Jumat, 24 Juli 2026
No Result
View All Result
youngster.id
Pratesis Ads
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
No Result
View All Result
Home News Industry

Tren Baru Dunia Kerja: Gen Z Ingin Magang yang Memberi Pembelajaran dan Kompensasi

8 Juni 2026
in Industry
Reading Time: 2 mins read
magang Gen Z

Program magang ke BUMN. (Foto: ilustrasi/istimewa)

0
SHARES
0
VIEWS

youngster.id - Bagi banyak mahasiswa dan fresh graduate, magang kini tidak lagi dipandang sekadar sebagai cara mencari pengalaman kerja. Generasi Z semakin menginginkan program magang yang memberikan kesempatan belajar nyata sekaligus kompensasi yang layak atas kontribusi mereka.

Perubahan ekspektasi ini sejalan dengan temuan terbaru Jobstreet by SEEK dalam Laporan Eksklusif Hiring, Compensation & Benefits 2025.

Laporan tersebut menunjukkan bahwa program magang yang dirancang dengan baik, mengutamakan pembelajaran, serta memberikan kompensasi yang layak dapat menjadi strategi penting bagi perusahaan untuk menarik talenta muda.

Head of Country Marketing Indonesia Jobstreet by SEEK, Sawitri, menegaskan bahwa magang tidak semestinya kehilangan fungsi utamanya sebagai ruang pembelajaran.

“Program magang pada dasarnya adalah ruang pembelajaran bagi mahasiswa tingkat akhir untuk beradaptasi dengan lingkungan kerja profesional, memahami ritme kerja, dan mempersiapkan diri sebelum benar-benar terjun ke dunia kerja,” ujarnya.

Menurutnya, magang tidak seharusnya berubah menjadi sumber tenaga kerja berbiaya rendah maupun dijadikan mata pencaharian utama, melainkan berfungsi sebagai jembatan transisi yang membantu talenta muda membangun kesiapan kerja.

Salah satu temuan dalam laporan tersebut menunjukkan bahwa 21% perusahaan merekrut tenaga kerja kontrak atau temporer dengan alasan utama untuk menghemat biaya pegawai. Praktik semacam ini dinilai perlu dihindari dalam penyusunan program magang agar tujuan utama magang sebagai sarana belajar tidak bergeser menjadi sekadar efisiensi biaya tenaga kerja.

“Bagi mahasiswa tingkat akhir dan siswa sekolah vokasi, magang seharusnya menjadi kesempatan untuk mengenal lingkungan kerja profesional, membangun portofolio, mengembangkan keterampilan, serta memperluas jaringan profesional sebelum memasuki dunia kerja secara penuh,” ungkap Sawitri.

Perubahan cara pandang terhadap magang juga dipengaruhi oleh karakteristik Gen Z yang memiliki ekspektasi berbeda terhadap dunia kerja. Berdasarkan temuan Workplace Happiness Index Indonesia 2025, kelompok Gen Z tercatat memiliki tingkat kebahagiaan kerja paling rendah dibanding generasi lainnya dan lebih memperhatikan aspek purpose at work serta work-life balance.

Laporan yang sama menunjukkan bahwa 56% perusahaan di Indonesia telah mengadopsi berbagai inisiatif Diversity, Equity & Inclusion (DEI). Salah satu cara untuk mewujudkan komitmen tersebut adalah dengan memastikan program magang dapat diakses oleh peserta dari berbagai latar belakang ekonomi.

Selain itu, magang tanpa kompensasi berpotensi menciptakan hambatan bagi mahasiswa yang membutuhkan dukungan finansial. Akibatnya, kesempatan pengembangan karier hanya dapat dinikmati oleh mereka yang memiliki kondisi ekonomi lebih mapan.

Sebaliknya, program magang berbayar membuka peluang yang lebih luas bagi talenta dari berbagai kalangan untuk mendapatkan pengalaman kerja yang berkualitas. Selain mendukung kesetaraan akses, kebijakan ini juga membantu perusahaan menjangkau kandidat potensial yang mungkin sebelumnya tidak dapat mengikuti program magang karena alasan finansial.

