Senin, 30 Maret 2026
No Result
View All Result
youngster.id
Pratesis Ads
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
No Result
View All Result
Home News

Industri Kreatif Sumbang Rp 1.000 T Bagi PDB Nasional

7 Mei 2019
in News
Reading Time: 2 mins read
Ainaki: Ajak Generasi Muda Tekuni Animasi

Industri animasi di Indonesia perlu dikembangkan. (Foto: Istimewa/Youngsters.id)

0
SHARES
0
VIEWS

youngster.id - Kontribusi industri kreatif terhadap PDB nasional sebesar Rp 1000 triliun pada tahun 2018. Salah satu sektor yang berkontribusi adalah industri animasi, pertumbuhannya sudah di atas 6%.

Untuk mendukung pelaku industri kreatif Kementerian Perindustrian (Kemenperin) membuat inkubasi bisnis TohPaTI untuk membina wirausaha kreatif dan menumbuhkan pelaku startup baru.

“Beberapa alumni ada yang sudah mendapat investasi hingga Rp 100 juta. Omzet yang didapat bervariasi, mulai dari Rp10-100 juta setiap bulannya,” kata Haris Munandar Sekretaris Jenderal Kemenperin dalam siaran pers Kemenperin, Senin (6/5/2019).

Setiap tahunnya Inbis TohpaTI menghasilkan sekitar sembilan hingga sebelas tim startup di bidang animasi, desain, dan software developer.

Sementara itu, Kemenperin melalui BDI Denpasar mengelola Diklat Animasi, Programming, dan Desain Grafis di Bali Creative Industry Center (BCIC). Pelaku industri dibekali kompetensi teknis seperti Programming, Data Science, Cyber Security, System Integrator, serta Desain dan Pemodelan animasi.

Baca juga :   Qontak Siap Bantu Pebisnis dalam Pengelolaan Hubungan dengan Pelanggan

“Pada tahun ini, kami juga menandatangani perjanjian kerja sama pengembangan SDM industri kreatif dengan Asosiasi Pengusaha TIK Nasional, LIPI, Asosiasi Industri Animasi Indonesia, serta Maxx Animation dan Lintas Imaji Studio,” kata Kepala BDI Denpasar Paryono dalam rilis Kemenperin, Minggu (5/5).

Paryono berharap BCIC atau TohpaTI berhasil menjadi wadah yang produktif dalam mencetak SDM kreatif di bidang multimedia, animasi, kriya dan barang seni.

Sebagai gambaran, tiga subsektor yang memberikan sumbangsih besar terhadap ekonomi kreatif, yakni industri kuliner sebesar 41,69%, industri fesyen sebesar 18,15%, dan industri kriya 15,70%. Ditargetkan, ekonomi digital meningkatkan nilai tambah terhadap PDB nasional sebesar US$ 150 miliar pada tahun 2025.

Baca juga :   Festival Kebhinekaan Kembali Digelar

STEVY WIDIA

Tags: industri kreatifKementerian Perindustrian (Kemenperin)startup
Previous Post

BRI Gandeng Tokopedia Hadirkan Halal Mall

Next Post

Tim Indonesia Masuk Final Liga PES Dunia di Inggris

Related Posts

Startup Stablecoin BVNK
Digital Business

Mastercard Akuisisi Startup Stablecoin BVNK Senilai US$1,8 Miliar

24 Maret 2026
0
Startup Capunglam
Startup & Entrepreneurship

Startup Capunglam Hadirkan Model Usaha Pangan Skala Rumah Tangga

9 Maret 2026
0
investasi startup Indonesia 2025
Startup & Entrepreneurship

Investasi Startup Indonesia 2025 Tembus US$355 Juta: Sektor New Retail dan Fintech Mendominasi

5 Maret 2026
0
Load More
Next Post
Tim Indonesia Masuk Final Liga PES Dunia di Inggris

Tim Indonesia Masuk Final Liga PES Dunia di Inggris

Twitter Blue

Ramadan Jadi Peluang Sukses Aktivasi Brand

Kampanye TikTok Travel x Wonderful Indonesia

Pendapatan Global TikTok Capai US$ 11 Juta

Discussion about this post

Recent Updates

Capital A Tunjuk Effendy Shahul Hamid Jadi Deputy CEO, Fokus Ekspansi Regional

Capital A Tunjuk Effendy Shahul Hamid Jadi Deputy CEO, Fokus Ekspansi Regional

30 Maret 2026
ITSEC Asia

Laba Bersih Meroket, ITSEC Asia Catat Pendapatan Rp527,1 Miliar di Tahun 2025

30 Maret 2026
KPPU Fintech

KPPU Putuskan 97 Fintech P2P Lending Bersalah Atas Perkara Kartel Bunga

30 Maret 2026
Intervyou

Intervyou Luncurkan Platform Persiapan Karir Berbasis AI di Indonesia

30 Maret 2026
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

27 Juni 2019
Sayurbox x Blitz

Sayurbox Gunakan Motor Listrik Blitz untuk Layanan Pengiriman

10 Januari 2024
Startup Hayokerja

Startup HayoKerja Hadirkan Solusi PHL bagi Perusahaan Pencari Tenaga Kerja

25 September 2023
fraud KoinP2P - KoinWorks

Gara-Gara Kasus Fraud KoinP2P, Rusak KoinWorks Sebelanga

22 November 2025
Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

0
Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

0
Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

0
Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

0
Capital A Tunjuk Effendy Shahul Hamid Jadi Deputy CEO, Fokus Ekspansi Regional

Capital A Tunjuk Effendy Shahul Hamid Jadi Deputy CEO, Fokus Ekspansi Regional

30 Maret 2026
ITSEC Asia

Laba Bersih Meroket, ITSEC Asia Catat Pendapatan Rp527,1 Miliar di Tahun 2025

30 Maret 2026
KPPU Fintech

KPPU Putuskan 97 Fintech P2P Lending Bersalah Atas Perkara Kartel Bunga

30 Maret 2026
Intervyou

Intervyou Luncurkan Platform Persiapan Karir Berbasis AI di Indonesia

30 Maret 2026
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Layanan Bisnis
Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved
No Result
View All Result
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development

Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.
Go to mobile version