Kampanye Jadi Pemenang, Bantu UKM Percaya Diri ke Pemasaran Digital

Berbagai pihak turut membantu agar UKM go digital. (Foto : istimewa/youngster.id)

youngster.id - Dalam upaya mendukung program pemerintah yang mendorong pelaku UKM di Indonesia untuk beralih ke digital (go online), Adx Asia meluncurkan kampanye Jadi Pemenang. Konsep ini mengubah cara beriklan pengusaha produk lokal, termasuk para pelaku UKM.

Elbert Toha, selaku Founder and CEO Adx Asia menjelaskan bahwa kampanye ‘Jadi Pemenang’ ini bertujuan menularkan semangat juang para pelaku UKM untuk meraih kesuksesan dan kesetaraan dengan brand-brand besar yang sudah lama mendominasi pasar.

Adx Asia juga, dikatakan Elbert, dapat menjadi mitra bagi pelaku UKM dalam mempromosikan usahanya dengan konten marketing yang cocok dengan karakter brand tersebut. Apalagi, menurutnya, UKM di Indonesia telah menyumbangkan 60% Pendapatan Bruto Domestik (PDB) dan menjadi tulang punggung perekonomian nasional.

“Video Jadi Pemenang ini menjadi video kampanye pertama dari AdxAsia yang diharapkan bisa membantu pelaku UKM mendapatkan kepercayaan diri dan gambaran bahwa mereka memiliki posisi tawar tak terbatas dalam hal persaingan merebut hati konsumen dan pasar,” jelas Elbert dalam keterangannya, Rabu (16/1/2019), di Jakarta.

Baca juga :   Home Business Camp Pamerkan Produk Lokal di Mall

Program Jadi Pemenang berupa video yang ditayangkan pada platform digital mulai 18 Januari 2019. Adx Asia memiliki beberapa jenis produk layanan. Namun yang utama, Adx Asia memberikan opsi baru bagi pengusaha produk lokal dalam beriklan dengan lengkap, mudah, dan murah. Sesuai dengan perilaku masyarakat digital masa kini.

“Adx Asia ingin mengubah cara beriklan pengusaha produk lokal, termasuk para pelaku UKM. Hanya waktu 15 menit untuk membuat sebuah iklan produk langsung terpasang di semua titik yang kami miliki, dengan berbagai kategori tempat yang beragam, serta biaya yang sangat terjangkau mulai dari Rp10.000 per hari. Dengan kemudahan ini, jadi siapa pun dapat beriklan di Adx Asia,” pungkas Albert.

STEVY WIDIA