Kabar baiknya, semakin banyak perusahaan yang mulai melihat pentingnya investasi pada talenta muda. Sebanyak 47% perusahaan diketahui telah menyediakan program apprenticeship atau mentoring sebagai salah satu benefit utama.

Seiring semakin ketatnya persaingan memasuki dunia kerja, program magang yang mengutamakan pembelajaran, mentoring, dan kompensasi yang layak diperkirakan akan menjadi standar baru yang semakin dicari generasi muda. Bagi Gen Z, pengalaman magang yang ideal bukan lagi sekadar menambah isi CV, tetapi juga menjadi bekal nyata untuk membangun karier dan memahami dunia profesional sebelum lulus kuliah.

 

STEVY WIDIA

Tags: dunia kerjaGen ZJobStreet by SEEKkariermagangmahasiswa
Previous Post

Pangkas Emisi Karbon, Ceres Gandeng TotalEnergies ENEOS Operasikan PLTS Atap 3,6 MWp di Bandung

Next Post

BRAVO 500 Summit 2026 Soroti Peran AI dalam Meningkatkan Daya Saing Industri

Related Posts

Brand Experience Gen Z
Industry

Di Tengah Gempuran Dunia Digital, Brand Experience Jadi Cara Baru Rebut Hati Gen Z

22 Juli 2026
0
XLSmart Future Ready
Digital Business

AI Ubah Kebutuhan Dunia Kerja, XLSmart Future Ready Siapkan Talenta Muda

4 Juli 2026
0
Coursera - Micro-credentials
Industry

Coursera: 99% Perusahaan Indonesia Rekrut Lulusan Pemilik Micro-credentials

27 Juni 2026
0
Load More
Next Post
BRAVO 500 Summit 2026

BRAVO 500 Summit 2026 Soroti Peran AI dalam Meningkatkan Daya Saing Industri

Bank DBS Indonesia Pembiayaan Berkelanjutan

Sokong Ekonomi Hijau, Pembiayaan Berkelanjutan Bank DBS Indonesia Tembus Rp15,6 Triliun

Akulaku x Danamon

Akulaku Finance Raih Fasilitas Pendanaan Rp500 Miliar dari Bank Danamon

Discussion about this post

Recent Updates

Danantara Asset Management (DAM) BUMN

Raksasa Baru Lahir! Danantara Caplok 4 Manajer Investasi BUMN, Kelola Dana Rp170 Triliun

23 Juli 2026
Telkomsel spektrum 5G

Telkomsel Kantongi Alokasi Spektrum Terbesar, Siap Perluas Jaringan 5G di Indonesia

23 Juli 2026
Grab Superbank

Ungguli Singapura dan Malaysia, Superbank Jadi Bank Digital Grab Pertama yang Cetak Laba

23 Juli 2026
AMD x ANTHROPIC

AMD Kucurkan Investasi Strategis US$5 Miliar ke Anthropic, Perkuat Posisi di Pasar AI Global

23 Juli 2026
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

27 Juni 2019
Sayurbox x Blitz

Sayurbox Gunakan Motor Listrik Blitz untuk Layanan Pengiriman

10 Januari 2024
Startup Hayokerja

Startup HayoKerja Hadirkan Solusi PHL bagi Perusahaan Pencari Tenaga Kerja

25 September 2023
fraud KoinP2P - KoinWorks

Gara-Gara Kasus Fraud KoinP2P, Rusak KoinWorks Sebelanga

22 November 2025
Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

0
Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

0
Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

0
Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

0
Danantara Asset Management (DAM) BUMN

Raksasa Baru Lahir! Danantara Caplok 4 Manajer Investasi BUMN, Kelola Dana Rp170 Triliun

23 Juli 2026
Telkomsel spektrum 5G

Telkomsel Kantongi Alokasi Spektrum Terbesar, Siap Perluas Jaringan 5G di Indonesia

23 Juli 2026
Grab Superbank

Ungguli Singapura dan Malaysia, Superbank Jadi Bank Digital Grab Pertama yang Cetak Laba

23 Juli 2026
AMD x ANTHROPIC

AMD Kucurkan Investasi Strategis US$5 Miliar ke Anthropic, Perkuat Posisi di Pasar AI Global

23 Juli 2026
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Layanan Bisnis
Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved
No Result
View All Result
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development

Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.
Go to mobile version