Kamis, 4 Juni 2026
No Result
View All Result
youngster.id
Pratesis Ads
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
No Result
View All Result
Home Headline Startup & Entrepreneurship

Keterampilan Wirausaha Makin Dibutuhkan, Program ZEP Jangkau Lebih dari 10 Ribu Pelajar

4 Juni 2026
in Startup & Entrepreneurship
Reading Time: 2 mins read
Wirausaha Pelajar

Tim Peserta Zurich Entrepreneurship Program 2026. (Foto: istimewa/zep)

0
SHARES
0
VIEWS

youngster.id - Di tengah perubahan dunia kerja yang semakin cepat, kemampuan berwirausaha, mengelola keuangan, dan beradaptasi dengan berbagai tantangan menjadi keterampilan yang semakin penting bagi generasi muda. Tak heran jika pendekatan pembelajaran berbasis pengalaman atau experiential learning mulai banyak diterapkan untuk membantu siswa mempersiapkan diri menghadapi masa depan.

Tren tersebut terlihat melalui pelaksanaan Zurich Entrepreneurship Program (ZEP) yang dijalankan Zurich Indonesia, Z Zurich Foundation, dan Prestasi Junior Indonesia.

Country Manager Zurich Indonesia sekaligus Direktur Utama PT Zurich Asuransi Indonesia Tbk Edhi Tjahja Negara mengatakan, pendidikan saat ini perlu membekali siswa dengan keterampilan yang dapat diterapkan dalam kehidupan nyata.

“Kami percaya pada pendidikan yang membekali generasi muda dengan keterampilan praktis untuk kehidupan nyata. Melalui Zurich Entrepreneurship Program, kami ingin membantu siswa membangun kepercayaan diri, kemampuan membaca peluang, dan pengambilan keputusan finansial yang lebih baik,” ungkapnya dikutip Kamis (4/6/2026).

Memasuki tahun pertama fase kedua program, ZEP berhasil menjangkau lebih dari 10.000 siswa SMA dan SMK di tujuh kota di Indonesia, melampaui target awal hingga 164%. Tidak hanya itu, program ini juga mendorong lahirnya 35 bisnis pelajar dengan total omzet kolektif mencapai Rp339 juta.

Menurut Edhi, capaian pada tahun pertama fase kedua program menunjukkan bahwa pembelajaran berbasis pengalaman mampu memberikan dampak nyata sekaligus membantu mempersiapkan generasi muda menghadapi masa depan.

Berbeda dengan metode pembelajaran konvensional, Zurich Entrepreneurship Program mengajak siswa terlibat langsung dalam berbagai aktivitas kewirausahaan.  Sejak Juli 2025, peserta program belajar mengenali peluang usaha, menyusun rencana bisnis, hingga menjalankan usaha mikro di lingkungan sekolah. Selain itu, mereka juga mendapatkan pengalaman mengelola keuangan usaha, memahami risiko, serta belajar mengambil keputusan bisnis.

Pendekatan ini tidak hanya mengasah kemampuan berwirausaha, tetapi juga membantu siswa mengembangkan keterampilan yang banyak dibutuhkan di dunia kerja modern. Seperti kerja sama tim, berpikir kritis, komunikasi, dan kemampuan memecahkan masalah. Program ini juga memperkuat literasi keuangan siswa melalui materi mengenai penganggaran, menabung, investasi, hingga pemahaman tentang risiko keuangan

Direktur Eksekutif Prestasi Junior Indonesia, Utami Anita Herawati, mengatakan bahwa implementasi program menunjukkan semakin banyak sekolah yang tertarik menerapkan metode pembelajaran berbasis praktik.

Menurutnya, siswa cenderung lebih terlibat ketika mereka belajar melalui pengalaman langsung dibandingkan hanya menerima teori di dalam kelas.

“Kami melihat guru secara aktif memperluas implementasi program karena siswa menjadi lebih terlibat ketika belajar melalui praktik langsung—mulai dari membangun usaha, mengelola keuangan, hingga memahami dunia kerja,” ujarnya.

Selain itu, melalui Zurich Entrepreneurship Program, siswa juga mendapatkan paparan langsung mengenai dunia profesional melalui sesi pembelajaran bersama para sukarelawan Zurich. Pengalaman tersebut membantu peserta memahami gambaran dunia kerja sekaligus membangun kepercayaan diri sejak dini.

