Kamis, 14 Mei 2026
No Result
View All Result
youngster.id
Pratesis Ads
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
No Result
View All Result
Home News Industry

AI Berkembang Pesat, Guru Tetap Jadi Kunci Pendidikan Masa Depan

14 Mei 2026
in Industry
Reading Time: 3 mins read
AI Berkembang Pesat, Guru Tetap Jadi Kunci Pendidikan Masa Depan

Penyelenggaraan PSF Education Summit: Transforming Lives, Shaping the Future yang digelar Putera Sampoerna Foundation (Foto: kenrene/youngster.id)

0
SHARES
0
VIEWS

youngster.id - Perkembangan kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) mulai mengubah banyak aspek kehidupan, termasuk cara belajar dan mengajar di dunia pendidikan. Namun di tengah pesatnya perkembangan teknologi tersebut, peran guru dinilai tetap menjadi faktor utama dalam membentuk karakter, cara berpikir, hingga kesiapan generasi muda menghadapi masa depan.

Di sisi lain, data Badan Pusat Statistik Indonesia (BPS) menunjukkan bahwa Gross Enrollment Ratio (GER) pendidikan tinggi Indonesia baru mencapai 32,89% pada 2025, Artinya, lebih dari separuh kelompok usia kuliah di Indonesia masih belum mengenyam pendidikan tinggi, terutama masyarakat berpenghasilan rendah dan siswa dari daerah dengan akses pendidikan terbatas.

Hal tersebut menjadi fokus dalam penyelenggaraan PSF Education Summit: Transforming Lives, Shaping the Future yang digelar Putera Sampoerna Foundation (PSF). Forum ini menjadi ruang kolaborasi antara pemerintah, komunitas pendidikan, hingga pelaku industri dan teknologi untuk membahas masa depan pendidikan di era digital.

Head of Program & GuruBinar PSF-SDO Juliana menekankan, pendidikan merupakan investasi jangka panjang yang membutuhkan dukungan berkelanjutan dari pemerintah, sektor swasta, hingga komunitas pendidikan.

“Untuk mewujudkan transformasi yang menyeluruh dan berkelanjutan, kolaborasi antara pemerintah, sektor swasta, dan komunitas pendidikan perlu terus diperkuat agar dampaknya semakin luas dan merata,” katanya pada gelar PSF Education Summit 2026, Rabu (13/5/2026) di Jakarta.

Melalui kegiatan ini, PSF kembali menegaskan komitmennya dalam mendukung pendidikan Indonesia melalui perluasan akses pendidikan berkualitas, penguatan kapasitas guru, serta kolaborasi lintas sektor yang berkelanjutan. Komitmen ini terus diwujudkan secara konsisten selama 25 tahun melalui pemberian lebih dari 53 ribu beasiswa serta program pengembangan guru yang telah menjangkau lebih dari 34 provinsi di seluruh Indonesia.

Selain forum diskusi, rangkaian acara ini turut diperkuat dengan sesi Workshop Strategi Pembelajaran bertajuk “Kolaborasi dan Visualisasi Pembelajaran di Era Digital” yang berfokus pada penguatan kapasitas guru agar dapat mengajar dengan lebih cerdas, efisien, dan berdampak.

“Kami berharap acara ini dapat menjadi ruang untuk memperkuat dialog dan kolaborasi dalam mendorong kemajuan pendidikan di Indonesia. Melalui momentum 25 tahun PSF dan peringatan Hari Pendidikan Nasional, PSF akan terus melanjutkan komitmennya dalam mendukung transformasi pendidikan di Indonesia,” kata Juliana.

Salah satu dampak nyata dari upaya pemerataan akses pendidikan ini dirasakan langsung oleh Tinton Galih Yudhianto, Director of Partnership & Communications Konservasi Indonesia, yang merupakan penerima beasiswa PSF untuk jenjang S1 di Universitas Airlangga pada tahun 2002.

“Bagi saya, pendidikan adalah ‘paspor’ untuk meraih kehidupan yang lebih baik, bukan hanya dari segi pengetahuan, tetapi juga cara berpikir dan karakter. Kesempatan menerima beasiswa PSF dan menempuh pendidikan tinggi membantu saya melihat dunia dengan lebih luas, berpikir lebih kritis, dan lebih percaya diri. Selain itu, saya juga mendapat dukungan dari mentor, teman, dan komunitas untuk terus berkembang. Pengalaman ini membuktikan bahwa latar belakang ekonomi bukanlah batas untuk melangkah lebih jauh,” katanya.

Sementara itu, upaya memperluas akses dan meningkatkan kualitas pendidikan perlu berjalan secara beriringan. Dampak dari penguatan kapasitas pendidik ini juga dirasakan oleh Iswatul Khoiriyah, S.Pd.SD, Kepala Sekolah SDN Temas 02 Kota Batu yang menerima beasiswa pelatihan guru PSF melalui GuruBinar.

