Selasa, 31 Maret 2026
No Result
View All Result
youngster.id
Pratesis Ads
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
No Result
View All Result
Home Headline

Investasi ke Startup Indonesia Turun 40,3%

10 Februari 2020
in Headline, News
Reading Time: 2 mins read
AMVESINDO

Asosiasi Modal Ventura untuk Start Up Indonesia (Amvesindo). (Foto: istimewa)

0
SHARES
0
VIEWS

youngster.id - Nilai investasi yang masuk untuk startup Indonesia menurun hingga 40,3%. Sebelumnya investasi mencapai US$ 3,99 miliar pada 2018, pada tahun 2019 lalu hanya US$ 2,38 miliar atau sekitar Rp 32,54 triliunu. Meski begitu, jumlah kesepakatannya meningkat.

Data Cento Ventures menyebut, pendanaan pre-Seri A yang diinvestasikan ke perusahaan rintisan nasional rerata US$ 1 juta atau sekitar Rp 13,7 miliar. Sedangkan rata-rata pendanaan seri A dan seri B masing-masing US$ 4,6 juta (sekitar Rp 62,9 miliar) dan US$ 17 juta (Rp 232,4 miliar).

“Tren yang mencolok pada 2019, lonjakan jumlah kesepakatan yang dilaporkan,” demikian dikutip dari laporan tersebut.

Meski nilainya menurun, kontribusi investasi yang masuk ke startup Indonesia tetap merupakan yang terbesar di Asia Tenggara yakni 59%. Hanya, kontribusi itu menurun dibanding 2018 yang mencapai 76%. Selain itu, jumlah pendanaan naik dari 104 pada 2018 menjadi 131 kesepakatan tahun lalu. Itu artinya, investasi yang masuk ke startup Indonesia lebih banyak yang nilainya kecil.

Secara keseluruhan, nilai investasi ke startup di Asia Tenggara juga menurun dari US$ 11,96 miliar pada 2018 menjadi US$ 7,78 miliar tahun lalu. Sama seperti di Indonesia, jumlah pendanaannya meningkat dari 368 menjadi 616 kesepakatan pada 2019. Nilai yang menurun, tetapi jumlah pendanaan yang meningkat itu menunjukkan bahwa investor mulai berinvestasi dengan nilai yang lebih kecil.

Baca juga :   IPO Jadi Opsi Pendanaan Startup di Indonesia

Investasi yang nilainya besar pada tahun lalu yakni yang diterima Traveloka (US$ 420 juta) dan VNPay (US$ 300 juta). Lalu beberapa startup seperti Ruangguru, Kredivo, Advance.ai, Tiki.vn, dan Scommerce juga mengumpulkan pendanaan dalam jumlah besar. Namun, investasi baru yang diterima startup bervaluasi lebih dari US$ 10 miliar seperti Gojek dan Grab justru menurun dibanding 2018.

Tetapi Cento Ventures mencatat bahwa kedua decacorn itu memiliki unit bisnis seperti jasa keuangan yang meningkatkan modal mereka secara mandiri. “Meskipun tampaknya, nilai investasi yang menurun (ke startup bervaluasi besar) ini mungkin hanya fenomena sementara,” ungkap mereka.

Yang menarik, meski nilai investasi ke perusahaan rintisan di Asia Tenggara menurun, Vietnam dan Thailand justru tumbuh. Nilai investasi ke Vietnam naik dari US$ 287 juta pada 2018 menjadi US$ 741 juta tahun lalu. Nilai investasi yang masuk ke startup Vietnam itu pertama kalinya melebihi Singapura, yang tahun lalu hanya mendapat US$ 693 juta.

Baca juga :   ShopeePay Terintegrasi Dengan Google Play Store untuk Penuhi Gaya Hidup Digital

Namun jumlah kesepakatan pendanaan di Singapura mencapai 191, bahkan melebihi Indonesia. Begitu juga dengan nilai investasi ke perusahaan rintisan di Thailand meningkat dari US$ 78 juta menjadi US$ 135 juta.

Secara keseluruhan, Cento Ventures menilai bahwa jumlah kesepakatan pendanaan yang meningkat itu menunjukkan bahwa startup Asia Tenggara masih potensial.

STEVY WIDIA

Tags: Cento Venturesinvestasistartup
Previous Post

Dua Remaja Indonesia Terapkan Teknologi Nano

Next Post

Jabra Elite 75t, TWS Dengan Daya Tahan Hingga 28 Jam

Related Posts

Bain&Company
Digital Business

Bain & Company: Aktivitas Private Equity Asia Tenggara Lesu di 2025, Hanya Raup US$14 Miliar

25 Maret 2026
0
Caroline.id
Industry

Pendapatan Autopedia Tembus Rp1 Triliun, Caroline.id Jadi Penopang Utama

25 Maret 2026
0
Startup Stablecoin BVNK
Digital Business

Mastercard Akuisisi Startup Stablecoin BVNK Senilai US$1,8 Miliar

24 Maret 2026
0
Load More
Next Post
Jabra Elite 75t, TWS Dengan Daya Tahan Hingga 28 Jam

Jabra Elite 75t, TWS Dengan Daya Tahan Hingga 28 Jam

16 Tim PUBG dan 8 Tim Dota Berebut Tiket Grand Final ke Manila

Terdampak Virus Corona Turnamen e-Sport Terancam Batal

Electro DE Alat Pengubah Limbah Batik Jadi Air Bening

Electro DE Alat Pengubah Limbah Batik Jadi Air Bening

Discussion about this post

Recent Updates

Capital A Tunjuk Effendy Shahul Hamid Jadi Deputy CEO, Fokus Ekspansi Regional

Capital A Tunjuk Effendy Shahul Hamid Jadi Deputy CEO, Fokus Ekspansi Regional

30 Maret 2026
ITSEC Asia

Laba Bersih Meroket, ITSEC Asia Catat Pendapatan Rp527,1 Miliar di Tahun 2025

30 Maret 2026
KPPU Fintech

KPPU Putuskan 97 Fintech P2P Lending Bersalah Atas Perkara Kartel Bunga

30 Maret 2026
Intervyou

Intervyou Luncurkan Platform Persiapan Karir Berbasis AI di Indonesia

30 Maret 2026
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

27 Juni 2019
Sayurbox x Blitz

Sayurbox Gunakan Motor Listrik Blitz untuk Layanan Pengiriman

10 Januari 2024
Startup Hayokerja

Startup HayoKerja Hadirkan Solusi PHL bagi Perusahaan Pencari Tenaga Kerja

25 September 2023
fraud KoinP2P - KoinWorks

Gara-Gara Kasus Fraud KoinP2P, Rusak KoinWorks Sebelanga

22 November 2025
Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

0
Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

0
Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

0
Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

0
Capital A Tunjuk Effendy Shahul Hamid Jadi Deputy CEO, Fokus Ekspansi Regional

Capital A Tunjuk Effendy Shahul Hamid Jadi Deputy CEO, Fokus Ekspansi Regional

30 Maret 2026
ITSEC Asia

Laba Bersih Meroket, ITSEC Asia Catat Pendapatan Rp527,1 Miliar di Tahun 2025

30 Maret 2026
KPPU Fintech

KPPU Putuskan 97 Fintech P2P Lending Bersalah Atas Perkara Kartel Bunga

30 Maret 2026
Intervyou

Intervyou Luncurkan Platform Persiapan Karir Berbasis AI di Indonesia

30 Maret 2026
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Layanan Bisnis
Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved
No Result
View All Result
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development

Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.
Go to mobile version