Head of Enabling Social Equity Z Zurich Foundation, Adriana Poglia, menilai kolaborasi berbagai pihak menjadi faktor penting dalam memperluas dampak program bagi generasi muda.

“Tahun pertama fase ini menunjukkan bahwa dampak positif dapat semakin diperluas melalui kolaborasi. Ketika sekolah, pendidik, sektor swasta, pemerintah, dan masyarakat sipil bekerja bersama, semakin banyak generasi muda mendapatkan akses terhadap pembelajaran yang relevan dan peluang untuk membangun masa depan mereka,” katanya.

Ke depan, fase kedua Zurich Entrepreneurship Program akan terus diperluas hingga 2028 dengan target menjangkau lebih banyak siswa di berbagai daerah. Program ini juga akan memperkuat kapasitas guru dan keterlibatan sukarelawan untuk membantu melahirkan generasi muda yang lebih percaya diri, memiliki keterampilan yang relevan, dan siap menghadapi perubahan dunia kerja di masa depan.

 

STEVY WIDIA

Tags: dunia kerjaFuture Skillsgenerasi mudakewirausahaanLiterasi keuanganpendidikanZurich Entrepreneurship Program (ZEP)Zurich Indonesia
Previous Post

Agoda: Pencarian Akomodasi ke Batam dan Phu Quoc Melonjak Lebih dari 200%

Next Post

Ancaman Siber Meningkat di Era AI, Indonesia Catat 182 Serangan Digital per Detik

Related Posts

My First $1000
Startup & Entrepreneurship

My First $1000, Menumbuhkan Generasi Entrepreneur Tangguh Lewat Pengalaman Bisnis Nyata

4 Juni 2026
0
Kredit Berkelanjutan Bank Raya
Digital Business

Terapkan Prinsip ESG, Kredit Berkelanjutan Bank Raya Tembus Rp3,6 Triliun

19 Mei 2026
0
Pencari Kerja
Industry

Studi Kalibrr & Jakpat: Ada Gap Ekspektasi Besar antara Perusahaan dan Pencari Kerja

15 Mei 2026
0
Load More
Next Post
ancaman siber

Ancaman Siber Meningkat di Era AI, Indonesia Catat 182 Serangan Digital per Detik

My First $1000

My First $1000, Menumbuhkan Generasi Entrepreneur Tangguh Lewat Pengalaman Bisnis Nyata

JumpStart Indonesia

Menuju Seri C, JumpStart Amankan Investasi Tambahan dari Cool Japan Fund

Discussion about this post

Recent Updates

CARSOME Group

Cetak Rekor Keuntungan, EBITDA CARSOME Group Melonjak 85% di Kuartal I-2026

4 Juni 2026
Epicor ERP

Percepat Transformasi Cloud, Epicor Hadirkan Solusi ERP Berbasis AI Target 90 Hari Go-Live

4 Juni 2026
JumpStart Indonesia

Menuju Seri C, JumpStart Amankan Investasi Tambahan dari Cool Japan Fund

4 Juni 2026
My First $1000

My First $1000, Menumbuhkan Generasi Entrepreneur Tangguh Lewat Pengalaman Bisnis Nyata

4 Juni 2026
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

27 Juni 2019
Sayurbox x Blitz

Sayurbox Gunakan Motor Listrik Blitz untuk Layanan Pengiriman

10 Januari 2024
Startup Hayokerja

Startup HayoKerja Hadirkan Solusi PHL bagi Perusahaan Pencari Tenaga Kerja

25 September 2023
fraud KoinP2P - KoinWorks

Gara-Gara Kasus Fraud KoinP2P, Rusak KoinWorks Sebelanga

22 November 2025
Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

0
Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

0
Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

0
Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

0
CARSOME Group

Cetak Rekor Keuntungan, EBITDA CARSOME Group Melonjak 85% di Kuartal I-2026

4 Juni 2026
Epicor ERP

Percepat Transformasi Cloud, Epicor Hadirkan Solusi ERP Berbasis AI Target 90 Hari Go-Live

4 Juni 2026
JumpStart Indonesia

Menuju Seri C, JumpStart Amankan Investasi Tambahan dari Cool Japan Fund

4 Juni 2026
My First $1000

My First $1000, Menumbuhkan Generasi Entrepreneur Tangguh Lewat Pengalaman Bisnis Nyata

4 Juni 2026
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Layanan Bisnis
Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved
No Result
View All Result
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development

Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.
Go to mobile version