Tiket Konser BIGBANG Jadi Buruan VIP, Indosat Buka Akses Presale Lewat myIM3

BIGBANG 2026–2027 WORLD TOUR . (Foto: istimewa/PKentertainment)

youngster.id - K-Pop bagi banyak penggemarnya kini tidak lagi sekadar soal mendengarkan musik. Mengikuti aktivitas idola, berinteraksi dengan komunitas, menikmati berbagai konten, hingga berburu tiket konser menjadi bagian dari keseharian yang ikut membentuk gaya hidup penggemar.

Fenomena tersebut terlihat dalam studi Cheil Indonesia yang dilakukan pada Desember 2025 terhadap 100 responden Gen Z dan young millennials berusia 18–35 tahun di sejumlah kota besar Indonesia. Sebanyak 90% responden menyatakan memiliki ketertarikan positif terhadap K-Culture, sementara 87% melihat K-Culture sebagai gaya hidup jangka panjang, bukan sekadar tren sesaat.

Perkembangan tersebut membuat aktivitas penggemar K-Pop semakin terhubung dengan ruang digital. Hal ini terlihat ketika BIGBANG mengumumkan Jakarta sebagai salah satu destinasi BIGBANG 2026–2027 WORLD TOUR <XX : COSMOS>. Antusiasme VIP—sebutan untuk penggemar BIGBANG—tidak hanya terlihat dari percakapan mengenai konser, tetapi juga dari persiapan menghadapi penjualan tiket.

Tur tersebut menjadi momen khusus karena menandai 20 tahun perjalanan BIGBANG. G-Dragon, Taeyang, dan Daesung dijadwalkan tampil di Jakarta International Stadium pada 16 dan 17 Januari 2027.

Di tengah perburuan tiket tersebut, Indosat Ooredoo Hutchison menghadirkan jalur presale bagi pelanggan melalui aplikasi myIM3 dan bima+. Kode Indosat Presale dapat diperoleh melalui kedua aplikasi tersebut untuk digunakan pada periode penjualan khusus pelanggan Indosat.

“Bagi Indosat, menghadirkan akses presale BIGBANG menjadi salah satu cara untuk hadir dalam momen yang dekat dengan keseharian dan minat pelanggan. Sebab, memahami pelanggan tidak hanya berkaitan dengan mengetahui kebutuhan konektivitas, tetapi juga memahami pengalaman dan aktivitas digital yang mereka ikuti,” tulis operator ini dalam keterangan resmi dikutip Sabtu (26/9/2026).

Bagi penggemar K-Pop, akses seperti ini menjadi bagian dari pengalaman digital yang semakin dekat dengan aktivitas fandom. Stanley Hao, Konten Kreator sekaligus K-Pop Enthusiast, mengatakan kecintaan terhadap K-Pop bagi banyak penggemar kini telah berkembang menjadi bagian dari keseharian.

Perkembangan ini juga menunjukkan perubahan peran aplikasi operator seluler. Aplikasi yang sebelumnya identik dengan kebutuhan konektivitas dan layanan pelanggan kini mulai terhubung dengan berbagai aktivitas digital yang lebih dekat dengan keseharian pengguna.

Bagi penggemar K-Pop, aktivitas tersebut tidak hanya berkaitan dengan mendengarkan musik. Mengikuti konten terbaru, berinteraksi dengan komunitas, membeli merchandise, hingga berburu tiket konser menjadi bagian dari ekosistem fandom yang semakin terhubung secara digital.

Karena itu, kehadiran akses presale melalui platform digital dapat menjadi salah satu cara brand menghadirkan layanan yang beririsan langsung dengan minat penggunanya. Pengalaman pelanggan tidak hanya dibangun ketika mereka menggunakan layanan utama, tetapi juga melalui berbagai momen yang memiliki arti bagi mereka.

STEVY WIDIA

Exit mobile version