Selasa, 20 Oktober 2026
No Result
View All Result
youngster.id
Pratesis Ads
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
No Result
View All Result
Home Headline Digital Business

Sektor Blockchain Asia Tenggara Raih Pendanaan US$6,8 Miliar, Layanan Kripto Mendominasi

3 September 2026
in Digital Business
Reading Time: 3 mins read
Transaksi Kripto Indonesia 2026

Transaksi Kripto Indonesia Naik 12,87% per Agustus 2026, Capai Rp23,16 Triliun (Foto: Ilustrasi)

0
SHARES
0
VIEWS

youngster.id - Sektor teknologi blockchain di Asia Tenggara mencatatkan kumulasi pendanaan ekuitas sebesar US$6,2 miliar (sekitar Rp98 triliun) yang tersebar di 1.323 perusahaan terdanai secara year-to-date. Berdasarkan laporan platform data pasar Tracxn, sebanyak US$680 juta di antaranya berhasil dihimpun sepanjang tahun 2026 berjalan.

Pergerakan pendanaan sektor ini sempat mencapai puncaknya di angka US$2,2 miliar pada 2022, sebelum terkoreksi menjadi US$386 juta pada 2023, membalas ke level US$804 juta pada 2024, lalu melandai ke US$319 juta pada 2025, dan kembali menguat ke US$680 juta pada 2026 YTD.

Kinerja tersebut mencerminkan Compound Annual Growth Rate (CAGR) pendanaan lima tahunan sebesar -10%, sementara CAGR tiga tahunan mencatatkan pemulihan positif +21%.

Kendati nilai pendanaan mulai berbalik arah di tahun 2026, aktivitas putaran pendanaan (deal activity) terus mengalami pengetatan, bergeser dari 206 putaran pada 2022 menjadi 46 pada 2025, dan tercatat 25 putaran sepanjang 2026 berjalan. Penurunan paling signifikan terlihat pada pendanaan tahap awal (seed stage), sedangkan sebagian kecil perusahaan tahap lanjut (late stage) masih mampu menggalang suntikan modal berukuran besar.

Layanan Finansial Kripto Jadi Sektor Terfavorit

Layanan keuangan kripto (crypto financial services) mengukuhkan posisinya sebagai segmen dengan daya tarik investasi tertinggi. Sepanjang tahun lalu, segmen ini menyerap dana US$498 juta dari 19 putaran pendanaan, atau melesat 48,4% secara tahunan (year-on-year).

Sektor lain yang turut menyerap permodalan mencakup Digital Asset Fractionalization Platforms sebesar US$114 juta dari tiga putaran, Dapp Development Platforms sebesar US$77,0 juta, serta Blockchain Network sebesar US$49,5 juta.

Putaran pendanaan terbesar baru-baru ini diraih oleh CRYPTO melalui pendanaan Seri D senilai US$400 juta pada Juli 2026, yang menyumbang lebih dari separuh total modal yang terhimpun sepanjang tahun ini. Selain itu, pendanaan Seri D Edena Capital senilai US$100 juta dan Seri A Startale senilai US$50 juta menjadi jajaran transaksi terbesar di kawasan.

Dari 3,957 perusahaan blockchain yang terdata di Asia Tenggara, sebanyak 1.323 telah mengumpulkan pendanaan institusional. Namun, piramida pertumbuhan tergolong ketat: 167 perusahaan berhasil mencapai Seri A ke atas, 50 di Seri B ke atas, 14 di Seri C ke atas, dan hanya 4 perusahaan yang berhasil menembus Seri D ke atas. Meski demikian, industri ini telah menetaskan 6 unicorn serta ditopang oleh pipeline 60 soonicorn dan 124 minicorn pada model bisnis layanan keuangan kripto.

Singapura Kuasai Pasar, Jakarta Jadi Hub Utama Regional

Secara geografis, Singapura masih mendominasi dengan menguasai 82,5% dari total pendanaan regional dan menjadi rumah bagi 2.285 dari 3.957 perusahaan terdaftar. Jakarta menyusul di posisi berikutnya dengan kontribusi 3% pendanaan, disusul Mandaluyong, Metro Manila, Makati, dan Bali yang masing-masing menyumbang sekitar 1%. Kota-kota lain seperti Bangkok, Kuala Lumpur, dan Ho Chi Minh City juga menjadi hub penting dengan hosting lebih dari 120 perusahaan.

Asia Tenggara sejauh ini telah melahirkan enam unicorn blockchain — yakni Sygnum, Polyhedra Network, Multichain, Bitkub, Sky Mavis, dan Amber Group — dari total 95 unicorn blockchain di tingkat global. Menariknya, perusahaan di Asia Tenggara mampu mencapai status unicorn secara substansial lebih cepat dibanding rata-rata global, yakni hanya membutuhkan waktu rata-rata 1,7 tahun sejak meraih pendanaan Seri A, jauh lebih singkat dibandingkan rerata global yang mencapai 5,5 tahun.

