Komunitas Satu Arah Gelar Lomba Jurnalis Dadakan

Aksi para jurnalistik mewawancari Presiden Joko Widodo. (Foto: Ilustrasi/Youngsters.id)

youngster.id - Komunitas Satu Arah kembali menggelar lomba Jurnalis Dadakan di ajang Festival Kreativitas 2017 Universitas Mpu Tantular, Jakarta. Kegiatan ini juga akan dibawa ke kampus-kampus lain.

“Ini kegiatan berbagi keahlian di bidang jurnalistik yang akan terus kami tularkan ke kampus-kampus lain,” kata Samuel Bukti Sihotang Ketua Komunitas Satu Arah dalam siaran pers, Jumat (10/2/2017).

Ia menjelaskan, lomba Jurnalis Dadakan adalah kegiatan menulis berita secara spontan dan cepat. Dalam kegiatan itu, para anggota komunitas yang semuanya adalah praktisi komunikasi juga membahas hasil karya mahasiswa secara detail.

“Di era teknologi yang kian maju seperti saat ini, setiap orang punya kemudahan untuk mengekpresikan apa yang dia lihat dan rasakan. Ada Facebook, Path, Twitter, dan lain-lain. Jadi tak ada alasan bagi siapapun, khususnya mahasiswa fakultas komunikasi, tak bisa menjadi jurnalis,” kata Bukti.

Selain lomba Jurnalis Dadakan festival di UMT itu juga menggelar banyak kegiatan, termasuk diskusi pendidikan yang menghadirkan sejumlah pembicara di antaranya dari Kopertis III Illah Sailah, Ketua Yayasan Budi Murni Budi P Sinambela, dan Rektor MPU Tantular Azrar Hadi Ramli.

Sejumlah mahasiswa menyambut baik kegiatan itu. “Acara Festival Creativity ini cukup meriah, ditambah lagi banyak anak muda penerus bangsa yang mengenalkan produk-produk yang menarik. mulai dari Tote Bag, produk daur ulang sampah kertas, sampai pomade home industry pun ada di sini. Ya semoga acara seperti ini tetap diadakan setiap tahunnya,” kata Idrus, salah satu mahasiswa UMT.

Perwakilan UMT Serefina Hutabarat menjelaskan, festival kreativitas akan terus berlanjut. “Karena kami menganggap acara ini sangat berguna bagi mahasiswa kami,” katanya.

Ia juga menyambut gembira kehadiran Komunitas Satu Arah dengan lomba kreatif Jurnalis Dadakan. Acara itu ikut memeriahkan kegiatan Festival Kreativitas 2017.

FAHRUL ANWAR

Exit mobile version