Senin, 28 September 2026
No Result
View All Result
youngster.id
Pratesis Ads
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
No Result
View All Result
Home News Industry

Sun Life: Hanya 9% Orang Indonesia yang Belum Punya Rencana Warisan, Pendidikan Jadi Prioritas Utama

28 September 2026
in Industry
Reading Time: 3 mins read
Perencanaan warisan Sun Life Indonesia

Sun Life: Hanya 9% Orang Indonesia yang Belum Punya Rencana Warisan, Pendidikan Jadi Prioritas Utama (Foto: Ilustrasi)

0
SHARES
0
VIEWS

youngster.id - Kesadaran masyarakat Indonesia dalam merencanakan masa depan keuangan keluarga menunjukkan tren yang kian positif. Riset terbaru Sun Life Asia bertajuk Passing the Torch: When Legacy Means More Than Money mengungkapkan bahwa angka masyarakat Indonesia yang belum memiliki rencana warisan turun drastis menjadi tinggal 9%, dari sebelumnya 20% pada tahun lalu.

Meskipun kesadaran warga Indonesia untuk membuat rencana warisan tertulis cukup tinggi (mencapai 30%), riset ini menggarisbawahi bahwa kesiapan generasi penerus dalam mengelola aset masih menjadi tantangan utama.

Presiden Direktur Sun Life Indonesia, Albertus Wiroyo, menegaskan bahwa kesuksesan menurunkan kekayaan antar-generasi di Indonesia tidak cukup hanya dengan dokumen di atas kertas, melainkan butuh pemahaman bersama di dalam keluarga.

“Perencanaan warisan tidak cukup hanya dengan dituangkan secara tertulis. Keluarga perlu memiliki pemahaman yang sama mengenai tujuan dari kekayaan yang diwariskan, prinsip yang menjadi panduan dalam mengelolanya, serta bagaimana generasi berikutnya dapat meneruskan tanggung jawab tersebut,” ujar Albertus, dikutip Senin (28/9/2026).

Pendidikan Jadi Prioritas Utama Warisan Keluarga Indonesia

Berbeda dengan beberapa negara lain di Asia yang masih berfokus pada aset fisik semata, masyarakat Indonesia justru menempatkan investasi sumber daya manusia sebagai prioritas tertinggi dalam perencanaan warisan. Hal ini terbukti dari 65% responden di Indonesia yang menempatkan akses dan kesempatan pendidikan sebagai salah satu dari tiga prioritas utama untuk diwariskan kepada anak-cucu mereka.

Komitmen tersebut juga tercermin secara nyata dari sisi alokasi finansial, di mana 61% responden Indonesia yang berniat mewariskan aset keuangan secara spesifik akan mengalokasikan dana tersebut untuk membiayai pendidikan generasi penerus.

Bagi keluarga di Indonesia, modal tak berwujud seperti keterampilan, nilai-nilai keluarga, dan pelajaran hidup kini dipandang jauh lebih berharga untuk diturunkan guna menjamin masa depan keturunan mereka, melampaui sekadar peninggalan berbentuk uang maupun properti.

Konflik Keluarga Jadi Kekhawatiran Terbesar Masyarakat Indonesia

Studi ini memotret perbedaan menarik antara kekhawatiran warga Indonesia dibandingkan rata-rata masyarakat Asia dalam menjaga keberlanjutan kekayaan keluarga. Di Indonesia, potensi konflik internal keluarga menjadi ancaman utama yang paling diwaspadai dengan persentase mencapai 58%. Kekhawatiran tersebut membayangi faktor-faktor teknis lainnya, seperti kesiapan penerima dalam mengelola aset (53%), perubahan hukum dan perpajakan (46%), serta dinamika kondisi pasar (43%).

Sebaliknya, masyarakat Asia pada umumnya justru lebih mencemaskan tingkat kesiapan penerima aset dalam mengelola uang (52%) ketimbang risiko timbulnya konflik internal dalam keluarga (44%).

Albertus menambahkan, untuk meredam potensi konflik tersebut, keterlibatan generasi muda sejak dini menjadi kunci utama.

“Mewariskan kekayaan mungkin merupakan keputusan yang relatif mudah, tetapi mempersiapkan seseorang untuk mengelolanya membutuhkan proses yang jauh lebih panjang. Melibatkan generasi berikutnya sejak awal membantu membangun kemampuan pengambilan keputusan finansial mereka,” jelasnya.