“Mengikuti pelatihan dari PSF memberi saya banyak wawasan baru yang saya terapkan di kelas. Bagi saya, mengajar bukan sekadar tentang siapa muridnya, tetapi bagaimana mempersiapkan mereka untuk 10 tahun ke depan dengan sepenuh hati. Di era digital ini, saya juga mendorong siswa untuk berpikir kreatif agar siap menghadapi dunia kerja di masa depan,” ungkap Iswatul.

Pada kesempatan itu, Kepala Seksi Pendidik Bidang PTK Dinas Pendidikan Provinsi DKI Jakarta, Juwarto menilai perkembangan AI tidak akan menggantikan peran guru dalam proses pendidikan.

“Di tengah perkembangan kecerdasan buatan (AI) yang semakin pesat, guru tetap menjadi kunci utama transformasi pendidikan. Lebih dari sekadar menyampaikan pengetahuan, guru hadir dengan hati untuk membimbing setiap siswa menjadi pemenang di masa depan,” ucapnya.

 

 

STEVY WIDIA

Tags: AI dalam Pendidikanpendidikan masa depanperan guruPSF Education Summit 2026Putera Sampoerna Foundation (PSF)
Previous Post

Agritech FisTx Perkenalkan NAWASENA, Solusi Cerdas Monitoring Kualitas Air Tambak

Next Post

Halodoc Luncurkan Halofit, Program Manajemen Berat Badan dengan Pendekatan Digital

Related Posts

HSBC Indonesia Business Case Competition 2025
Headline

Universitas Katolik Parahyangan Juara “HSBC Indonesia Business Case Competition 2025”

8 Mei 2025
0
Lighthouse School Program
News

Kolaborasi PSF dan Pemkab Kediri Gelar Lighthouse School Program

11 November 2024
0
Sampoerna University
News

HSBC dan Sampoerna University Gelar Pelatihan Keuangan Bagi Dosen

6 Agustus 2018
0
Load More
Next Post
Halodoc Luncurkan Halofit, Program Manajemen Berat Badan dengan Pendekatan Digital

Halodoc Luncurkan Halofit, Program Manajemen Berat Badan dengan Pendekatan Digital

6 Dari 10 Anak Muda Andalkan Teknologi AI Untuk Swadiagnosis Masalah Kesehatan

6 Dari 10 Anak Muda Andalkan Teknologi AI Untuk Swadiagnosis Masalah Kesehatan

Discussion about this post

Recent Updates

6 Dari 10 Anak Muda Andalkan Teknologi AI Untuk Swadiagnosis Masalah Kesehatan

6 Dari 10 Anak Muda Andalkan Teknologi AI Untuk Swadiagnosis Masalah Kesehatan

14 Mei 2026
Halodoc Luncurkan Halofit, Program Manajemen Berat Badan dengan Pendekatan Digital

Halodoc Luncurkan Halofit, Program Manajemen Berat Badan dengan Pendekatan Digital

14 Mei 2026
AI Berkembang Pesat, Guru Tetap Jadi Kunci Pendidikan Masa Depan

AI Berkembang Pesat, Guru Tetap Jadi Kunci Pendidikan Masa Depan

14 Mei 2026
FisTx Nawasena

Agritech FisTx Perkenalkan NAWASENA, Solusi Cerdas Monitoring Kualitas Air Tambak

13 Mei 2026
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

27 Juni 2019
Sayurbox x Blitz

Sayurbox Gunakan Motor Listrik Blitz untuk Layanan Pengiriman

10 Januari 2024
Startup Hayokerja

Startup HayoKerja Hadirkan Solusi PHL bagi Perusahaan Pencari Tenaga Kerja

25 September 2023
fraud KoinP2P - KoinWorks

Gara-Gara Kasus Fraud KoinP2P, Rusak KoinWorks Sebelanga

22 November 2025
Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

0
Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

0
Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

0
Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

0
6 Dari 10 Anak Muda Andalkan Teknologi AI Untuk Swadiagnosis Masalah Kesehatan

6 Dari 10 Anak Muda Andalkan Teknologi AI Untuk Swadiagnosis Masalah Kesehatan

14 Mei 2026
Halodoc Luncurkan Halofit, Program Manajemen Berat Badan dengan Pendekatan Digital

Halodoc Luncurkan Halofit, Program Manajemen Berat Badan dengan Pendekatan Digital

14 Mei 2026
AI Berkembang Pesat, Guru Tetap Jadi Kunci Pendidikan Masa Depan

AI Berkembang Pesat, Guru Tetap Jadi Kunci Pendidikan Masa Depan

14 Mei 2026
FisTx Nawasena

Agritech FisTx Perkenalkan NAWASENA, Solusi Cerdas Monitoring Kualitas Air Tambak

13 Mei 2026
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Layanan Bisnis
Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved
No Result
View All Result
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development

Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.
Go to mobile version