Helicity, Moda Transportasi Antar Kota Berbasis Helikopter

PT Whitesky Aviation luncurkan layanan Helicity. (Foto: Istimewa/Youngster.id)

youngster.id - Anda terjebak kemacetan di jalanan ibukota. Jika uang bukan masalah, gunakan moda transportasi helicopter, Helicopter City Transport (Helicity). Tak hanya mengantar Anda dengan cepat, layanan ini menyediakan wisata keliling Jakarta dari Udara.

Sesungguhnya layanan Helicity sudah ada sejak 2015. Namun PT Whitesky Aviation baru jor-joran meluncurkan (Helicity) sebagai alternatif moda transportasi antara kota.

CEO PT Whitesky Aviation, Denon Prawiraatmadja mengatakan perusahaannya sebelumnya hanya melayani transportasi untuk kegiatan pertambangan, perkebunan dan pemetaan hingga evakuasi medis. Sekarang Whitesky mencoba mencari pasar baru. “Kami melihat adanya potensi bisnis dengan mengembangkan Helicity ini,” katanya dalam siaran pers, Senin (4/12/2017) di Jakarta.

Rute dari perusahaan penerbangan charter ini telah ditetapkan oleh Kementerian Perhubungan lndonesia yakni area Jakarta dan kota penyangga di sekitarnya, Kepulauan Seribu, Banten hingga Bandung. “Memasuki tahun 2017, permintaannya semakin meningkat menjadi enam penelpon dalam sebulan. Jadi saya pikir Helicity ini sangat diminati,” kata Denon.

Selain itu, Helicity juga akan mendukung perkembangan industri pariwisata. Menurut Denon, Whitesky telah bekerja sama dengan Kementerian Pariwisata mendukung program Wonderful Indonesia. Salah satu yang dilakukan adalah meluncurkan program Wonderful Joy Flight yang akan berlangsung dan 5 Desember 2017 hingga 5 Januari 2018.

Baca juga :   Atrans Ramaikan Layanan Transportasi Online

Program tersebut merupakan program promo terbang keliling Jakarta dengan biaya yang terjangkau dalam 15 menit. Nantinya Helikopter akan terbang di atas tempat-tempat bersejarah di Jakarta, Heli akan terbang di atas Pulo Mas,Tanjung Priok. Ancol, Kota Tua, Senayan hingga Semanggi. Harga yang dipatok pada program Wonderful Joy Flight adalah Rp 5 juta per helikopter.

Guna mendukung penyediaan layanan Helicity, perusahaan telah menyiapkan area lepas landas dan pendaratan helikopter di 250 titik di Jakarta dan sekitarnya. “Kami tidak terkendala di heli spot tersebut, yang penting kita sampaikan ke kementerian Perhubungan di mana landing areanya, termasuk yang di gedung juga,” kata Denon.

Saat ini, Whitesky sudah memiliki 10 armada helikopter dimana tiga di antaranya digunakan untuk Helicity. Untuk memperkuat armada, Whitesky telah menandatangani kontrak penambahan 30 helikopter untuk dua varian yakni Bell 505 dari Amerika Serikat dan Airbus dari Perancis.

Untuk bisa menikmati helicity harus melakukan pemesanan minimal enam jam sebelum terbang. Pemesanan bisa dilakukan lewat operator Whitesky atau bisa menggunakan aplikasi Helicity yang bisa didownload lewat mobile. Selain itu, Helicity juga menyediakan layanan jemput penumpang menuju Helispot.

Baca juga :   Grab Hadirkan Layanan Bajaj Online di Ibu Kota

Untuk sewa Helicity, Whitesky mematok harga mulai dari Rp 7 juta per helikopter untuk durasi terbang 15 menit melayani terbang di dalam kota Jakarta dan sekitarnya. Dalam jangka waktu tersebut, helikopter akan sanggup mencapai titik tertentu seperti dari Cengkareng ke Semanggi, ke daerah Sudirman maupun titik lain di dalam Kota Jakarta dan sekitarnya.

Dengan peluncuran Helicity ini, Whitesky menargetkan pendapatan perusahaan akan terus meningkat. Tahun depan, perusahaan penerbangan ini memang belum menetapkan target pendapatan dan berapa kontribusi yang bisa disumbang Helicity. Namun, tahun 2019 perusahaan menargetkan pendapatan sama seperti tahun 2015 saat bisnis tambang masih booming yaitu sekitar US$ 40 juta.

STEVY WIDIA