Senin, 7 September 2026
No Result
View All Result
youngster.id
Pratesis Ads
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
No Result
View All Result
Home News Industry

Realisasi Investasi Indonesia Tembus Rp1.010 Triliun, WTCA Dorong Diversifikasi Rantai Pasok Global

7 September 2026
in Industry
Reading Time: 3 mins read
Realisasi Investasi Indonesia WTCA

William Chai, Director, WTC Jakarta (PT. Jakarta Land) dan Scott Wang, Vice President Asia Pacific WTCA (Foto: Istimewa/WTCA)

0
SHARES
0
VIEWS

youngster.id - Indonesia berhasil mencatatkan realisasi investasi sebesar Rp1.010,6 triliun pada paruh pertama tahun 2026, tumbuh 7,2% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Penanaman Modal Asing (PMA) atau Foreign Direct Investment (FDI) menjadi penopang utama dengan kontribusi mencapai Rp507,6 triliun atau 50,2% dari total investasi, menegaskan pentingnya peran investor global dalam menjaga stabilitas ekonomi nasional.

Kebutuhan modal diproyeksikan terus melonjak menuju target realisasi investasi sebesar Rp2.322 triliun pada 2027, naik 13,8% dari target 2026 yang sebesar Rp2.041,3 triliun. Namun, pencapaian target ambisius tersebut dihadapkan pada tantangan lanskap perdagangan global yang kian rumit akibat dinamika geopolitik, ketidakpastian rantai pasok, isu energi, dan pergeseran kebijakan tarif internasional.

Diversifikasi Rantai Pasok dan Keunggulan Pasar Domestik

Merespons tantangan tersebut, World Trade Centers Association (WTCA) menilai bahwa diversifikasi akses pasar dan rantai pasok menjadi langkah krusial bagi Indonesia guna mempertahankan daya tarik investasinya.

Vice President Asia Pacific WTCA, Scott Wang, menekankan bahwa ketergantungan pada satu pasar tunggal sangat berisiko di tengah arus perdagangan dunia yang dinamis.

“Di tengah ketidakpastian, strategi terbaik adalah diversifikasi, baik dalam rantai pasok, sumber energi, maupun akses pasar. Dengan demikian, ketika satu pasar menghadapi hambatan akibat perubahan tarif, pelaku usaha tetap dapat mengakses pasar lainnya,” ujar Wang, Senin (7/9/2026).

Posisi geopolitik Indonesia yang relatif netral memberikan keunggulan strategis untuk menjalin kemitraan tanpa terikat pada satu blok perdagangan tertentu. Selain itu, dengan populasi sekitar 280 juta jiwa dan angkatan kerja mencapai 160 juta orang, Indonesia tidak hanya potensial sebagai basis manufaktur tetapi juga menawarkan pasar domestik yang sangat besar.

“Ketika perusahaan multinasional memilih lokasi untuk basis produksi atau manufaktur, mereka tidak hanya mempertimbangkan biaya upah pekerja dan potensi ekspornya saja, tetapi juga kekuatan dari pasar domestiknya. Dalam hal ini, Indonesia memiliki posisi yang unik di kawasan ini,” kata Wang.

Meski demikian, potensi pasar dan posisi strategis perlu diimbangi dengan perbaikan iklim investasi, transparansi regulasi, kemudahan berusaha, serta penyediaan infrastruktur yang andal. Hal ini sejalan dengan tiga prioritas Kementerian Investasi dan Hilirisasi/BKPM, yakni kepastian perizinan, percepatan proyek, dan penyelesaian hambatan investasi di lapangan.

Jakarta Jadi Tuan Rumah WTCA Asia Pacific Conference 2026

Guna memperluas jejaring bisnis internasional, WTCA Asia Pacific Conference 2026 akan digelar untuk pertama kalinya di Jakarta pada 18–20 November 2026. Mengusung tema “Jakarta: Tempat Asia Pasifik Terhubung dan Tumbuh Bersama”, ajang ini diselenggarakan oleh WTC Jakarta untuk menghubungkan pelaku usaha nasional dengan jaringan global yang mencakup lebih dari 300 kota di 100 negara.

