youngster.id - Smartphone kini tak lagi sekadar digunakan untuk berkomunikasi atau menikmati hiburan. Bagi generasi muda Indonesia, perangkat ini telah berkembang menjadi sarana belajar, mengasah keterampilan, hingga membuka peluang karier sejak masih duduk di bangku sekolah maupun kuliah.
Temuan tersebut terungkap dalam riset Populix yang menunjukkan 42% responden menggunakan smartphone untuk mencari materi tugas, melakukan riset, dan memenuhi kebutuhan perkuliahan. Selain itu, 30% responden memanfaatkannya untuk mempelajari keterampilan baru, sementara 23% menggunakan smartphone untuk mencari berbagai peluang masa depan, seperti kompetisi, magang, pekerjaan lepas, hingga side hustle.
Tak hanya mendukung proses belajar, ponsel pintar ini juga mulai berperan dalam membangun karier sejak dini. Sebanyak 33% responden mengaku menggunakan smartphone untuk mengerjakan proyek freelance, sedangkan 20% memanfaatkannya untuk mendukung aktivitas magang maupun pekerjaan paruh waktu.
Hasil riset tersebut menunjukkan bahwa smartphone telah berkembang menjadi perangkat esensial bagi generasi muda. Selain membantu proses pembelajaran, smartphone juga dimanfaatkan untuk membangun jaringan, meningkatkan kompetensi, hingga mempersiapkan karier di masa depan.
Melihat tren tersebut, realme menggandeng Ruangguru melalui Skill Academy serta program Clash of Champions untuk mendorong anak muda memanfaatkan teknologi secara lebih produktif.
Public Relations Lead realme Indonesia Krisva Angnieszca mengatakan, teknologi memiliki peran penting dalam membuka peluang yang lebih besar bagi generasi muda.
“Kami percaya bahwa teknologi memiliki peran penting dalam membantu anak muda membuka peluang yang lebih besar untuk masa depan mereka. Melalui kolaborasi Skill Academy by Ruangguru dan Clash of Champions, kami ingin menginspirasi lebih banyak generasi muda untuk terus berkembang, memanfaatkan teknologi secara positif, dan mempersiapkan diri menghadapi dunia yang semakin kompetitif,” ucapnya dikutip Rabu (5/8/2026).
Menurut Krisva, smartphone kini digunakan mahasiswa untuk beragam aktivitas produktif, mulai dari mengikuti kelas daring, mengakses materi pembelajaran, melakukan riset, menyusun presentasi, berkomunikasi dengan komunitas akademik, hingga mencari informasi mengenai pendidikan lanjutan maupun peluang kerja.
Untuk mendukung kebutuhan tersebut, realme menghadirkan realme C100 Series yang dibekali baterai berkapasitas 8.000 mAh sehingga mampu digunakan sepanjang hari. Smartphone ini juga dilengkapi fitur berbasis Google Gemini AI yang dapat membantu pengguna mencari informasi lebih cepat, merangkum materi pembelajaran, hingga mengembangkan ide untuk tugas maupun proyek.
Selain memperkenalkan perangkat tersebut, realme juga menyiapkan program edukasi bagi pelajar dan mahasiswa. Perusahaan akan membagikan 200 voucher Skill Academy by Ruangguru senilai Rp100.000 kepada peserta yang mengikuti aktivitas terkait Clash of Champions Season 3 Episode 3 dan 4.
Program yang berlangsung hingga 7 Agustus 2026 itu diharapkan dapat memperluas akses pembelajaran sekaligus membantu generasi muda meningkatkan kompetensi yang dibutuhkan untuk memasuki dunia kerja.
“Kami berharap realme dapat menjadi partner yang menemani perjalanan mereka, baik dalam pendidikan maupun pengembangan karier,” pungkas Krisva.
STEVY WIDIA
