Senin, 6 April 2026
No Result
View All Result
youngster.id
Pratesis Ads
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
No Result
View All Result
Home Headline

Indonesia Berpeluang Punya Startup Hectocorn

25 Januari 2020
in Headline, News
Reading Time: 1 min read
Startup Perlu Perlindungan Hak Cipta

Anak muda menjadi pelopor bisnis startup. (Foto: ilustrasi/youngster.id)

0
SHARES
0
VIEWS

youngster.id - Indonesia berpeluang punya startup skala Hectocorn, sebutan bagi perusahaan rintisan bervaluasi lebih dari US$ 100 miliar atau sekitar Rp 1.400 triliun. Saat ini status itu disandang oleh Alipay yang menurut data Hurun Research Institute, valuasi berkisar US$ 150 miliar.

Di Indonesia, baru Gojek yang berstatus decacorn atau valuasi melebihi US$ 10 miliar. Sedangkan yang berstatus unicorn atau valuasi lebih dari US$ 1 miliar ada empat yaitu Tokopedia, Traveloka, Bukalapak, dan OVO.
“Kita punya potensi (mencetak hectocorn). Tetapi harus mulai dari perjalanan paling pendeknya seperti pembinaan. Kita harus punya cita-cita yang tinggi,” kata Fadjar Hutomo Deputi Akses Permodalan Kemenparekraf, Kamis (23/1/2020).

Baca juga :   Layanan Berbagi Password Netflix Dibatasi Mulai Tahun 2023

Selain itu, menurut dia pasar di Indonesia sangat potensial. Hal itu terlihat dari banyaknya persoalan di masyarakat yang perlu dibuat solusinya oleh startup.

“Banyak yang bisa di-addressed. Bicara Gojek misalnya, ruang pertumbuhannya bisa ke mana-mana (sektornya),’ kata dia. Ia mencontohkan, masyarakat masih menghadapi persoalan terkait pendidikan, kesehatan, dan energi. Dari ketiga bidang itu saja, potensinya sangat besar. “Sederhana saja. Kalau Indonesia tidak punya potensi sebesar itu, uang investor asing kan masuk ke sini,” katanya.

Berdasarkan riset Google, Temasek dan Bain, potensi ekonomi digital di Indonesia sekitar Rp 1.800triliun hingga 2025. “Saya pikir itu potensi yang sangat besar,” katanya.

Namun menurut Fadjar startup Tanah Air menghadapi beberapa tantangan. Pertama, sumber daya manusia (SDM) yang ahli digital minim. Kedua, pembinaan. Terakhir, permodalan. “Sukses rate startup hanya 10%. Ini ada kaitannya dengan akses permodalan,” ujarnya.

Baca juga :   The NextDev Berburu Startup Sociopreneur di Yogya

STEVY WIDIA

Tags: Hectocornstartupunicorn
Previous Post

Glenn Alinskie & Chelsea Olivia : Bangun Bisnis Resto Untuk Penuhi Kebutuhan Kuliner Warga Metropolitan

Next Post

SOS Children’s Villages Dan Marriott Hotel Group Gelar Youth Internship

Related Posts

Pitchbook - venture capital
Startup & Entrepreneurship

Laporan Pitchbook Q1 2026: Investasi VC Asia Stabil, Sektor AI Geser Dominasi Fintech

6 April 2026
0
Startup Stablecoin BVNK
Digital Business

Mastercard Akuisisi Startup Stablecoin BVNK Senilai US$1,8 Miliar

24 Maret 2026
0
Startup Capunglam
Startup & Entrepreneurship

Startup Capunglam Hadirkan Model Usaha Pangan Skala Rumah Tangga

9 Maret 2026
0
Load More
Next Post
SOS Children’s Villages Dan Marriott Hotel Group Gelar Youth Internship

SOS Children’s Villages Dan Marriott Hotel Group Gelar Youth Internship

Chairman WEF Davos Kenakan Topi dan Kain Khas NTT

Chairman WEF Davos Kenakan Topi dan Kain Khas NTT

Bukalapak Gandeng Vidio Untuk Layani Pembeli Prioritas

Bukalapak Gandeng Vidio Untuk Layani Pembeli Prioritas

Discussion about this post

Recent Updates

masa depan industri P2P Lending

Akhir Era “Bakar Uang”: Menakar Kedewasaan Baru Industri P2P Lending Indonesia

6 April 2026
Pitchbook - venture capital

Laporan Pitchbook Q1 2026: Investasi VC Asia Stabil, Sektor AI Geser Dominasi Fintech

6 April 2026
Agoda x WWF x Livingseas

Agoda dan WWF Kucurkan Dana Konservasi untuk Livingseas Asia di Bali

6 April 2026
ShopeePay

ShopeePay Soroti Perubahan Pola Konsumsi Masyarakat Pasca Ramadan 2026

6 April 2026
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

27 Juni 2019
Sayurbox x Blitz

Sayurbox Gunakan Motor Listrik Blitz untuk Layanan Pengiriman

10 Januari 2024
Startup Hayokerja

Startup HayoKerja Hadirkan Solusi PHL bagi Perusahaan Pencari Tenaga Kerja

25 September 2023
fraud KoinP2P - KoinWorks

Gara-Gara Kasus Fraud KoinP2P, Rusak KoinWorks Sebelanga

22 November 2025
Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

0
Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

0
Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

0
Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

0
masa depan industri P2P Lending

Akhir Era “Bakar Uang”: Menakar Kedewasaan Baru Industri P2P Lending Indonesia

6 April 2026
Pitchbook - venture capital

Laporan Pitchbook Q1 2026: Investasi VC Asia Stabil, Sektor AI Geser Dominasi Fintech

6 April 2026
Agoda x WWF x Livingseas

Agoda dan WWF Kucurkan Dana Konservasi untuk Livingseas Asia di Bali

6 April 2026
ShopeePay

ShopeePay Soroti Perubahan Pola Konsumsi Masyarakat Pasca Ramadan 2026

6 April 2026
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Layanan Bisnis
Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved
No Result
View All Result
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development

Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.
Go to mobile version