Jumat, 13 Maret 2026
No Result
View All Result
youngster.id
Pratesis Ads
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
No Result
View All Result
Home News Industry

Pasar Kerja Indonesia Tetap Aktif Sepanjang 2024

24 Juni 2025
in Industry
Reading Time: 2 mins read
rekrutmen kerja

Wawancara dengan pelamar kerja.(Foto: ilustrasi/istimewa)

0
SHARES
0
VIEWS

youngster.id - Berdasarkan proyeksi International Monetary Fund (IMF) dalam World Economic Outlook edisi April 2025, tingkat pengangguran Indonesia diperkirakan mencapai 5% pada tahun 2025, meningkat dari 4,9% pada tahun sebelumnya. Meski demikian, data terbaru dari Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan kabar baik dengan penurunan pengangguran terbuka pada tahun 2024 di hampir seluruh tingkat pendidikan, termasuk perguruan tinggi.

Peningkatan angka pengangguran terbuka terlihat pada lulusan SLTA Umum dan Kejuruan. Hal ini mencerminkan bahwa lulusan perguruan tinggi memiliki lebih banyak peluang untuk mendapatkan pekerjaan dibandingkan lulusan sekolah menengah. Pengetahuan AI sebagai aset berharga dalam proses rekrutmen.

Head of Country Marketing Indonesia, Jobstreet by SEEK Sawitri Soedarno mengatakan, meski menghadapi tantangan ekonomi global dan domestik, pasar kerja Indonesia menunjukkan ketahanan yang menggembirakan. Bahkan 75% responden dalam studi Jobstreet by SEEK menyatakan bahwa pasar kerja Indonesia tetap aktif sepanjang 2024.

Baca juga :   Tips & Trik Sukses Rekrutmen di Perusahaan BUMN

“Tren penurunan pengangguran di tingkat perguruan tinggi menunjukkan sinyal positif, namun kita tetap perlu menyiapkan lulusan baru dengan keterampilan yang relevan untuk menghadapi pasar kerja yang terus berubah,” katanya dikutip Selasa (24/6/2025).

Sawitri mengungkapkan, temuan menarik dari Laporan Eksklusif SEEK tersebut adalah bahwa 71% perusahaan kini menganggap pengetahuan AI sebagai aset berharga dalam proses rekrutmen, meskipun masih berada di bawah kualifikasi inti. Kemampuan AI biasanya dinilai melalui perkenalan diri, pertanyaan teknis, dan tinjauan portofolio.

“Data ini menegaskan pentingnya lulusan baru untuk menguasai keterampilan AI dasar sebagai nilai tambah kompetitif, terlepas dari latar belakang pendidikan mereka. Inilah mengapa Jobstreet berkomitmen untuk menjembatani kesenjangan keterampilan melalui fitur KarirKu yang mendukung pengembangan kemampuan profesional, termasuk untuk para lulusan baru,” katanya.

Baca juga :   Memanfaatkan Teknologi AI, Jobstreet by SEEK Luncurkan Platform Baru

Berdasarkan Laporan Eksklusif SEEK “Decoding Global Talent 2024: GenAI Edition”, hanya 5% profesional yang percaya pekerjaan mereka akan digantikan oleh AI, sementara 49% mengantisipasi perubahan aspek tertentu dari pekerjaan mereka yang akan memerlukan pengembangan keterampilan baru.

Di sisi lain, Laporan Eksklusif SEEK “Hiring, Compensation and Benefit 2025” juga mengungkapkan bahwa 56% perusahaan saat ini menerapkan inisiatif untuk mengadopsi prinsip “diversity, equity and inclusion” (DEI) di tempat kerja. Kabar baiknya, 2% akan menerapkan DEI di tahun 2025, sementara 27% mempertimbangkan untuk melakukannya dalam 12 bulan ke depan.

“Penerapan prinsip fair hiring ini menguntungkan kandidat karena setiap kandidat memiliki kesempatan yang setara di dalam rekrutmen, tanpa adanya diskriminasi dan bias, sehingga proses rekrutmen dapat berfokus pada seleksi berbasis kompetensi, skill, dan pengalaman kerja,” ujarnya.

