youngster.id - Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia bersama Singapore Business Federation (SBF) memperkuat sinergi perdagangan digital dan investasi kawasan melalui gelaran Indonesia-Singapore High Level Business Dialogue di Menara Kadin Indonesia.
Mengusung tema “Advancing Digital Trade, Business Cooperation, and the Indonesia-Singapore Agenda Towards 2027”, dialog tingkat tinggi ini berfokus pada pemanfaatan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) dalam efisiensi perdagangan serta persiapan menyambut Kepemimpinan ASEAN 2027 yang akan dipegang oleh Singapura.
Ketua Umum Kadin Indonesia, Anindya Novyan Bakrie, menyampaikan bahwa integrasi teknologi AI menjadi kunci penting untuk memperluas jangkauan pasar ekspor nasional secara efisien.
“Kami ingin memastikan perdagangan dapat dilakukan lebih banyak dengan teknologi, lebih murah, lebih cepat, dan akses pasar lebih besar. Kadin juga mendukung penuh agar keterhubungan ASEAN menjadi lebih terhubung, lebih global, dan berkelanjutan,” ujar Anindya, dikutip Kamis (3/9/2026).
Implementasi Trade AI Advisor dan Forum Bisnis Regional
Sebagai wujud konkret kerja sama teknis, SBF dan Kadin Indonesia mulai mengoperasionalkan platform Trade AI Advisor untuk mempermudah navigasi peluang bisnis antarnegara. Selain itu, kedua lembaga berencana menggelar Singapore Regional Business Forum pada pertengahan tahun 2027.
Chairman of SBF, Mark Lee, menegaskan bahwa intensitas Kunjungan SBF hingga tiga kali ke Indonesia dalam tiga bulan terakhir mencerminkan kepercayaan tinggi pelaku usaha Singapura terhadap fundamental ekonomi jangka panjang Indonesia.
“Kami membawa perwakilan dunia usaha dari sektor kesehatan, ritel, komoditas, hingga perkebunan. Kami percaya masih banyak peluang kolaborasi bersama Kadin, tidak hanya lewat Trade AI Advisor, tetapi juga mendorong agenda ASEAN 2027 yang mampu menciptakan lapangan kerja berkualitas,” ungkap Mark.
Dukungan Pemerintah untuk Rantai Pasok dan Digitalisasi Kawasan
Deputi Bidang Koordinasi Kerja Sama Ekonomi dan Investasi Kemenko Perekonomian RI, Edi Prio Pambudi, menegaskan komitmen pemerintah dalam mendukung kesiapan Singapura memegang Kepemimpinan ASEAN 2027.
Menurut Edi, pemerintah kedua negara telah sepakat untuk memperkuat rantai pasok regional (regional global supply chain) guna mengantisipasi ketidakpastian geopolitik dan ekonomi global.
“Di tengah situasi dunia saat ini, negara-negara kawasan perlu saling memperkuat, terutama dalam ketahanan energi, pasokan pangan, serta konektivitas digital. Digitalisasi ini sangat krusial karena akan membuka peluang kerja yang lebih luas dan layak bagi generasi muda di kawasan ASEAN,” tutur Edi.
Pertemuan strategis ini turut dihadiri oleh jajaran pimpinan Kadin Indonesia, antara lain Wakil Ketua Umum Koordinator (WKUK) Bidang Perekonomian Franky O. Widjaja, WKUK Bidang Pembangunan Manusia, Kebudayaan, dan Pembangunan Berkelanjutan Shinta Widjaja Kamdani, WKUK Bidang Pengembangan Ekspor Juan Permata Adoe, serta WKUK Bidang Pertahanan Andi Rachmat.
STEVY WIDIA

















Discussion about this post