Pentingnya Pendampingan Profesional dan Tren Kelompok Keluarga Mapan

Penggunaan jasa penasihat keuangan profesional terbukti meningkatkan tingkat kesiapan finansial keluarga secara signifikan. Responden yang berkonsultasi dengan penasihat keuangan mencatatkan tingkat kesiapan hingga 79%, jauh lebih tinggi dibanding mereka yang belum memanfaatkan layanan profesional (44%).

Sementara itu, pada kelompok masyarakat berpenghasilan sangat tinggi (High-Net-Worth Individuals/HNWI) di kawasan Asia, perhatian utama dalam menjaga kekayaan lebih tertuju pada tata kelola investasi dan kepatuhan hukum. Sebanyak 37% dari kelompok mapan ini mengkhawatirkan risiko kesalahan dalam mengambil keputusan investasi, sementara 29% lainnya menyoroti kerumitan regulasi dan perpajakan.

Guna memitigasi berbagai tantangan tersebut, 83% responden kelas atas menilai bahwa peran penasihat keuangan sangat krusial untuk menjamin keberlanjutan serta perlindungan aset keluarga secara efektif, baik lintas generasi maupun lintas negara.

 

STEVY WIDIA

Tags: bisnisFinancial Planningindonesiapendidikanperencanaan keuanganSun Life IndonesiaWarisan
Previous Post

CEO Duolingo: Indonesia Jadi Salah Satu Pasar dengan Pertumbuhan Tercepat di Dunia

Related Posts

AI Masuk Kelas, Guru Didorong Jadi Penggerak Pembelajaran Digital
Digital Business

AI Masuk Kelas, Guru Didorong Jadi Penggerak Pembelajaran Digital

25 September 2026
0
Transformasi Digital Indonesia Masuk Babak Baru, AI Mulai Dorong Produktivitas Industri
Industry

Transformasi Digital Indonesia Masuk Babak Baru, AI Mulai Dorong Produktivitas Industri

22 September 2026
0
Schneider Electric Altivar HVAC ATH600 Indonesia
Technology

Schneider Electric Perkenalkan Solusi untuk Tekan Konsumsi Energi Gedung Hingga 30%

18 September 2026
0
Load More

Discussion about this post

Recent Updates

Perencanaan warisan Sun Life Indonesia

Sun Life: Hanya 9% Orang Indonesia yang Belum Punya Rencana Warisan, Pendidikan Jadi Prioritas Utama

28 September 2026
CEO Duolingo

CEO Duolingo: Indonesia Jadi Salah Satu Pasar dengan Pertumbuhan Tercepat di Dunia

28 September 2026
Paylabs Soundbox on App

Paylabs Luncurkan Soundbox on App, Permudah Merchant Verifikasi QRIS Tanpa Alat Tambahan

28 September 2026
Alibaba Cloud solusi AI

Alibaba Cloud Perluas Pusat Data Global dan Luncurkan Solusi AI Terbaru

28 September 2026
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

27 Juni 2019
Sayurbox x Blitz

Sayurbox Gunakan Motor Listrik Blitz untuk Layanan Pengiriman

10 Januari 2024
Startup Hayokerja

Startup HayoKerja Hadirkan Solusi PHL bagi Perusahaan Pencari Tenaga Kerja

25 September 2023
fraud KoinP2P - KoinWorks

Gara-Gara Kasus Fraud KoinP2P, Rusak KoinWorks Sebelanga

22 November 2025
Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

0
Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

0
Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

0
Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

0
Perencanaan warisan Sun Life Indonesia

Sun Life: Hanya 9% Orang Indonesia yang Belum Punya Rencana Warisan, Pendidikan Jadi Prioritas Utama

28 September 2026
CEO Duolingo

CEO Duolingo: Indonesia Jadi Salah Satu Pasar dengan Pertumbuhan Tercepat di Dunia

28 September 2026
Paylabs Soundbox on App

Paylabs Luncurkan Soundbox on App, Permudah Merchant Verifikasi QRIS Tanpa Alat Tambahan

28 September 2026
Alibaba Cloud solusi AI

Alibaba Cloud Perluas Pusat Data Global dan Luncurkan Solusi AI Terbaru

28 September 2026
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Layanan Bisnis
Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved
No Result
View All Result
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development

Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.
Go to mobile version