Selain itu, dari sisi efisiensi modal kumulatif, startup di kawasan ini rata-rata hanya memerlukan pendanaan awal sebesar US$47,7 juta untuk menembus valuasi miliaran dolar, berbanding jauh dengan rerata global yang menghabiskan hingga US$117 juta.

M&A Jadi Jalur Exit Utama Perusahaan Blockchain

Jalur akuisisi (M&A) menjadi pilihan exit paling dominan dibandingkan penawaran umum perdana (initial public offering/IPO), dengan perbandingan 43 transaksi akuisisi berbanding 4 IPO. Rata-rata perusahaan mencapai akuisisi dalam waktu 6,2 tahun sejak pendanaan pertama dengan rata-rata nilai akuisisi US$54,9 juta.

Aktivitas akuisisi terbaru sepanjang 2026 mencakup pembelian CoinHako oleh SBI Group dan akuisisi NOBI oleh Bybit. Sementara itu, nilai akuisisi terekspos terbesar di kawasan mencakup CGCX senilai US$153 juta dan Satang senilai US$103 juta. Di pasar publik, pencatatan saham perdana dicapai oleh Antalpha pada Mei 2025 dan Tridentity pada September 2024.

Mayoritas pembeli (acquirer) berpusat di luar Asia Tenggara, termasuk entitas global seperti SBI Group, Bybit, dan Consensys. (*AMBS)

 

Tags: Asia Tenggarablockchainfinansial digitalkriptopendanaan startupSingapuraTracxnUnicorn Kripto
Previous Post

Kadin dan SBF Perkuat Kerja Sama Perdagangan Digital dan Rantai Pasok Menuju ASEAN 2027

Next Post

Perkuat Pasar Indonesia, Carsome Raih EBITDA US$8,3 Juta dan Genjot Transaksi Ritel

Related Posts

kreator TikTok
Industry

TikTok Awards Southeast Asia 2026 Dibuka, Kreator Indonesia Bersaing di 11 Kategori

16 Oktober 2026
0
e-commerce Asia Tenggara
Digital Business

Pasar E-Commerce Asia Tenggara Diproyeksi Tembus US$400 Miliar pada 2031. Bagaimana Indonesia?

15 Oktober 2026
0
Volume Paket J&T Express
Digital Business

Volume Paket J&T Express Naik 24,8% di Q3 2026, Tembus 9,58 Miliar Pengiriman

15 Oktober 2026
0
Load More
Next Post
Carsome pasar mobil bekas Indonesia

Perkuat Pasar Indonesia, Carsome Raih EBITDA US$8,3 Juta dan Genjot Transaksi Ritel

AI Gemini Jadi Partner Kreatif Desainer Indonesia

AI Gemini Jadi Partner Kreatif Desainer Indonesia

Tren percakapan digital

Tren Percakapan Digital di Indonesia Melonjak, Pasar CPaaS Diproyeksikan Tembus US$686 Juta

Discussion about this post

Recent Updates

GoTo LLM AI bahasa Indonesia

GoTo Rilis LLM AI 27 Miliar Parameter Berbahasa Indonesia dan Daerah, Akses Dibuka Gratis untuk Publik

19 Oktober 2026
Pendanaan Startup Indonesia

Pendanaan Startup Indonesia Mulai Beralih dari Ekuitas ke Utang Terstruktur

19 Oktober 2026
Pembayaran QRIS aplikasi ShopeePay

Aplikasi ShopeePay Perkuat Adopsi QRIS, Dukung QRIS Tap hingga Transaksi Antarnegara

19 Oktober 2026
RoaminRabbit asisten AI Jojo

RoaminRabbit Luncurkan Jojo the Rabbit, Asisten AI Layanan eSIM untuk Wisatawan Global

19 Oktober 2026
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

27 Juni 2019
Sayurbox x Blitz

Sayurbox Gunakan Motor Listrik Blitz untuk Layanan Pengiriman

10 Januari 2024
Startup Hayokerja

Startup HayoKerja Hadirkan Solusi PHL bagi Perusahaan Pencari Tenaga Kerja

25 September 2023
fraud KoinP2P - KoinWorks

Gara-Gara Kasus Fraud KoinP2P, Rusak KoinWorks Sebelanga

22 November 2025
Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

0
Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

0
Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

0
Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

0
GoTo LLM AI bahasa Indonesia

GoTo Rilis LLM AI 27 Miliar Parameter Berbahasa Indonesia dan Daerah, Akses Dibuka Gratis untuk Publik

19 Oktober 2026
Pendanaan Startup Indonesia

Pendanaan Startup Indonesia Mulai Beralih dari Ekuitas ke Utang Terstruktur

19 Oktober 2026
Pembayaran QRIS aplikasi ShopeePay

Aplikasi ShopeePay Perkuat Adopsi QRIS, Dukung QRIS Tap hingga Transaksi Antarnegara

19 Oktober 2026
RoaminRabbit asisten AI Jojo

RoaminRabbit Luncurkan Jojo the Rabbit, Asisten AI Layanan eSIM untuk Wisatawan Global

19 Oktober 2026
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Layanan Bisnis
Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved
No Result
View All Result
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development

Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.
Go to mobile version