Kamis, 1 Januari 2026
No Result
View All Result
youngster.id
Pratesis Ads
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
No Result
View All Result
Home News

Industri Data Center RI Jamin Data Pelanggan Aman

8 Mei 2017
in News
Reading Time: 2 mins read
Industri Data Center RI Jamin Data Pelanggan Aman

Pemain industri data center tergabung dalam Indonesia Data Center Provider Association. (Foto: Istimewa/Youngsters.id)

0
SHARES
0
VIEWS

youngster.id - Penyedia pusat data (data center) menjamin keamanan data para pelanggan yang disimpan di Indonesia. Namun dukungan regulasi dari pemerintah sangat dibutuhkan agar investasi di industri ini tidak sia-sia.

Data center di Indonesia sudah berstandard internasional, sehingga keamanan data, suplai energi, dan teknologi yang diterapkan sangat terjamin.

Ketua Indonesia Data Center Provider Association (IDPRO) Kalamullah Ramli mengatakan, pemain industri data center yang tergabung dalam IDPRO sudah memenuhi standars internasional. Sehingga tidak perlu dikhawatirkan lagi kemanan data pelanggan maupun sisi kualitas lainnya.

“Soal security (keamanan), semua data center kan sudah standard internasional. Apalagi, kalau sudah dinilai sebagai tier 3, itu pasti dijamin keamanannya, termasuk security, suplai energi, dan lainnya. Kami berharap, pemerintah tetap dengan kebijakannya untuk mewajibkan data center ada di Indonesia, sehingga investasi pengusaha nasional bisa terselamatkan,” kata Kalamullah di acara Tech Talk belum lama ini di The Habbie Center, Jakarta.

Menurut Kalamullah, yang diperlukan oleh para pemain data center adalah ketegasan pemerintah untuk memastikan aturan bahwa semua data warga negara Indonesia harus berada di Tanah Air. Sebab, data merupakan aset sangat penting bagi setiap orang di era digital sekarang.

Baca juga :   Indonesia Up, Kompetisi Karya TIK Nasional untuk ASEAN ICT Awards

Untuk itu, kata Kalamullah, IDPRO bertujuan untuk memastikan kemanan data pelanggan melalui data center yang terletak di Indonesia. Di dalam IDPRO, terdapat 7-9 pemain industri data center yang sudah bergabung dan memiliki 23 commercial data center di Indonesia. Luas data center yang tergabung dalam IDPRO mencapai sekitar 175 ribu meter persegi yang terletak di 20 provinsi di Tanah Air. Anggota IDPRO telah investasi sekitar US$ 400 juta untuk membangun data center di Indonesia.

“Kami pun harapkan kebijakan pemerintah untuk mendorong data center untuk ada di Indonesia. Kalau berubah kebijakan, tentu ada resiko investasi. Hal ini perlu dipertimbangkan dalam setiap kebijakan pemerintah,” ujarnya.

Baca juga :   AFPRI, Asosiasi Khusus Fintech Lending

Sementara itu, Kasubdit Budaya Keamanan Informasi Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) Intan Rahayu mengungkapkan, pemerintah, dalam hal ini Kemkominfo, Bank Indonesia (BI), maupun Otoritas Jasa Keuangan (OJK) telah mengeluarkan aturan-aturan yang mengatur tentang keamanan data pelanggan maupun aturan yang mewajibkan tersedianya data center di Indonesia bagi pelanggan warga negara Indonesia.

Salah satunya, hal itu tertuang dalam Peraturan Pemerintah (PP) No 82 tahun 2012 tentang Penyelengaraan Sistem dan Transaksi Elektronik (PP PSTE). Itu artinya, pemerintah juga turut mendukung keamanan data pelanggan melalui regulasi yang telah dibuat.

“Indonesia menjadi salah satu negara transit point bagi para hacker untuk menyerang. Pola serangannya pun macam-macam. Jadi, ini juga harus diwaspadai oleh setiap orang,” terang Intan.

Baca juga :   Cara Baru Promosi Rokok: Lewat Metaverse, Advergames, dan NFT

Terkait aturan yang mewajibkan setiap perusahaan asing harus meletakkan data center-nya di Indonesia, Intan menuturkan, hal itu sudah menjadi perhatian pemerintah. Jika Kemkominfo sudah mengaturnya dalam PP PTSE, OJK juga sudah mengatur dalam berbagai aturan yang mewajibkan industri di sektor layanan jasa, seperti perbankan.

