Selasa, 2 Juni 2026
No Result
View All Result
youngster.id
Pratesis Ads
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
No Result
View All Result
Home News Industry

Masa Depan Ekonomi Hijau: Solusi Indonesia Atasi Krisis Iklim dan Dorong Pertumbuhan Inklusif

2 Juni 2026
in Industry
Reading Time: 2 mins read
Ekonomi Hijau

Masa Depan Ekonomi Hijau: Solusi Indonesia Atasi Krisis Iklim dan Dorong Pertumbuhan Inklusif (Foto: Ilustrasi)

0
SHARES
0
VIEWS

youngster.id - Di tengah meningkatnya ancaman krisis iklim, kerusakan lingkungan, dan ketidakpastian ekonomi global, transisi menuju model ekonomi hijau kini menjadi kebutuhan mendesak yang tidak bisa lagi ditunda. Indonesia berada di titik krusial untuk menentukan arah pembangunan masa depan: tetap bertahan pada pola ekonomi lama yang eksploitatif atau beralih ke model pembangunan yang berkelanjutan, inklusif, dan resilien.

Secara global, konsep ekonomi hijau telah menjadi perhatian utama. Berdasarkan definisi United Nations Environment Programme (UNEP), ekonomi hijau adalah model yang meningkatkan kesejahteraan manusia dan keadilan sosial, sekaligus menekan risiko lingkungan secara signifikan. Sejalan dengan hal itu, World Bank juga memperkenalkan pendekatan inclusive green growth yang menitikberatkan pada efisiensi penggunaan sumber daya alam dan ketangguhan menghadapi risiko bencana.

Meski memiliki berbagai pendekatan, benang merah dari ekonomi hijau adalah pertumbuhan ekonomi harus tetap berjalan tanpa mengorbankan lingkungan dan masa depan generasi mendatang.

Bagi Indonesia, urgensi penerapan ekonomi hijau sangat nyata. Di satu sisi, Indonesia memiliki modal besar berupa kekayaan hutan tropis, potensi Energi Baru Terbarukan (EBT), serta bonus demografi. Namun di sisi lain, bayang-bayang krisis air, polusi udara, banjir, hingga cuaca ekstrem terus mengancam akibat ketergantungan pada eksploitasi komoditas mentah.

Mantan Gubernur Bank Indonesia sekaligus pengamat ekonomi, Dr. (HC) Ir. Burhanuddin Abdullah, M.A., menilai biaya untuk mempertahankan model pembangunan lama hari ini sebenarnya sudah jauh lebih mahal dibandingkan biaya untuk bertransisi.

“Kita harus melihat ekonomi hijau bukan sebagai beban, tetapi sebagai peluang besar menciptakan pertumbuhan ekonomi baru, lapangan kerja baru, sekaligus menjaga keberlanjutan bangsa,” ujar Burhanuddin, yang juga menjabat Ketua Dewan Pembina IKA Unpad, Selasa (2/6/2026).

Ia menambahkan, negara yang mampu beradaptasi dengan standar industri rendah karbon dan efisiensi energi tinggi justru akan menjadi pemenang ekonomi dunia di masa depan.

Penerapan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) dalam industri juga dinilai tidak akan menghentikan roda ekonomi. Menurut praktisi transformasi korporasi, Dr. Ferdian Agustiana, ekonomi hijau justru mendorong pertumbuhan dengan cara yang lebih cerdas dan efisien. Indonesia dinilai punya peluang emas menjadi pemain utama global jika mampu memanfaatkan momentum transisi energi, hilirisasi berkelanjutan, dan inovasi teknologi ramah lingkungan.

Guna menerjemahkan konsep besar ini menjadi langkah nyata yang aplikatif dan tidak berjalan parsial, kolaborasi lintas sektor antara pemerintah, akademisi, dunia usaha, dan masyarakat sipil mutlak diperlukan.

Sebagai bentuk kontribusi nyata dalam membangun ruang dialog tersebut, Ikatan Alumni Universitas Padjadjaran (IKA Unpad) menginisiasi pembentukan Forum Ekonomi Hijau (FEH). Forum kolaboratif ini dijadwalkan akan resmi diluncurkan pada 17 Juni 2026 di Jakarta.

