Selasa, 5 Mei 2026
No Result
View All Result
youngster.id
Pratesis Ads
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
No Result
View All Result
Home News

Dukung UMKM, BCA Kembali Gelar Program Inkubasi UMKM BCA Go Export

25 Juni 2025
in News
Reading Time: 2 mins read
Program Inkubasi UMKM BCA Go Export

Dukung UMKM, BCA Kembali Gelar Program Inkubasi UMKM BCA Go Export (Foto: Istimewa)

0
SHARES
0
VIEWS

youngster.id - Melanjutkan komitmennya dalam mendukung perkembangan pelaku usaha menengah, kecil, dan mikro (UMKM) di Indonesia, BCA kembali menggelar Program Inkubasi UMKM BCA Go Export. Program ini diikuti oleh 31 nasabah UMKM BCA yang bergerak di sektor usaha agriculture, food & beverage, art & handycraft dari wilayah Jabodetabek dan Lampung.

Program Inkubasi UMKM BCA Go Export secara khusus dirancang untuk memberikan edukasi dan pendampingan bagi pelaku UMKM, supaya mereka dapat mengenali potensi produknya di pasar internasional, melakukan ekspansi pasar, serta menghadapi tantangan-tantangan yang ada dalam melakukan ekspor.

UMKM merupakan sektor yang memiliki peran penting dalam struktur perekonomian Indonesia. Berdasarkan data Kementerian Koperasi dan UKM pada tahun 2024, jumlah UMKM di Indonesia mencapai lebih dari 65 juta unit usaha. Kontribusi yang diberikan terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) mencapai 60%, serta menyerap 117 juta tenaga kerja, setara dengan 97% dari total angkatan kerja nasional. Data ini mencerminkan potensi besar sektor UMKM, termasuk dalam mendorong kinerja ekspor nasional.

Direktur BCA Antonius Widodo Mulyono mngatakan, sektor UMKM turut memainkan peran penting dalam struktur perekonomian Indonesia. Namun, agar mereka dapat bertumbuh secara berkelanjutan dan bersaing di tingkat global, diperlukan akses untuk pelatihan yang tepat, pendampingan strategis, serta jejaring pasar internasional.

Baca juga :   Takeda Gandeng Good Doctor, Perluas Layanan Vaksinasi DBD

“Melalui program Inkubasi UMKM BCA Go Export, kami berkomitmen untuk membangun ekosistem yang memperkuat kesiapan pelaku usaha dalam menjawab tantangan global, sekaligus membuka peluang baru di pasar global. Kami percaya bahwa UMKM Indonesia memiliki potensi untuk berkembang dan berkontribusi signifikan bagi pertumbuhan ekonomi Indonesia,” jelas Widodo, dikutip Rabu (25/6/2025).

Dalam inkubasi yang berlangsung selama 4 hari tersebut, peserta program Inkubasi UMKM BCA Go Export 2025 mendapatkan kesempatan untuk belajar dari para ahli di bidang ekspor, memahami aturan dan ketentuan transaksi perdagangan internasional, memetakan kesiapan usaha mereka, mempersiapkan mindset dan sikap pelaku ekspor, memperdalam berbagai solusi pembayaran internasional, serta menjalin jejaring dengan pelaku usaha lainnya. Tidak hanya pemaparan secara in-class training, BCA juga menyiapkan pendampingan dari agregator yang kompeten, berkolaborasi dengan ICC Indonesia. Hal ini bertujuan untuk membantu peserta program dalam mencari calon buyer, melakukan business matching, hingga dealing dan pengiriman produk ke negara tujuan.

Baca juga :   Berkolaborasi dengan Bumi Langit, Lokapala Hadirkan Skin Virgo

Dua UMKM binaan BCA menjadi contoh sukses terbaru dari implementasi program Inkubasi UMKM BCA Go Export. Pada akhir tahun 2024, UMKM asal Jember yang bergerak di sektor pertanian, telah mengirimkan produknya pertama kali ke Malaysia & Papua Nugini. Sementara itu, UMKM dari Padang yang memproduksi olahan rempah berhasil menembus pasar Thailand untuk pertama kalinya. Hingga Mei 2025 ini, secara total nilai ekspor yang berhasil diciptakan dari UMKM Binaan BCA telah menembus angka lebih dari Rp100 miliar.

 

STEVY WIDIA

Tags: Program Inkubasi UMKM BCA Go Export
Previous Post

Pasar Kerja Indonesia Tetap Aktif Sepanjang 2024

Next Post

Kini, Pembayaran Tiket di Commuter Line Basoetta Bisa Contactless

Related Posts

No Content Available
Load More
Next Post
Pembayaran Visa Contactless

Kini, Pembayaran Tiket di Commuter Line Basoetta Bisa Contactless

Bank DBS Indonesia Hadirkan Pendanaan Tanpa Jaminan untuk Sosiopreneur

Bank DBS Indonesia Hadirkan Pendanaan Tanpa Jaminan untuk Sosiopreneur

Telkomsel

Pelanggan 5G Di Asia Tenggara Akan Capai 630 Juta pada 2030

Discussion about this post

Recent Updates

Akifumi Katano NEC Indonesia

NEC Indonesia Tunjuk Akifumi Katano sebagai Direktur Utama Baru, Fokus pada Transformasi Digital dan Smart City

5 Mei 2026
Solusi Flip

Solusi Flip: Berawal dari Masalah Riil, Kini Layani 16 Juta Pengguna di Ekosistem Digital

5 Mei 2026
LIXIL Gelar LADC dan LDAD 2026 untuk Dorong Talenta Muda Arsitektur Indonesia

LIXIL Gelar LADC dan LDAD 2026 untuk Dorong Talenta Muda Arsitektur Indonesia

5 Mei 2026
Laba Grab 2026

Laba Meroket ke US$120 Juta, Grab Awali Tahun 2026 dengan Pertumbuhan Kuat di Seluruh Lini

5 Mei 2026
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

27 Juni 2019
Sayurbox x Blitz

Sayurbox Gunakan Motor Listrik Blitz untuk Layanan Pengiriman

10 Januari 2024
Startup Hayokerja

Startup HayoKerja Hadirkan Solusi PHL bagi Perusahaan Pencari Tenaga Kerja

25 September 2023
fraud KoinP2P - KoinWorks

Gara-Gara Kasus Fraud KoinP2P, Rusak KoinWorks Sebelanga

22 November 2025
Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

0
Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

0
Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

0
Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

0
Akifumi Katano NEC Indonesia

NEC Indonesia Tunjuk Akifumi Katano sebagai Direktur Utama Baru, Fokus pada Transformasi Digital dan Smart City

5 Mei 2026
Solusi Flip

Solusi Flip: Berawal dari Masalah Riil, Kini Layani 16 Juta Pengguna di Ekosistem Digital

5 Mei 2026
LIXIL Gelar LADC dan LDAD 2026 untuk Dorong Talenta Muda Arsitektur Indonesia

LIXIL Gelar LADC dan LDAD 2026 untuk Dorong Talenta Muda Arsitektur Indonesia

5 Mei 2026
Laba Grab 2026

Laba Meroket ke US$120 Juta, Grab Awali Tahun 2026 dengan Pertumbuhan Kuat di Seluruh Lini

5 Mei 2026
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Layanan Bisnis
Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved
No Result
View All Result
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development

Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.
Go to mobile version