Pasar Modest Fashion Indonesia Terus Tumbuh, UNIQLO Masuk ke Kategori Hijab

Peluncuran Uniqlo Hijab di Jakarta. (Foto: stevywidia/youngster)

youngster.id - Industri modest fashion terus berkembang seiring meningkatnya permintaan konsumen Muslim di berbagai negara. Berdasarkan State of the Global Islamic Economy Report 2025/26, belanja konsumen Muslim untuk modest fashion mencapai US$347 miliar pada 2024 dan diproyeksikan meningkat menjadi US$444 miliar pada 2029.

Pertumbuhan pasar global tersebut turut membuka peluang bagi Indonesia yang memiliki populasi Muslim terbesar di dunia sekaligus ekosistem industri modest fashion yang terus berkembang. Sejalan dengan potensi tersebut, UNIQLO memasuki kategori hijab di Indonesia.

Marketing Manager UNIQLO Indonesia, Lisqia Lalantika, mengatakan keputusan menghadirkan kategori hijab tidak terlepas dari berbagai masukan pelanggan, khususnya perempuan Muslim di Indonesia dan Malaysia.

“Kami menyadari bahwa kebutuhan setiap perempuan terhadap hijab tidak pernah sama, tergantung pada aktivitas, gaya hidup, dan preferensi masing-masing. Kesadaran ini turut dibentuk oleh berbagai masukan yang kami terima langsung dari pelanggan sepanjang proses pengembangan koleksi ini,” ucap Lisqia pada acara peluncuran, Kamis (6/8/2026).

Menurutnya, masukan tersebut menjadi dasar bagi UNIQLO dalam mengembangkan hijab yang relevan dengan kebutuhan keseharian pengguna.

Salah satunya Hijab Georgette yang hadir dalam bentuk pashmina dengan material halus, mudah dibentuk, dan tidak mudah kusut. Produk ini dirancang untuk digunakan dalam berbagai gaya maupun aktivitas sehari-hari dan tersedia dalam 12 pilihan warna.

Kemudian, Hijab Satin hadir dengan material yang memiliki kilau lembut untuk memberikan tampilan yang lebih polished. Meski memiliki karakter yang lebih elegan, produk berbentuk pashmina ini tetap dapat digunakan untuk berbagai kesempatan, mulai dari aktivitas sehari-hari hingga momen spesial. Hijab Satin tersedia dalam enam pilihan warna.

Sementara untuk perempuan dengan mobilitas tinggi, UNIQLO menawarkan Hijab AIRism UV Protection dalam bentuk segitiga instan. Menggunakan material AIRism yang ringan, memiliki sirkulasi udara baik, dan cepat kering, hijab tersebut juga dilengkapi UV Protection untuk mendukung aktivitas di luar ruangan. Produk ini tersedia dalam delapan pilihan warna.

“Kami tidak menempatkan hijab sebagai produk dengan konsep satu model untuk semua kebutuhan. Sebaliknya, kami menghadirkan tiga karakter material agar konsumen dapat memilih berdasarkan aktivitas, kenyamanan, maupun gaya personal,” ungkapnya.

Meski hadir dengan karakter berbeda, ketiga koleksi tersebut tetap membawa prinsip LifeWear yang mengutamakan kualitas, fungsi, kenyamanan, dan relevansi dengan kehidupan sehari-hari.

Lisqia berharap kategori Hijab dapat menjadi bagian dari keseharian perempuan Indonesia dengan berbagai peran dan aktivitas. Kehadiran kategori ini juga melengkapi produk penunjang gaya berpakaian modest yang sebelumnya telah ditawarkan, seperti inner hijab atau ciput, manset, serta berbagai koleksi LifeWear.

“Kami berharap koleksi Hijab ini dapat menjadi bagian dari keseharian perempuan Indonesia, apa pun peran yang mereka jalani, ke mana pun mereka pergi, dan bagaimana pun mereka memilih mengekspresikan diri. Karena pada akhirnya, LifeWear bukan hanya tentang pakaian, tetapi tentang membuat kehidupan sehari-hari menjadi lebih baik,” tutup Lisqia.

Potensi industri modest fashion Indonesia juga tercermin dari posisi dan kinerja ekspornya. Kementerian Perindustrian mencatat Indonesia menempati peringkat pertama dalam ekosistem yang mendukung perkembangan modest fashion berdasarkan State of the Global Islamic Economy Report 2024/25.

Nilai ekspor modest fashion Indonesia ke negara-negara Organisasi Kerja Sama Islam (OKI) mencapai US$990 juta pada 2023, meningkat 83% dibandingkan US$540 juta pada 2022.

 

STEVY WIDIA

Exit mobile version