Acara peluncuran tersebut akan dikemas dalam bentuk diskusi panel untuk merumuskan formula terbaik penerapan ekonomi hijau di Indonesia. Agenda ini bakal menghadirkan sejumlah tokoh nasional dan pembuat kebijakan, di antaranya: Dr. Ferry Juliantono, S.E., Ak., M.Si. (Menteri Koperasi RI / Ketua Umum IKA Unpad), Purbaya Yudhi Sadewa, S.T., M.Sc., Ph.D. (Menteri Keuangan RI), Drs. Moh. Jumhur Hidayat, M.Si. (Menteri Lingkungan Hidup RI), dan Masyita Crystalin, Ph.D. (Head of Economics, Portfolio Alignment & Sustainability Danantara Indonesia).

Dalam jangka panjang, Forum Ekonomi Hijau yang diinisiasi oleh IKA Unpad ini ditargetkan untuk berkembang menjadi platform independen yang memperluas diskusi publik, mengawal kebijakan hijau, serta melahirkan rekomendasi konkret demi keberlanjutan ekonomi nasional.

 

STEVY WIDIA 

Tags: ekonomi hijauESGForum Ekonomi HijauIKA Unpadkrisis iklimlingkungan hiduppembangunan berkelanjutanSolusi Ekonomi
Previous Post

Startup Kargo Technologies Pangkas Biaya Operasional 66% dengan Truk Listrik

Next Post

Berantas Judi Online dan Transaksi Ilegal, DANA Perketat Pengawasan Berbasis Risiko

Related Posts

Pendanaan Digital Edge
Digital Business

Digital Edge Amankan Pendanaan Rp9,2 Triliun untuk Ekspansi Kampus Data Center Termasuk di Indonesia

22 Mei 2026
0
Pembiayaan Berkelanjutan Bank DBS Indonesia
Digital Business

Pembiayaan Berkelanjutan Bank DBS Indonesia Tembus Rp15,6 Triliun

21 Mei 2026
0
Kredit Berkelanjutan Bank Raya
Digital Business

Terapkan Prinsip ESG, Kredit Berkelanjutan Bank Raya Tembus Rp3,6 Triliun

19 Mei 2026
0
Load More
Next Post
DANA berantas transaksi ilegal

Berantas Judi Online dan Transaksi Ilegal, DANA Perketat Pengawasan Berbasis Risiko

Discussion about this post

Recent Updates

DANA berantas transaksi ilegal

Berantas Judi Online dan Transaksi Ilegal, DANA Perketat Pengawasan Berbasis Risiko

2 Juni 2026
Ekonomi Hijau

Masa Depan Ekonomi Hijau: Solusi Indonesia Atasi Krisis Iklim dan Dorong Pertumbuhan Inklusif

2 Juni 2026
Kargo Technologies

Startup Kargo Technologies Pangkas Biaya Operasional 66% dengan Truk Listrik

2 Juni 2026
Chatgpt Tools AI

AI Jadi Teman Belajar Baru Mahasiswa, OpenAI Luncurkan Program Khusus di Indonesia

2 Juni 2026
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

27 Juni 2019
Sayurbox x Blitz

Sayurbox Gunakan Motor Listrik Blitz untuk Layanan Pengiriman

10 Januari 2024
Startup Hayokerja

Startup HayoKerja Hadirkan Solusi PHL bagi Perusahaan Pencari Tenaga Kerja

25 September 2023
fraud KoinP2P - KoinWorks

Gara-Gara Kasus Fraud KoinP2P, Rusak KoinWorks Sebelanga

22 November 2025
Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

0
Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

0
Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

0
Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

0
DANA berantas transaksi ilegal

Berantas Judi Online dan Transaksi Ilegal, DANA Perketat Pengawasan Berbasis Risiko

2 Juni 2026
Ekonomi Hijau

Masa Depan Ekonomi Hijau: Solusi Indonesia Atasi Krisis Iklim dan Dorong Pertumbuhan Inklusif

2 Juni 2026
Kargo Technologies

Startup Kargo Technologies Pangkas Biaya Operasional 66% dengan Truk Listrik

2 Juni 2026
Chatgpt Tools AI

AI Jadi Teman Belajar Baru Mahasiswa, OpenAI Luncurkan Program Khusus di Indonesia

2 Juni 2026
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Layanan Bisnis
Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved
No Result
View All Result
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development

Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.
Go to mobile version