youngster.id - Agency voice over (VO) Inavoice telah menyelesaikan rangkaian audisi Cari Talent Anyar Season 2 yang berlangsung pada 20–24 Juli 2026. Ajang ini berhasil menjaring 225 pendaftar dari berbagai daerah, sebelum akhirnya menyaring 16 voice over talent terpilih untuk bergabung dalam jaringan produksi Inavoice.
Tingginya antusiasme peserta serta beragamnya karakter suara—mulai dari casual, formal, hingga voice character unik—menjadi catatan penting dalam seleksi tahun ini. Kehadiran para talent baru ini diproyeksikan untuk memenuhi kebutuhan proyek konten digital yang kian dinamis, seperti kampanye media sosial, iklan digital, hingga dubbing.
Program Director Inavoice, Punto, mengaku terkejut dengan tingginya animo para pendaftar serta variasi kemampuan teknik membaca para peserta.
“Seru banget! Nggak nyangka bakal sebanyak ini yang daftar. Banyak banget variasi suaranya. Sempat dilema dalam memilih siapa yang lolos, tapi karena kita punya goal tersendiri, kita pilih yang paling sesuai dan cocok dengan kebutuhan audisi ini,” ujar Punto, Jum’at (14/8/2026).
Jawab Tantangan Era AI dengan Karakter Manusia
Penambahan talent baru ini diposisikan Inavoice untuk memperkuat aspek emosi, interpretasi, dan fleksibilitas penjiwaan naskah—sebuah kualitas otentik yang tidak mudah digantikan oleh teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) suara sintesis.
Proses seleksi dilakukan secara ketat berdasarkan kelancaran artikulasi, pemahaman brief naskah, hingga kualitas teknis rekaman audio. Bagi peserta yang belum berhasil lolos, sampel suara yang masuk tetap disimpan oleh Inavoice sebagai bank data referensi untuk kebutuhan pitching proyek di masa mendatang.
Punto memberikan dorongan semangat bagi para penggiat voice over yang belum terpilih agar tidak berkecil hati. Menurutnya, setiap karakter suara memiliki pasarnya masing-masing di industri audio.
HENNI S.

















Discussion about this post