Jumat, 12 Juni 2026
No Result
View All Result
youngster.id
Pratesis Ads
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
No Result
View All Result
Home News Industry

Saat Mi Instan Menjadi Bagian dari Gaya Hidup dan Identitas

12 Juni 2026
in Industry
Reading Time: 2 mins read
Saat Mi Instan Menjadi Bagian dari Gaya Hidup dan Identitas

Jumpa pers Peluncuran Kembali Indomie Goreng Cabe Ijo. Kika: Andrew Ferdinand Hallatu, Head of Corporate Public Relations, PT Indofood Sukses Makmur Tbk bersama dengan Cherie Anisa Nuraini, Senior Brand Manager Indomie, PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk didampingi Ade Koerniawan, Chef, Food Creator dan F&B Consultant. (Foto: stevywidia/youngster.id)

0
SHARES
0
VIEWS

youngster.id - Kehadiran tren kuliner di media sosial, maraknya konten ulasan makanan, hingga munculnya komunitas penggemar berbagai produk menunjukkan bahwa makanan kini tidak lagi dipandang sekadar sebagai kebutuhan dasar. Bagi banyak anak muda, makanan juga menjadi bagian dari gaya hidup dan pengalaman yang ingin dibagikan.

Perubahan tersebut juga terlihat pada produk mi instan. Jika dulu identik sebagai makanan praktis, kini mi instan juga menjadi bagian dari pengalaman konsumsi yang melibatkan eksplorasi rasa, nostalgia, hingga loyalitas komunitas penggemar.

Fenomena tersebut terlihat dari langkah Indomie dari PT Indofood CBP Sukses Makmur yang menghadirkan kembali varian Goreng Cabe Ijo, salah satu produk yang memiliki basis penggemar kuat di kalangan pecinta mi instan.

“Comebacknya Indomie Goreng Cabe Ijo dilakukan untuk memenuhi permintaan Indomie Lovers yang sangat merindukan varian ini,” kata Cherie Anisa Nuraini Senior Brand Manager Indomie PT Indofood CBP Sukses Makmur pada acara peluncuran Rabu (10/6/2026) di Jakarta.

Dia menegaskan, produk ini tetap mempertahankan karakter utama berupa cita rasa cabe ijo asli. Namun varian ini meningkatkan rasa kepedasan dan rasa gurih untuk menyesuaikan perkembangan selera konsumen.

“Kehadiran varian ini menjadi bagian dari komitmen Indomie untuk terus menghadirkan inovasi yang lahir dari preferensi dan antusiasme konsumen,” ujarnya.

Strategi menghidupkan kembali produk lama bukan hal baru dalam dunia pemasaran. Banyak merek memanfaatkan kedekatan emosional konsumen terhadap produk tertentu untuk membangun kembali minat pasar.

Dalam kasus Indomie Goreng Cabe Ijo, daya tariknya tidak hanya berasal dari nama besar Indomie, tetapi juga dari karakter rasa yang dianggap unik. Berbeda dengan sebagian besar mi instan pedas yang mengandalkan sensasi pedas ekstrem, varian ini menawarkan kombinasi rasa gurih dan aroma khas cabe ijo yang lebih dekat dengan cita rasa kuliner Nusantara.

Chef, content creator, sekaligus F&B consultant Ade Koerniawan menilai popularitas cabe ijo tidak lepas dari kedekatannya dengan budaya kuliner masyarakat Indonesia.

“Cabe ijo sudah menjadi salah satu identitas kuliner Indonesia. Cita rasanya yang segar, gurih, dan memiliki karakter pedas yang khas telah menjadi favorit lintas generasi,” ujarnya.

Menurut Ade, tren kuliner saat ini menunjukkan bahwa masyarakat semakin tertarik pada rasa yang autentik dan memiliki cerita di baliknya. Karena itu, cita rasa cabe ijo terus berkembang dari masakan tradisional hingga menjadi inspirasi berbagai produk makanan modern.

Hal tersebut menunjukkan bahwa konsumen masa kini tidak hanya mencari makanan yang mengenyangkan, tetapi juga pengalaman yang menawarkan sesuatu yang berbeda dan memiliki kedekatan dengan keseharian mereka.

