Jumat, 2 Januari 2026
No Result
View All Result
youngster.id
Pratesis Ads
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
No Result
View All Result
Home News

Indonesia Peringkat 1 Mobile Commerce di Asia-Pasifik

23 Desember 2016
in News
Reading Time: 2 mins read
Orang Indonesia Lebih Suka Aplikasi Mobile

Berbagai aplikasi ada di perangkat mobile. (Foto: Ilustrasi/Youngsters.id)

0
SHARES
0
VIEWS

youngster.id - Indonesia muncul sebagai pemimpin regional, dengan transaksi melalui perangkat mobile mencapai 68% dari seluruh transaksi e-commerce untuk para peritel teratas. Hal itu karena Indonesia meraih transaksi perdagangan elektronik terbesar melalui perangkat bergerak (mobile commerce) di kawasan Asia-Pasifik pada kuartal III-2016.

Transaksi melalui perangkat bergerak smartphone, tablet, dan laptop di Tanah Air, telah mencapai 68% dari total transaksi e-commerce. Itu mampu mengalahkan Taiwan yang sebesar 60%. Sedangkan transaksi e-commerce sisanya dilakukan melalui komputer (desktop).

Demikian kesimpulan dari riset Criteo, perusahaan teknologi kinerja pemasaran dalam Q3 2016 State of Mobile Commerce Report. Survei yang menyoroti tentang kebiasaan konsumen dalam berbelanja di kawasan Asia-Pasifik itu disampaikan oleh Executive Managing Director Criteo Asia-Pasifik Yvone Chang, belum lama ini di Jakarta.

Baca juga :   Go-Pay Edukasi UMKM Lewat Forum Pedagang Baik

Chang mengatakan, Indonesia muncul sebagai pemimpin regional, dengan transaksi melalui perangkat mobile mencapai 68% dari seluruh transaksi e-commerce untuk para peritel teratas. Sementara itu, aktivitas e-commerce di Tanah Air melalui perangkat mobile didominasi oleh perangkat smartphone yang telah mencapai 88% dibandingkan dengan tablet, atau pun perangkat lainnya.

Hal itu menjadikan Indonesia sebagai negara dengan adopsi tercepat dan juga tertinggi perangkat mobile di kawasan Asia Tenggara. “Untuk pertama kalinya, aplikasi mobile menikmati nilai pemesanan yang lebih tinggi daripada desktop dan mobile web, dengan rata-rata US$ 127 dibelanjakan melalui aplikasi mobile dibandingkan US$ 100 melalui desktop, dan US$ 91 melalui mobile web,” ungkapnya.

Ketika lebih diklasifikasikan, transaksi melalui ponsel pintar (smartphone) lebih mendominasi dibandingkan dengan perangkat tablet maupun phablet. Pembelian melalui perangkat ponsel pintar kian populer sebagai perangkat pilihan untuk berbelanja secara online, terutama karena ketersediaan fitur seperti pemindai sidik jari yang memudahkan proses transaksi.

Baca juga :   Indonesia Negara Ke-4 Di Dunia Yang Tertarik Dengan Korean Wave

Bahkan, untuk pertama kalinya, pembelian melalui smartphone mencetak angka tertinggi pada sebagian besar transaksi mobile di setiap pasar utama di dunia, dengan kawasan Asia Pasifik, terutama di Indonesia, Jepang, Korea Selatan, dan Taiwan berada di garis terdepan. Smartphone terus mendominasi pangsa transaksi ritel melalui perangkat mobile di Asia-Pasifik.

Menurut dia, kawasan Asia-Pasifik telah menjadi pusat kekuatan mobile commerce selama beberapa tahun terakhir. Hal itu didorong oleh meningkatnya kepemilikan perangkat mobile oleh konsumen secara perorangan di negara-negara maju, antara lain Hong Kong, Jepang, Singapura, dan Taiwan.

“Ini kemudian diikuti oleh negara-negara mobile-first, atau mobile-only yang berkembang pesat antara lain India, Indonesia, Malaysia, dan Vietnam,” ujar Chang.

Baca juga :   Produk Kecantikan dan Perawatan Diri Paling Laris di Tokopedia pada 2023

Dia menjelaskan, peningkatan kemakmuran dan infrastruktur teknologi telah memungkinkan lebih banyak orang untuk memiliki telepon seluler (ponsel) pintar, atau pun terhubung secara online. Karena itu, hanya masalah waktu, wilayah Asia-Pasifik akan mengukuhkan dirinya sebagai pemimpin global dalam transaksi mobile commerce.

