youngster.id - PT Bank Central Asia Tbk (BCA) menggelar program Genera-Z Berbakti 2026. Program ini merupakan inisiatif call for proposal bagi kelompok mahasiswa untuk melakukan pengabdian masyarakat di desa binaan Bakti BCA. Hasilnya, terpilih delapan tim dari perguruan tinggi negeri dan swasta di Indonesia dengan beragam inovasi untuk mendukung kemajuan dewa wisata.
EVP Corporate Communication & Social Responsibility BCA, Hera F. Haryn mengatakan, kedelapan tim tersebut terpilih setelah melalui proses seleksi ketat terhadap lebih dari 260 proposal yang berasal dari 98 perguruan tinggi di seluruh Indonesia. Para finalis akan mempresentasikan gagasan mereka di hadapan panelis untuk mendapatkan kesempatan implementasi program secara langsung di empat Desa Bakti BCA.
Secara umum, seluruh proposal yang kami terima memuat beragam ide inovatif serta menunjukkan besarnya semangat generasi muda untuk mengabdi dan menciptakan dampak nyata,” kata Hera dikutip Sabtu (2/4/2026).
Topik yang diangkat para mahasiswa pun sangat beragam, mulai dari smart eco-tourism, ekonomi sirkular, hingga digitalisasi pariwisata. Berikut adalah daftar kampus yang akan bertarung di babak final berdasarkan lokasi pengabdiannya:
- Desa Wisata Kreatif Terong (Babel): UIN Sunan Gunung Djati Bandung vs Universitas Gadjah Mada (UGM).
- Desa Wisata Situs Gunung Padang (Jawa Barat): Universitas Padjadjaran (Unpad) vs IPB University.
- Desa Wisata Patakbanteng (Jawa Tengah): Universitas Airlangga (Unair) vs Universitas Cenderawasih.
- Desa Wisata Kakaskasen Dua (Sulawesi Utara): Universitas Indonesia (UI) vs BINUS University.
Dalam tahap final ini, para mahasiswa akan dinilai oleh tiga panelis yang kompeten di bidangnya, yakni Duta Bakti BCA Nicholas Saputra, praktisi pemberdayaan perempuan Cinta Laura, serta ilmuwan dan wirausaha sosial Tri Mumpuni. Ketiganya dipilih karena memiliki rekam jejak yang relevan dalam isu lingkungan, sosial, dan pengembangan masyarakat.
Fase penjurian final dijadwalkan berlangsung pada 16-17 Mei 2026. Setelah penentuan pemenang, para peserta akan mengikuti rangkaian bootcamp sebelum diberangkatkan ke lokasi pengabdian masing-masing.
“Kami berharap Genera-Z Berbakti 2026 dapat menjadi wadah mahasiswa bertukar gagasan dan semakin bersemangat membuat kontribusi untuk lingkungan sekitar,” tutup Hera.
Tahap implementasi lapangan akan dilaksanakan mulai 8 Juli hingga 6 Agustus 2026. Program ini diharapkan dapat menjadi wadah bagi mahasiswa untuk mengaplikasikan ilmu pengetahuan mereka dalam bentuk kontribusi nyata bagi lingkungan dan masyarakat perdesaan.
STEVY WIDIA



















Discussion about this post