Director WTC Jakarta (PT Jakarta Land), William Chai, mengungkapkan bahwa konferensi ini berfokus menghadirkan peluang kerja sama konkret melalui sesi penjajakan kemitraan (B2B matchmaking).

“Kami ingin pelaku usaha Indonesia dapat berinteraksi langsung dengan calon mitra dari berbagai pasar, sekaligus memberikan delegasi internasional akses yang lebih dekat dengan perusahaan dan peluang investasi di Indonesia. Di sinilah kami melihat nilai nyata dari konferensi ini,” tutur William.

Acara tersebut juga menghadirkan diskusi panel bertajuk “Indonesia sebagai Gerbang Menuju ASEAN: Membuka Peluang Perdagangan, Investasi, dan Kemitraan” yang akan mempertemukan delegasi internasional dengan perusahaan, asosiasi industri, dan lembaga investasi Indonesia secara langsung.

 

HENNI S.

Tags: ASEAN InvestmentBKPMDiversifikasi Perdaganganekonomi IndonesiaForeign Direct InvestmentInvestasi IndonesiaRealisasi Investasi 2026Scott WangWilliam ChaiWorld Trade Centers AssociationWTC JakartaWTCA Conference 2026
Previous Post

Perkuat Ekosistem Digital Indonesia, Lintasarta dan MoraRepublic Integrasikan Infrastruktur dan AI

Related Posts

investasi MCI
Startup & Entrepreneurship

MCI Geser Fokus Investasi, Bidik Bisnis Consumer yang Lebih Resilien

13 Agustus 2026
0
Kemenperin PIDI 4.0
Technology

Atasi Hambatan ‘Pilot Trap’, Kemenperin Pacu Transformasi Digital Manufaktur Nasional

10 Juli 2026
0
ESR INA investasi logistik Cikarang
Digital Business

Masuki Tahun Kelima, INA dan Mitra Salurkan Investasi Rp74,5 Triliun di Sektor Strategis

2 Juli 2026
0
Load More

Discussion about this post

Recent Updates

Realisasi Investasi Indonesia WTCA

Realisasi Investasi Indonesia Tembus Rp1.010 Triliun, WTCA Dorong Diversifikasi Rantai Pasok Global

7 September 2026
Lintasarta x MoraRepublic

Perkuat Ekosistem Digital Indonesia, Lintasarta dan MoraRepublic Integrasikan Infrastruktur dan AI

7 September 2026
Promo Liburan Traveloka

Perilaku Wisatawan Berubah, Traveloka Ungkap Promo Lebih Banyak Dipakai untuk ‘Upgrade’ Liburan

7 September 2026
• Living Lab Ventures Suntik Modal Bumame TWO Inc

Lewat Japan Thematic Fund, Living Lab Ventures Suntik Modal ke Bumame dan TWO Inc.

7 September 2026
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

27 Juni 2019
Sayurbox x Blitz

Sayurbox Gunakan Motor Listrik Blitz untuk Layanan Pengiriman

10 Januari 2024
Startup Hayokerja

Startup HayoKerja Hadirkan Solusi PHL bagi Perusahaan Pencari Tenaga Kerja

25 September 2023
fraud KoinP2P - KoinWorks

Gara-Gara Kasus Fraud KoinP2P, Rusak KoinWorks Sebelanga

22 November 2025
Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

0
Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

0
Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

0
Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

0
Realisasi Investasi Indonesia WTCA

Realisasi Investasi Indonesia Tembus Rp1.010 Triliun, WTCA Dorong Diversifikasi Rantai Pasok Global

7 September 2026
Lintasarta x MoraRepublic

Perkuat Ekosistem Digital Indonesia, Lintasarta dan MoraRepublic Integrasikan Infrastruktur dan AI

7 September 2026
Promo Liburan Traveloka

Perilaku Wisatawan Berubah, Traveloka Ungkap Promo Lebih Banyak Dipakai untuk ‘Upgrade’ Liburan

7 September 2026
• Living Lab Ventures Suntik Modal Bumame TWO Inc

Lewat Japan Thematic Fund, Living Lab Ventures Suntik Modal ke Bumame dan TWO Inc.

7 September 2026
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Layanan Bisnis
Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved
No Result
View All Result
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development

Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.
Go to mobile version