilihan bagi mitra pengemudi kami dan solusi jangka panjang bagi Indonesia, terutama untuk mengurangi polusi udara,” kata Ridzki dalam keterangannya Jumat (18/10/2019).

Kerjasama ini mencakup sesi perencanaan bersama (Joint Planning Session/JPS), riset dan pengembangan model bisnis, serta pelaksanaan proyek percontohan (pilot project). Acara penandatanganan ini pun dihadiri oleh Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan.

Plt Direktur Utama PLN Sripeni Inten mengatakan, kolaborasi dan dukungan banyak pihak diharapkan bisa mempercepat realisasi pemanfaatan kendaraan listrik di segala lini. “Penandatanganan nota kesepahaman ini sangat penting bagi kami, untuk mempercepat program kendaraan berlistrik di Indonesia,” katanya.

Baca juga :   Wealth Banking, Pengelola Keuangan Bagi Nasabah UOB Indonesia

Saat ini, Grab telah melakukan pilot project untuk kendaraan listrik roda dua dan empat yang memiliki charging station dari PLN. Terakhir, Grab akan menghadirkan GrabWheels—layanan e-scooter listrik—di kawasan kantor PLN.

Grab mengklaim, telah mengoperasikan kendaraan hybrid dan listrik terbesar di Asia Tenggara. Di Singapura, Grab brmitra dengan Singapore Power (SP) Group yang menyediakan jaringan pengisian listrik cepat. Berdasarkan Laporan Dampak Sosial Grab, perusahaan penyedia layanan on-demand ini berkontribusi US$ 5,8 miliar atau lebih dari Rp 81,5 triliun terhadap perekonomian Asia Tenggara dalam setahun terakhir per Maret 2019. Pesaing Grab, yakni Gojek juga sudah menguji coba sepeda motor listrik, Honda PCX Electric. Untuk mengembangkan layanan ini, Gojek bekerja sama dengan PT Astra International.

STEVY WIDIA