Rabu, 4 November 2026
No Result
View All Result
youngster.id
Pratesis Ads
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
No Result
View All Result
Home News Industry

OJK dan IASC Berhasil Amankan Dana Korban Penipuan Rp825,2 Miliar Hingga Oktober 2026

4 November 2026
in Industry
Reading Time: 2 mins read
OJK IASC amankan dana penipuan

OJK dan IASC Berhasil Amankan Dana Korban Penipuan Rp825,2 Miliar Hingga Oktober 2026 (Foto: ilustrasi)

0
SHARES
0
VIEWS

youngster.id - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terus memperketat pengawasan dan penguatan perlindungan konsumen di sektor aset keuangan digital serta aset kripto. Hingga akhir Oktober 2026, akumulasi dana korban penipuan yang berhasil diamankan melalui Indonesia Anti-Scam Centre (IASC) mencapai Rp825,2 miliar, seiring meningkatnya upaya penindakan terhadap modus kejahatan finansial digital.

Berdasarkan data OJK per 30 September 2026, IASC mencatat penerimaan sebanyak 702.342 laporan dari masyarakat. Dari laporan penanganan tersebut, sebanyak 702.833 rekening yang terindikasi terkait kejahatan telah dibekukan, dengan nilai pembekuan awal mencapai Rp811,1 miliar sebelum melonjak menjadi Rp825,2 miliar pada akhir Oktober 2026. Dari total dana yang diamankan, OJK dan IASC telah memulihkan dan mengembalikan dana senilai Rp207,16 miliar kepada para korban.

Selain pengamanan dana penipuan, OJK mencatat lima insiden penanganan di sektor aset keuangan digital dan aset kripto sepanjang periode Agustus hingga September 2026. Penanganan insiden mencakup pemantauan transaksi tidak wajar, pembekuan rekening yang dicurigai terkait kejahatan, serta koordinasi lintas lembaga untuk pemulihan aset.

CEO dan Founder FLOQ, Yudhono Rawis, menilai bahwa maraknya insiden kejahatan finansial ini menjadi pengingat pentingnya sinergi antara regulator, penyelenggara platform, dan pengguna dalam menjaga keamanan ekosistem aset digital.

“Keamanan dalam ekosistem aset digital tidak hanya bergantung pada teknologi dan sistem pengawasan, tetapi juga pada kesadaran pengguna dalam menjaga keamanan akun dan memahami risiko setiap transaksi. Kami mengimbau investor untuk selalu melakukan verifikasi sebelum mengambil keputusan, terutama ketika menerima informasi atau penawaran yang menjanjikan keuntungan tidak masuk akal,” ujar Yudho, dikutip Rabu (4/11/2026).

Ia menambahkan bahwa kepatuhan platform terhadap legalitas regulator merupakan batas aman minimum yang harus dipastikan oleh para pengguna sebelum bertransaksi. Investor diminta tetap waspada terhadap modus penyebaran tautan palsu (phishing), penyamaran sebagai layanan pelanggan, hingga situs tiruan yang mengincar data sensitif seperti kata sandi dan kode One-Time Password (OTP). (*AMBS)

 

Tags: aset kriptoFLOQIASCkeuangan digitalOJKpenipuan digitalperlindungan konsumenYudhono Rawis
Previous Post

Permintaan Komponen Paspor Melonjak, Jasuindo Kembangkan Dokumen Sekuriti Berbasis Chip RFID

Related Posts

Laba Bank Neo Commerce
Digital Business

Laba Bank Neo Commerce Tembus Rp430,98 Miliar, Perkuat Fundamental Bisnis

4 November 2026
0
Kredit Pintar komitmen inklusi keuangan literasi
Digital Business

Kredit Pintar Perkuat Komitmen Inklusi dan Literasi Keuangan Keluarga

3 November 2026
0
Indodax Aset Data Member
Digital Business

Indodax Pastikan Aset dan Data Member Aman Usai Mitigasi Anomali Sistem

2 November 2026
0
Load More

Discussion about this post

Recent Updates

OJK IASC amankan dana penipuan

OJK dan IASC Berhasil Amankan Dana Korban Penipuan Rp825,2 Miliar Hingga Oktober 2026

4 November 2026
Jasuindo

Permintaan Komponen Paspor Melonjak, Jasuindo Kembangkan Dokumen Sekuriti Berbasis Chip RFID

4 November 2026
Laba Bank Neo Commerce

Laba Bank Neo Commerce Tembus Rp430,98 Miliar, Perkuat Fundamental Bisnis

4 November 2026
Lini data IT Service Telkom tumbuh 8,3%

Lini Data dan IT Service Telkom Tumbuh 8,3% Pada Kuartal III 2026

3 November 2026
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

27 Juni 2019
Sayurbox x Blitz

Sayurbox Gunakan Motor Listrik Blitz untuk Layanan Pengiriman

10 Januari 2024
Startup Hayokerja

Startup HayoKerja Hadirkan Solusi PHL bagi Perusahaan Pencari Tenaga Kerja

25 September 2023
fraud KoinP2P - KoinWorks

Gara-Gara Kasus Fraud KoinP2P, Rusak KoinWorks Sebelanga

22 November 2025
Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

0
Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

0
Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

0
Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

0
OJK IASC amankan dana penipuan

OJK dan IASC Berhasil Amankan Dana Korban Penipuan Rp825,2 Miliar Hingga Oktober 2026

4 November 2026
Jasuindo

Permintaan Komponen Paspor Melonjak, Jasuindo Kembangkan Dokumen Sekuriti Berbasis Chip RFID

4 November 2026
Laba Bank Neo Commerce

Laba Bank Neo Commerce Tembus Rp430,98 Miliar, Perkuat Fundamental Bisnis

4 November 2026
Lini data IT Service Telkom tumbuh 8,3%

Lini Data dan IT Service Telkom Tumbuh 8,3% Pada Kuartal III 2026

3 November 2026
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Layanan Bisnis
Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved
No Result
View All Result
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development

Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.
Go to mobile version