youngster.id - Platform hiburan daring, iQIYI, merilis daftar Konten Tren Global (Global Trending Content) untuk paruh pertama (semester I) tahun 2026. Dalam laporan tersebut, iQIYI International mencatatkan lonjakan total penonton sebesar 130% secara tahunan (year-on-year) di pasar internasional.
Pertumbuhan yang kuat ini didorong oleh penerapan strategi gabungan “long + short”, di mana drama China premium berdurasi panjang (long-form) dan drama mikro (micro dramas) menjadi dua mesin utama ekspansi luar negeri perusahaan. Selain itu, langkah lokalisasi melalui penyediaan kapal teks (subtitle) dalam 13 bahasa, penyulihan suara (dubbing) berkualitas tinggi, serta acara interaksi langsung bersama penggemar (offline fan engagement) turut memperdalam keterlibatan penonton di berbagai pasar utama.
Data kepenontonan sepanjang semester I-2026 mengungkapkan adanya preferensi konten yang berbeda dan unik di setiap wilayah. Di Asia Tenggara, muncul permintaan yang kuat terhadap drama China premium dan konten yang dilokalisasi, seperti di Thailand yang mana kualitas dubbing serta acara luring menjadi faktor krusial hingga membuat tujuh drama China dengan sulih suara bahasa Thai berhasil menembus jajaran 10 besar lokal. Sementara itu, penonton di Asia Timur, khususnya Jepang dan Korea Selatan, lebih tertarik pada drama mikro yang memiliki alur cepat serta intensitas cerita padat, hingga jenis konten ini sukses menguasai separuh dari daftar 10 tren teratas setempat.
Pergeseran minat juga terlihat di Amerika Latin, di mana perluasan opsi sulih suara ke dalam bahasa Spanyol dan Portugis berhasil membuka akses konten Asia ke segmen audiens yang jauh lebih luas. Kontras dengan wilayah tersebut, selera penonton di Timur Tengah justru cenderung konsisten pada drama premium bertema realisme dan militer yang menyajikan konflik tinggi serta kedalaman emosi.
Dominasi Drama China Produksi Mandiri dan Tren Drama Mikro
Sepanjang paruh pertama tahun ini, seluruh judul yang masuk dalam peringkat 10 besar drama China di iQIYI International merupakan hasil produksi mandiri (self-produced). Serial drama “Pursuit of Jade” sukses menempati peringkat pertama di semua kategori konten dan menjadi drama sejarah China yang paling banyak dicari di Google secara global sejak tahun 2025 berkat narasi pemberdayaan perempuan dan estetika khas Timur.
Tiga judul populer dari tahun lalu, yakni “Fated Hearts,” “The Best Thing,” dan “Speed and Love” juga kembali masuk ke dalam daftar, menunjukkan daya tarik jangka panjang (long-tail appeal) dari konten premium iQIYI.
Di sisi lain, drama mikro berkembang pesat menjadi pintu masuk utama bagi penonton internasional untuk menikmati konten China karena formatnya yang ramah gawai (mobile-first) dan cocok dengan kebiasaan menonton yang terfragmentasi. Bertema romansa kontemporer dan pembalikan kelas sosial, serial “Midnight Temptation” keluar sebagai drama mikro nomor satu secara global.
Melalui program kemitraan penggemar “iQIYI Starship Project”, platform ini sukses membawa para pemeran utama ke Thailand dan Malaysia untuk mendekatkan diri dengan basis penggemar lokal. Ke depan, iQIYI International berkomitmen untuk memperkuat posisinya sebagai rumah bagi konten Asia populer yang menghadirkan pengalaman emosional serta budaya yang mendalam bagi pemirsa global.
STEVY WIDIA

















Discussion about this post