Menghadapi maraknya kasus penipuan lowongan kerja, Jobstreet by SEEK mendorong para pencari kerja untuk menggunakan platform pencarian kerja resmi seperti Jobstreet by SEEK. Platform resmi tidak hanya memberikan jaminan keamanan informasi dan keabsahan lowongan kerja, tetapi juga didukung oleh teknologi AI yang memudahkan dan mempercepat proses pencocokan pencari kerja dengan perusahaan terkait.

Baca juga :   Direkomendasikan Seleb, Apa MCAS Bisa Jadi Pilihan Investasi Jangka Panjang?

“Dengan teknologi AI yang diterapkan oleh Jobstreet, para pencari kerja dan perusahaan dapat memastikan bahwa proses rekrutmen berjalan lebih lancar dan aman. Melalui teknologi yang tepat dan kebijakan rekrutmen yang inklusif, kita dapat membangun ekosistem kerja yang lebih kondusif bagi lulusan baru untuk berkembang,” pungkas Sawitri.

 

 

STEVY WIDIA

Tags: JobStreet by SEEKpasar kerjapenggangguran
Previous Post

Female Future Leader Jaring 70.000 Peserta, Jadi Agen Perubahan dan Pemberdayaan Perempuan

Next Post

Dukung UMKM, BCA Kembali Gelar Program Inkubasi UMKM BCA Go Export

Related Posts

Jobstreet by SEEK - Basic Talent Search
Technology

Jobstreet by SEEK Buka Akses Rekrutment Ke 50 Juta Profil

12 Maret 2026
0
pekerja Indonesia
Industry

Survei Jobstreet: Indonesia Jadi Negara dengan Pekerja Paling Bahagia di Asia Pasifik

4 Februari 2026
0
Tren Rekrutmen 2026
Industry

Tren Rekrutmen 2026: Evolusi AI dari Adopsi ke Integrasi Keterampilan

29 Januari 2026
0
Load More
Next Post
Program Inkubasi UMKM BCA Go Export

Dukung UMKM, BCA Kembali Gelar Program Inkubasi UMKM BCA Go Export

Pembayaran Visa Contactless

Kini, Pembayaran Tiket di Commuter Line Basoetta Bisa Contactless

Bank DBS Indonesia Hadirkan Pendanaan Tanpa Jaminan untuk Sosiopreneur

Bank DBS Indonesia Hadirkan Pendanaan Tanpa Jaminan untuk Sosiopreneur

Discussion about this post

Recent Updates

Penipuan Digital

Penipuan Digital di Indonesia Lebih Tinggi dari Negara Lain, Ini Cara Menghindarinya

13 Maret 2026
Apple Developer Academy

Apple Developer Academy Kelima Digelar, Lebih dari 100 Peserta Ikut Kelas Perdana

13 Maret 2026
Kinerja Keuangan Bukalapak 2025

Pendapatan Bukalapak Melonjak 46% di 2025, Segmen Gaming Jadi Kontributor Utama

13 Maret 2026
Investasi Digital Ajaib

Pertumbuhan Pengguna Investasi Digital Ajaib Capai 7 Juta Investor

13 Maret 2026
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

27 Juni 2019
Sayurbox x Blitz

Sayurbox Gunakan Motor Listrik Blitz untuk Layanan Pengiriman

10 Januari 2024
Startup Hayokerja

Startup HayoKerja Hadirkan Solusi PHL bagi Perusahaan Pencari Tenaga Kerja

25 September 2023
fraud KoinP2P - KoinWorks

Gara-Gara Kasus Fraud KoinP2P, Rusak KoinWorks Sebelanga

22 November 2025
Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

0
Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

0
Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

0
Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

0
Penipuan Digital

Penipuan Digital di Indonesia Lebih Tinggi dari Negara Lain, Ini Cara Menghindarinya

13 Maret 2026
Apple Developer Academy

Apple Developer Academy Kelima Digelar, Lebih dari 100 Peserta Ikut Kelas Perdana

13 Maret 2026
Kinerja Keuangan Bukalapak 2025

Pendapatan Bukalapak Melonjak 46% di 2025, Segmen Gaming Jadi Kontributor Utama

13 Maret 2026
Investasi Digital Ajaib

Pertumbuhan Pengguna Investasi Digital Ajaib Capai 7 Juta Investor

13 Maret 2026
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Layanan Bisnis
Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved
No Result
View All Result
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development

Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.
Go to mobile version