“Ini memang masih dalam PP. Tetapi, kita sudah punya aturan. Bahkan, dari sektor keuangan sudah diatur. Jadi, sudah diatur oleh OJK, yang setahu saya itu sudah mengatur bahwa data-data memang harus berada di Indonesia. Tetapi untuk sanksi bagi yang belum mematuhi aturan, sifatnya masih bersifat sanksi administratif. Skemanya juga sedang disusun lebih lanjut,” tuturnya.

STEVY WIDIA

Tags: Indonesia Data Center Provider Association (IDPRO)industri data centerkeamanan cyberKementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo)Otoritas Jasa Keuangan (OJK)
Previous Post

Perusahaan TI Incar Agribisnis

Next Post

Tokopedia Pasarkan Produk UKM DKI Jakarta

Related Posts

Hackathon BI-OJK 2025 Wadah Inovasi dan Sinergi Pelaku Ekonomi Digital
Headline

Hackathon BI-OJK 2025 Wadah Inovasi dan Sinergi Pelaku Ekonomi Digital

5 November 2025
0
Infinity Hackathon
Headline

OJK dan BlockDevId Gelar Infinity Hackathon, Begini Cara Memenangkannya

25 September 2025
0
Layanan Keuangan Digital Meningkat, Kerugian Akibat Scam dan Fraud Capai Rp4,1 Triliun
Headline

Layanan Keuangan Digital Meningkat, Kerugian Akibat Scam dan Fraud Capai Rp4,1 Triliun

13 Agustus 2025
0
Load More
Next Post
Tokopedia Pasarkan Produk UKM DKI Jakarta

Tokopedia Pasarkan Produk UKM DKI Jakarta

LIPI Kirim Peneliti Muda ke Ajang Intel ISEF di Amerika Serikat

LIPI Kirim Peneliti Muda ke Ajang Intel ISEF di Amerika Serikat

Kulina Sedia Menu Khusus Sambut Ramadan

Kulina Sedia Menu Khusus Sambut Ramadan

Discussion about this post

Recent Updates

Enterprise Warehouse

HashMicro Ungkap Arah Baru Strategi Enterprise Warehouse pada 2026

31 Desember 2025
SoftBank Suntik Pendanaan Untuk SODA,  Startup Ini Siap Ekspansi ke Pasar Indonesia

Perluas Infrastruktur AI SoftBank Group Akuisisi DigitalBridge

31 Desember 2025
Riyadh Air dan IBM Luncurkan Maskapai AI Native Pertama di Dunia

Riyadh Air dan IBM Luncurkan Maskapai AI Native Pertama di Dunia

31 Desember 2025
Gen Z Segmen Yang Tepat Bangun Kesadaran Akan Isu Perubahan Iklim

Gen Z Segmen Yang Tepat Bangun Kesadaran Akan Isu Perubahan Iklim

31 Desember 2025
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

27 Juni 2019
Startup Hayokerja

Startup HayoKerja Hadirkan Solusi PHL bagi Perusahaan Pencari Tenaga Kerja

25 September 2023
pendanaan Fintech

Inilah 5 Fintech dengan Pendanaan Terbesar di Indonesia Tahun 2025

15 Mei 2025
Bang Jamin

Insurtech Bang Jamin Kantongi Rp65 Miliar dari Putaran Pendanaan pra-Seri A

17 Juli 2025
Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

0
Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

0
Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

0
Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

0
Enterprise Warehouse

HashMicro Ungkap Arah Baru Strategi Enterprise Warehouse pada 2026

31 Desember 2025
SoftBank Suntik Pendanaan Untuk SODA,  Startup Ini Siap Ekspansi ke Pasar Indonesia

Perluas Infrastruktur AI SoftBank Group Akuisisi DigitalBridge

31 Desember 2025
Riyadh Air dan IBM Luncurkan Maskapai AI Native Pertama di Dunia

Riyadh Air dan IBM Luncurkan Maskapai AI Native Pertama di Dunia

31 Desember 2025
Gen Z Segmen Yang Tepat Bangun Kesadaran Akan Isu Perubahan Iklim

Gen Z Segmen Yang Tepat Bangun Kesadaran Akan Isu Perubahan Iklim

31 Desember 2025
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Layanan Bisnis
Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved
No Result
View All Result
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development

Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.
Go to mobile version