Kamis, 10 September 2026
No Result
View All Result
youngster.id
Pratesis Ads
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
No Result
View All Result
Home Headline

Grab Investasi Rp 2 Triliun untuk Pengembangan AI

7 September 2019
in Headline, News
Reading Time: 2 mins read
Rute, Fitur Baru Grab Yang Terhubung dengan Transportasi Umum

Peluncuran konektivitas first mile-last mile bagi pelanggan MRT Jakarta dan Grab Indonesia. (Foto: grab/youngster.id)

0
SHARES
0
VIEWS

youngster.id - Perusahaan penyedia layanan on-demand, Grab berinvestasi US$ 150 juta atau sekitar Rp 2,13 triliun untuk mengadopsi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI). Dengan mengimplementasikan teknologi, Grab ingin memperkuat tiga layanan di Asia Tenggara.

“Kami ingin beralih dari AI-powered menjadi AI dimanapun (layanan),” kata Co-Founder Grab Tan Hooi Ling Tan dalam wawancara khusus dengan reporter Bloomberg TV, Yoolim Lee dikutip dari Bloomberg, Jumat (5/9/2019).

Ketiga layanan itu adalah pesan-antar makanan atau GrabFood, pembayaran, dan konten digital. Selain untuk mengadopsi AI, dana tersebut bakal dipakai untuk merekrut lebih banyak engineer pada 2020. Saat ini, Grab memiliki 2 ribu engineer di seluruh dunia. Sebanyak 300 di antaranya bekerja terkait AI. Hal ini dilakukan untuk memperkuat bisnis Grab di Asia Tenggara.

Tan mengatakan, perusahaannya sudah menyiapkan kerangka kerja (blue print) untuk bersaing dengan Gojek di regional. Decacorn asal Singapura ini pun sudah mengelontorkan dana US$ 100 juta untuk mengimplementasikan AI.

Saat ini, AI digunakan untuk meningkatkan pencegahan kecurangan (fraud) di platform dan memproses bahasa secara alami (natural language processing/NLP). Secara keseluruhan, Tan mengatakan bahwa perusahaan ingin membangun platform yang sesuai dengan konsumen di masing-masing wilayah. Grab pun bekerja sama dengan Microsoft Corp untuk mengembankan NLP.

Perusahaan optimistis, AS bakal meningkatkan pengguna di Asia Tenggara. Apalagi, konsumen di wilayah ini memiliki budaya yang berbeda. Grab pun ingin meningkatkan kesesuaian layanan dengan konsumen lokal, terkait GrabFood. Ia mencatat, transaksi pesan-antar makanan Grab di Asia Tenggara naik tiga kali lipat selama Semester I 2019. Perusahaan ingin menggandakan pertumbuhan ini pada periode yang sama tahun depan Adopsi AI juga sejalan dengan persiapan perusahaan dalam mengadopsi jaringan internet generasi kelima (5G). “Kami tidak hanya akan membangun AI untuk kepentingan AI,” katanya.

Grab juga ingin membangun kantor pusat di DKI Jakarta, Indonesia, yang fokus menjadi pusat bisnis GrabFood. “Indonesia selalu menjadi pasar strategis bagi Grab. GrabFood menjadi sinyal pertumbuhan operasi kami di negara ini. Selain itu, kami ingin menggandakan tim talenta dan memperkuat R&D untuk mendukung operasi bisnis,” kata Demi Yu Kepala GrabFood Indonesia.

Layanan GrabFood pun meningkat dari 13 kota pada Januari 2018 menjadi 178 kota per Maret 2019. Volume pengirimannya jadi meningkat 10 kali lipat.

 

STEVY WIDIA

Tags: Artificial Intelligence (AI)GrabGrabFood Indonesia
Previous Post

Samsung A Series Lengkapi Performa Digital Live

Next Post

OJK Kembali Temukan 123 Fintech Ilegal

Related Posts

Akuisisi startup oleh startup
Startup & Entrepreneurship

Akuisisi Startup oleh Startup Jadi Tren Strategi Exit Baru

2 September 2026
0
500 Global
Startup & Entrepreneurship

500 Global Hentikan Dana Khusus Asia Tenggara, Alihkan Fokus ke Pendanaan Global

31 Agustus 2026
0
GrabAcademy
Digital Business

1,15 Juta Mitra Akses GrabAcademy, Peluang Jadi Pengusaha hingga Kreator Terbuka

12 Agustus 2026
0
Load More
Next Post
OJK - Fintech Ilegal

OJK Kembali Temukan 123 Fintech Ilegal

East Ventures Danai Startup Lifestyle The Fit Company

Fitco Bertransformasi Jadi Aplikasi Gaya Hidup

Gameloft dan ASUS Hadirkan Konten Eksklusif di ROG Phone II

Gameloft dan ASUS Hadirkan Konten Eksklusif di ROG Phone II

Discussion about this post

Recent Updates

Penahanan Dana Merchant Tokopedia TikTok Shop

Tokopedia dan TikTok Shop Angkat Bicara Soal Penahanan Dana Merchant Rp24 Miliar

9 September 2026
Akulaku, IPO, Hong Kong Stock Exchange, Fintech, Bank Neo Commerce, Ant Group, MUFG, Pembiayaan Konsumen, Perbankan Digital, Investasi, Aksi Korporasi

Akulaku Berencana IPO di Hong Kong, Targetkan Dana Hingga US$500 Juta

9 September 2026
Indonesia Jadi Pasar Kripto yang Underrated, Adopsinya Tembus 22,9 Juta Akun

Indonesia Jadi Pasar Kripto yang Underrated, Adopsinya Tembus 22,9 Juta Akun

9 September 2026
Visa Kredit Onchain Stablecoin

Visa Luncurkan Layanan Kredit Onchain, Buka Akses Modal Kerja Bagi Fintech dan Program Kartu Stablecoin

9 September 2026
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

27 Juni 2019
Sayurbox x Blitz

Sayurbox Gunakan Motor Listrik Blitz untuk Layanan Pengiriman

10 Januari 2024
Startup Hayokerja

Startup HayoKerja Hadirkan Solusi PHL bagi Perusahaan Pencari Tenaga Kerja

25 September 2023
fraud KoinP2P - KoinWorks

Gara-Gara Kasus Fraud KoinP2P, Rusak KoinWorks Sebelanga

22 November 2025
Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

0
Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

0
Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

0
Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

0
Penahanan Dana Merchant Tokopedia TikTok Shop

Tokopedia dan TikTok Shop Angkat Bicara Soal Penahanan Dana Merchant Rp24 Miliar

9 September 2026
Akulaku, IPO, Hong Kong Stock Exchange, Fintech, Bank Neo Commerce, Ant Group, MUFG, Pembiayaan Konsumen, Perbankan Digital, Investasi, Aksi Korporasi

Akulaku Berencana IPO di Hong Kong, Targetkan Dana Hingga US$500 Juta

9 September 2026
Indonesia Jadi Pasar Kripto yang Underrated, Adopsinya Tembus 22,9 Juta Akun

Indonesia Jadi Pasar Kripto yang Underrated, Adopsinya Tembus 22,9 Juta Akun

9 September 2026
Visa Kredit Onchain Stablecoin

Visa Luncurkan Layanan Kredit Onchain, Buka Akses Modal Kerja Bagi Fintech dan Program Kartu Stablecoin

9 September 2026
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Layanan Bisnis
Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved
No Result
View All Result
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development

Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.
Go to mobile version