Tak hanya itu, pada semester I-2016, peritel teratas di Asia Tenggara menikmati pertumbuhan penjualan online sebesar 37%, dan sekarang, menguasai 54% dari seluruh transaksi e-commerce. Bahkan, pada semua peritel di kawasan Asia Tenggara, pangsa transaksi e-commerce melalui perangkat mobile meningkat 19% secara tahunan.

STEVY WIDIA

Tags: Criteoe-commercemobile commercepenjualan online
Previous Post

OLX Siapkan Banyak Fitur Baru di 2017

Next Post

Bundling Samsung Galaxy J5 Prime dan Galaxy J7 Prime, Telkomsel Sediakan Kuota Data 14 GB

Related Posts

Berkat E-Commerce Batik Khantil Bangkit Dari Keterpurukan
Headline

Berkat E-Commerce Batik Khantil Bangkit Dari Keterpurukan

6 Desember 2025
0
Shopee Live
Headline

Pelaku UMKM Raup US$270 Miliar secara Global Melalui Platform Shopee

2 Desember 2025
0
Fokus Tingkatkan Nilai Brand Jadi Strategi e-Commerce Lazada di Tahun 2026
Headline

Fokus Tingkatkan Nilai Brand Jadi Strategi e-Commerce Lazada di Tahun 2026

28 November 2025
0
Load More
Next Post
Bundling Samsung Galaxy J5 Prime dan Galaxy J7 Prime, Telkomsel Sediakan Kuota Data 14 GB

Bundling Samsung Galaxy J5 Prime dan Galaxy J7 Prime, Telkomsel Sediakan Kuota Data 14 GB

ESL Express Luncurkan Aplikasi Mobile

ESL Express Luncurkan Aplikasi Mobile

“Om Telolet Om”  Dibuat Game Android

“Om Telolet Om” Dibuat Game Android

Discussion about this post

Recent Updates

Enterprise Warehouse

HashMicro Ungkap Arah Baru Strategi Enterprise Warehouse pada 2026

31 Desember 2025
SoftBank Suntik Pendanaan Untuk SODA,  Startup Ini Siap Ekspansi ke Pasar Indonesia

Perluas Infrastruktur AI SoftBank Group Akuisisi DigitalBridge

31 Desember 2025
Riyadh Air dan IBM Luncurkan Maskapai AI Native Pertama di Dunia

Riyadh Air dan IBM Luncurkan Maskapai AI Native Pertama di Dunia

31 Desember 2025
Gen Z Segmen Yang Tepat Bangun Kesadaran Akan Isu Perubahan Iklim

Gen Z Segmen Yang Tepat Bangun Kesadaran Akan Isu Perubahan Iklim

31 Desember 2025
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

27 Juni 2019
Startup Hayokerja

Startup HayoKerja Hadirkan Solusi PHL bagi Perusahaan Pencari Tenaga Kerja

25 September 2023
pendanaan Fintech

Inilah 5 Fintech dengan Pendanaan Terbesar di Indonesia Tahun 2025

15 Mei 2025
Bang Jamin

Insurtech Bang Jamin Kantongi Rp65 Miliar dari Putaran Pendanaan pra-Seri A

17 Juli 2025
Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

0
Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

0
Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

0
Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

0
Enterprise Warehouse

HashMicro Ungkap Arah Baru Strategi Enterprise Warehouse pada 2026

31 Desember 2025
SoftBank Suntik Pendanaan Untuk SODA,  Startup Ini Siap Ekspansi ke Pasar Indonesia

Perluas Infrastruktur AI SoftBank Group Akuisisi DigitalBridge

31 Desember 2025
Riyadh Air dan IBM Luncurkan Maskapai AI Native Pertama di Dunia

Riyadh Air dan IBM Luncurkan Maskapai AI Native Pertama di Dunia

31 Desember 2025
Gen Z Segmen Yang Tepat Bangun Kesadaran Akan Isu Perubahan Iklim

Gen Z Segmen Yang Tepat Bangun Kesadaran Akan Isu Perubahan Iklim

31 Desember 2025
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Layanan Bisnis
Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved
No Result
View All Result
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development

Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.
Go to mobile version