Melalui Indomie Goreng Cabe Ijo, Indomie mencoba menggabungkan dua hal sekaligus: kekayaan cita rasa lokal dan kebutuhan konsumen modern yang selalu mencari pengalaman baru dalam menikmati makanan.

Kembalinya Indomie Goreng Cabe Ijo menjadi contoh bagaimana sebuah merek memanfaatkan kedekatan emosional dengan konsumen sekaligus membaca perubahan tren pasar. Di tengah persaingan industri makanan yang semakin ketat, strategi tersebut menunjukkan bahwa inovasi tidak selalu berarti menciptakan sesuatu yang benar-benar baru. Terkadang, menghadirkan kembali produk yang memiliki tempat di hati konsumen justru bisa menjadi cara untuk tetap relevan dengan generasi yang terus mencari pengalaman baru.

 

STEVY WIDIA

Tags: Food Trendgenerasi mudaIndomieIndomie Goreng Cabe IjokulinerlifestyleMi InstanNostalgia MarketingPT Indofood CBP Sukses Makmur Tbktren kuliner
Previous Post

Acer dan EwasteRJ Dorong Pelajar Jadi Agen Perubahan Pengelolaan Limbah Elektronik

Next Post

Tekan Angka Kecelakaan, Kemenhub dan TransTRACK Perkuat Sistem Keselamatan Transportasi Jalan

Related Posts

sustainability Telkomsel
Digital Business

Industri Telekomunikasi Tak Lagi Hanya Soal Jaringan, Sustainability Kini Jadi Prioritas

6 Juni 2026
0
Wirausaha Pelajar
Startup & Entrepreneurship

Keterampilan Wirausaha Makin Dibutuhkan, Program ZEP Jangkau Lebih dari 10 Ribu Pelajar

4 Juni 2026
0
IDN Akuisisi M Bloc Group
Industry

Perkuat Ekosistem Hiburan, IDN Akuisisi M Bloc Group dan Luncurkan IDN Bloc

12 Mei 2026
0
Load More
Next Post
TransTrack x Kemenhub

Tekan Angka Kecelakaan, Kemenhub dan TransTRACK Perkuat Sistem Keselamatan Transportasi Jalan

Discussion about this post

Recent Updates

TransTrack x Kemenhub

Tekan Angka Kecelakaan, Kemenhub dan TransTRACK Perkuat Sistem Keselamatan Transportasi Jalan

12 Juni 2026
Saat Mi Instan Menjadi Bagian dari Gaya Hidup dan Identitas

Saat Mi Instan Menjadi Bagian dari Gaya Hidup dan Identitas

12 Juni 2026
Acer x EwasteRJ

Acer dan EwasteRJ Dorong Pelajar Jadi Agen Perubahan Pengelolaan Limbah Elektronik

12 Juni 2026
COVE Malang

Sambut Mahasiswa Baru, Cove Ekspansi ke Malang dan Targetkan 7.000 Kamar di Akhir 2026

12 Juni 2026
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

27 Juni 2019
Sayurbox x Blitz

Sayurbox Gunakan Motor Listrik Blitz untuk Layanan Pengiriman

10 Januari 2024
Startup Hayokerja

Startup HayoKerja Hadirkan Solusi PHL bagi Perusahaan Pencari Tenaga Kerja

25 September 2023
fraud KoinP2P - KoinWorks

Gara-Gara Kasus Fraud KoinP2P, Rusak KoinWorks Sebelanga

22 November 2025
Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

0
Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

0
Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

0
Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

0
TransTrack x Kemenhub

Tekan Angka Kecelakaan, Kemenhub dan TransTRACK Perkuat Sistem Keselamatan Transportasi Jalan

12 Juni 2026
Saat Mi Instan Menjadi Bagian dari Gaya Hidup dan Identitas

Saat Mi Instan Menjadi Bagian dari Gaya Hidup dan Identitas

12 Juni 2026
Acer x EwasteRJ

Acer dan EwasteRJ Dorong Pelajar Jadi Agen Perubahan Pengelolaan Limbah Elektronik

12 Juni 2026
COVE Malang

Sambut Mahasiswa Baru, Cove Ekspansi ke Malang dan Targetkan 7.000 Kamar di Akhir 2026

12 Juni 2026
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Layanan Bisnis
Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved
No Result
View All Result
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development

Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.
Go to mobile version